Perbedaan Antara Aktivitas Fisik Dengan Olahraga

aktivits fisik

aktivits fisik

Agar tubuh seseorang tetap dalam keadaan sehat, maka setiap orang dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik secukupnya. Namun terkadang timbul suatu kerancuan tentang aktivitas yang mengerahkan kemampuan fisik sehingga sering diartikan dengan berolahraga.

Maka dari itu tidak mengherankan bila masih ada sebagaian orang yang menganggap bahwa dirinya tidak perlu lagi untuk berolahraga bila dalam sehari-hari orang tersebut sudah aktif bergerak.

Menurut Inggriani Husen, dokter  spesialis olahraga, mengatakan bahwa aktivitas fisik serta olahraga sebenarnya sangat berhubungan walaupun pada dasarnya berbeda. Olahraga memang termasuk aktivitas fisik, namun tidak semua jenis aktivitas fisik adalah olahraga.

Jadi, bila seseorang mengerjakan pekerjaan rumah, seperti mencuci, menyapu maupun mengepel memang termasuk aktivitas fisik dengan intensitas ringan dan bukan termasuk olahraga.

Aktivitas fisik dibedakan berdasarkan dari intensitasnya. Aktivitas fisik intensitas ringan berarti usaha yang dikeluarkan untuk melakukannya tidak begitu banyak sehingga cenderung mudah untuk dilakukan.

Sedangkan aktivitas fisik intensitas sedang, bisa disebut juga dengan latihan fisik. Beberapa contoh dari latihan fisik, seperti bersepeda santai atau berjalan yang merupakan aktivitas yang tidak terlalu sulit untuk dilakukan.

Aktivitas fisik dengan intensitas tinggi adalah yang biasa kita sebut dengan nama olahraga. Aktivitas fisik intensitas tinggi merupakan kegiatan yang membutuhkan usaha yang relatif besar, seperti berlari maupun bersepeda cepat.

Porsi yang dianjurkan oleh para ahli dalam melakukan aktivitas fisik dengan berbagai intensitas pun juga berbeda-beda. Namun anjuran yang pasti adalah melakukan aktivitas fisik selama 3 sampai 5,5 jam saja dalam satu hari.

Sedangkan porsi yang dianjurkan untuk  melakukan olahraga, minimal selama 150 menit dalam satu minggu. Caranya, kita bisa melakukan olahraga sebanyak tiga kali dalam satu minggu selama 50 menit atau olahraga sebanyak lima kali dalam satu minggu selama 30 menit. Dan akan lebih baik lagi bila kita mau melakukan olahraga secara rutin setiap hari.

pekerjaan rumah tangga

pekerjaan rumah tangga

Berbagai aktivitas rumah tangga sehari-hari, seperti mencuci, memasak, menyapu maupun mengepel lantai merupakan kegiatan aktif yang masih sering digolongkan sebagai bentuk dari olahraga. Aktivitas fisik yang seperti ini memang dipercaya dapat membakar kalori serta menyebabkan tubuh tetap sehat.

Namun, ada sebuah riset yang menyatakan bahwa aktivitas fisik sehari-hari tersebut tidak bisa digolongkan sebagai bentuk olahraga. Riset ini telah diterbitkan dalam jurnal BMC Public Health. Dalam riset tersebut, orang-orang yang melakukan banyak pekerjaan rumah tangga umumnya justru mengalami kelebihan berat badan.

Riset tersebut melibatkan 4500 responden yang berusia dewasa. Para responden diminta untuk membuat daftar aktivitas fisik yang dilakukannya dalam intensitas sedang sampai berat. Hasilnya, banyak responden yang memasukkan berbagai pekerjaan rmah tangga dalam golongan aktivitas fisik yang cenderung mengalami kelebihan berat badan.

Hasil yang didapat ini didukung dengan fakta bahwa sebagain orang yang menganggap berbagai kegiatan rumah tangga dapat membakar lebih banyak kalori daripada yang sebenarnya. Kebanyakan responden yang melakukan kesalahan seperti ini umumnya adalah wanita serta orang-orang yang berusia lanjut.

Hasil riset yang didapat mengindikasikan bahwa ada kecenderungan orang  melebih-lebihkan nilai atas hal baik yang dilakukannya. Hal ini juga tercermin dari penggunaan catatan makanan harian, pedometer maupun aplikasi lain untuk mengukur apa yang telah dilakukan secara lebih objektif.

Berdasarkan panduan dari UK Department of Health, seseorang harus menjaga kesehatannya dengan cara melakukan aktivitas fisik secara rutin. Kegiatan aktivitas fisik dalam intensitas sedang sampai berat yang dilakukan minimal 150 menit sampai 2,5 jam dalam satu minggu. Sedangkan kegiatan rumah tangga hanya mencakup 35,7%  saja dari aktivitas fisik yang termasuk dalam intensitas sedang sampai berat.

Kondisi seperti ini menyebabkan NHS atau National health Service tidak mempertimbangkan kegiatan rumah tangga sebagai bagain dari olahraga. Kegiatan rumah tangga seperti ini sering dihitung sebagai olahraga pada wanita serta orang-orang lanjut usia. Namun, bagaimanapun juga kegiatan seperti ini tidak memberikan keuntungan fisik seperti yang tercantum pada panduan kesehatan dari pemerintah.

bersepeda

bersepeda

Memang, tubuh yang tetap aktif bergerak akan lebih menguntungkan, walaupun berbagai kegiatan rumah tangga tidak dapat digolongkan sebagai olahraga. Penggunaan teknologi juga memungkinkan pekerjaan rumah tangga menjadi berkurang. Hal seperti ini juga berhubungan dengan adanya peningkatan kasus obesitas di suatu wilayah maupun negara.

Dengan semakin majunya teknologi di jaman sekarang ini, maka tidak lagi dibutuhkan kegiatan fisik dalam intensitas sedang sampai berat dalam melakukan urusan rumah tangga. Maka dari itu sebaiknya pria dan wanita harus mengalokasikan waktu untuk melakukan berbagai aktivitas fisik yang tidak bisa dilakukannya sehari-hari.

Beberapa ahli dan pakar kesehatan percaya, bahwa melakukan kegiatan rumah tangga, seperti menyapu, mengepel maupun mencuci memang tidak dapat dihilangkan dari daftar kegiatan fisik. Kegiatan rumah tangga seperti itu memang memungkinkan seseorang untuk tetap melakukan aktivitas fisik walaupun dalam intensitas ringan sampai sedang.

Selain dapat menunjang kesehatan tubuh, aktivitas fisik juga dapat menunjang kesehatan mental dari seseorang. Dalam sudut pandang individu, aktivitas fisik dalam rumah tangga, seperti belanja, mengantar jemput anak maupun mengirim surat akan memberikan dampak yang positif pada kesehatan fisik maupun mental.

Seseorang yang tetap aktif akan memperoleh banyak keuntungan. Penting sekali untuk diakui bahwa berat badan yang stabil dan sehat merupakan salah satu manfaat dari aktivitas fisik.

2 comments for “Perbedaan Antara Aktivitas Fisik Dengan Olahraga

  1. Pingback: glen
  2. Pingback: kyle

Comments are closed.