Rumus Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Hampir setiap orang ingin memiliki berat badan yang ideal yaitu memiliki bentuk tubuh yang tidak terlalu gemuk tapi juga tidak terlalu kurus.

Ada banyak alasan yang menjadi latar belakang kenapa harus memiliki berat badan yang ideal, misalnya saja karena anggapan bahwa memiliki badan yang gemuk akan mudah terkena penyakit atau bahwa memiliki badan yang kurus akan terlihat kurang menarik untuk dilihat.

Sebenarnya berat badan yang ideal merupakan hal yang subyektif karena bisa saja berat badan yang anda anggap ideal, belum tentu juga ideal bagi orang lain.

Lalu bagaimana rumus cara menghitung berat badan yang ideal ?

  • Rumus cara menghitung berat badan ideal dengan kalkulator BMI

Body Mass Index atau biasa disingkat menjadi BMI adalah cara menghitung berat badan yang ideal menurut berat badan dan tinggi badan anda.

Angka BMI yang menunjukkan bahwa berat badan anda termasuk ideal ada pada kisaran 18,5-25, dimana jika angka BMI anda berada di bawah 18 itu berarti bahwa anda beresiko terkena penyakit osteoporosis.

Sedangkan jika angka BMI anda berada di atas 25 maka itu berarti bahwa anda beresiko terkena penyakit kanker, penyakit jantung, osteoarthritis dan diabetes tingkat 2.

Tentu saja jika angka BMI anda berada di bawah 18 dan di atas 25 maka itu artinya kondisi kesehatan anda cukup berbahaya dan anda disarankan untuk memperbaiki gaya hidup atau setidaknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk mendapatkan saran terbaik mengenai gaya hidup yang tepat untuk anda.

Rumus Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Rumus Cara menghitung BMI

Berat tubuh ideal = Berat badan (kg) : (Tinggi badan)² (m)

Contoh :

Anda memiliki berat badan 48 kg dan tinggi badan 1,60 m.

Berarti 48 : (1,6)² = 48 : 2.56 = 18.75

Berarti nilai BMI Anda 18.75

tabel klasifikasi BMI menurut WHO

Hasil perhitungan berat badan ideal yang menggunakan rumus BMI telah diakui oleh WHO (badan kesehatan dunia) dimana terdapat standar kesehatan menurut penghitungan tersebut, diantaranya:

Standar BMI Untuk Wanita

Nilai BMI Kategori
Nilai BMI di bawah 18 Kurus (under weight) – Sebaiknya anda mulai berusaha untuk menambah berat badan dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan protein dan karbohidrat, serta rutin berolahraga
Nilai BMI antara 18 sampai 25 Normal (normal weight) – Baik, berat badan anda sudah termasuk dalam kategori yang ideal
Nilai BMI antara 25 sampai 27 Kegemukan (over weight) – Badan anda sudah termasuk gemuk. sebaiknya kurangi makanan yang berlemak dan sering berolahraga untuk membakar lemak dalam tubuh
Nilai BMI lebih dari 27 Terlalu gemuk (Obesitas) – Disarankan untuk ikut program diet karena badan anda sudah masuk dalam kategori terlalu gemuk dan hal ini tidak baik bagi kesehatan anda

Standar BMI Untuk Pria

Nilai BMI Kategori
Nilai BMI di bawah 17 Kurus (under weight) – Sebaiknya anda memperbanyak untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kalori
Nilai BMI antara 17 sampai 23 Normal (normal weight) – Baik, berat badan anda sudah termasuk dalam kategori yang ideal
Nilai BMI antara 23 sampai 27 Kegemukan (over weight) – Badan anda sudah termasuk gemuk, sebaiknya kurangi makanan yang berlemak dan sering berolahraga untuk membakar lemak dalam tubuh
nilai BMI lebih dari 27 Terlalu gemuk (obesitas) – Disarankan untuk ikut program diet karena badan anda sudah masuk dalam kategori terlalu gemuk dan hal ini tidak baik bagi kesehatan anda

 

  • Rumus cara menghitung berat badan ideal dengan rumus Brosca

Anda bisa menggunakan rumus Brosca untuk menghitung berat badan yang ideal, dimana rumus ini dibedakan menjadi 2 jenis menurut jenis kelamin.

