Sifat Dan Efek Berbagai Macam Rempah dan Tanaman Obat

rempah-rempah

rempah-rempah

Rempah-rempah dan tanaman obat telah digunakan sejak awal peradaban.

Orang-orang di berbagai negara yang berbeda menggunakan berbagai macam rempah-rempah dan tanaman obat.

Penggunaan rempah-rempah dan tanaman obat pada makanan telah menciptakan lebih banyak ragam aroma yang berbeda.

Beberapa rempah dan tanaman obat juga diketahui memiliki berbagai khasiat pengobatan. Misalnya, kumin atau jintan putih, pala serta kapulaga dapat membantu pencernaan karena dapat merangsang kelenjar air liur.

Cabai juga terkenal karena dapat merangsang nafsu makan. Bawang putih digunakan sebagai antiseptik dalam metode pengobatan timur.

Biji Adas (Aniseed)

biji adas

biji adas

Memiliki sifat menghangatkan, manis dan pedas.

Aniseed secara lokal dikenal dengan nama jintan manis dan kelihatan seperti kumin (jintan putih). Rasa dan bau dari biji adas ini seperti liquorice.

Menggigit beberapa biji saja dapat membantu untuk menyegarkan napas setelah makan. Biji adas juga dapat membantu menghangatkan ginjal, menyebarkan sensasi dingin, memperkuat dan mengharmoniskan perut, mengatur aliran Qi dan mengatur sistem pernafasan.

Peringatan: Biji adas tidak boleh dipergunakan oleh orang-orang yang memiliki sistem darah yang hangat.

Kapulaga

kapulaga

kapulaga

Memiliki sifat menghangatkan, manis dan pedas.

Kapulaga umumnya digunakan dalam bentuk utuh maupun  digiling dalam berbagai kuliner Asia untuk membuat makanan menjadi lebih pedas dan menjadi lebih menghangatkan.

Kapulaga memiliki khasiat untuk menjaga sistem pencernaan, menghilangkan kelembaban, merangsang aliran Qi, dan menghentikan mual serta muntah.

Kapulaga juga sering dimasak dengan rempah-rempah yang