Alasan kenapa penghitungan berat badan ideal antara pria dan wanita bisa berbeda adalah dikarenakan komposisi tubuh pria dan wanita tidak sama, dimana tubuh kaum pria memiliki lebih banyak massa otot sedangkan tubuh kaum wanita memiliki lebih banyak komposisi lemak.

Laki-laki : Berat badan ideal (kg) = {tinggi badan (cm) – 100} – {[tinggi badan (cm) – 100] x 10%}

Wanita : Berat badan ideal (kg) = {tinggi badan (cm) – 100} – {[tinggi badan (cm) – 100] x 15%}

Contoh : Jika anda adalah wanita yang memiliki tinggi badan setinggi 160 cm maka berat badan ideal anda adalah :

(160-100) – {(160-100) x 15%} = 60 – 9 = 51

Berarti karena anda memiliki tinggi badan setinggi 160 cm maka berat badan anda yang ideal adalah 51 kg.

 

  • Rumus cara menghitung berat badan ideal anak-anak usia 1-10 tahun berat badan ideal bayi

Berat badan ideal = 2.n + 8

Keterangan : n adalah usia anak dalam satuan tahun.

Contoh : Umur anak 2 tahun 6 bulan maka (2 x 2.6) + 8 = 13.2

Maka berat badan ideal untuk anak berusia 2 tahun 6 bulan adalah 13.2 kg

 

Cara menghitung berat badan ideal anak di atas memang simpel tapi bisa saja menjadi agak membingungkan.

Misalnya : Umur anak 4 tahun 6 bulan. Maka jika dikonversikan menjadi 4,06. Lalu dikalikan dua menjadi 8,12. Nah 8,12 ini jangan langsung ditambahkan dengan 8 karena 8,12 ini artinya 8 tahun 12 bulan atau bisa dibulatkan menjadi 9 tahun.

Berarti berat badan ideal anak adalah 9 + 8 = 17 kg.

 

  • Rumus cara menghitung berat badan ideal anak-anak usia 0-12 bulan

Berat badan ideal = {usia (bulan) :2} + 4

Contoh : Umur 6 bulan, maka = (6:2) + 4 = 3 + 4 = 7 kg

 

 

  • Rumus cara menghitung berat badan ideal ibu hamil berat badan ideal ibu hamil

Tentu saja ibu hamil harus bisa menjaga supaya berat badannya tetap berada di kisaran angka yang ideal untuk menjaga kesehatan bayi dalam kandungan.

Rumus :

BBIh = BBI + (UH x 0.35)

Keterangan :

BBIh = Berat Badan Ibu hamil

BBI = Berat badan ideal

UH = Umur kehamilan dalam minggu

0,35 = Tambahan berat badan kg per-minggu

Untuk mengetahui berat badan ideal Anda, bisa dilihat pada penggunaan rumus Brosca

Contoh : Ibu hamil dengan tinggi badan 160 cm dan umur kehamilan 30 maka BBI menurut rumus Brosca adalah 51 kg

BBIh = 51 + (30 x 0.35) = 51 + 10.05 = 61.05 kg

Jadi berat badan yang ideal untuk Ibu hamil yang memiliki tinggi badan 160 cm dan usia kehamilan 30 minggu adalah 61.05 kg.

 

tabel berat badan ideal

Kunci utama dari memiliki berat badan yang ideal adalah dengan menjaga keseimbangan antara energi yang masuk ke dalam tubuh dengan energi yang keluar, jadi untuk mendapatkan berat badan yang ideal tidak harus dilakukan dengan melakukan diet ketat.

Kesimpulannya jika anda harus menaikkan berat badan untuk mendapatkan berat badan yang ideal maka energi yang masuk harus besar sedangkan energi yang keluar harus lebih sedikit daripada energi yang masuk.

Sebaliknya, jika anda harus menurunkan berat badan untuk mendapatkan berat badan yang ideal maka anda harus memastikan bahwa energi yang keluar harus lebih besar daripada energi yang masuk ke dalam tubuh.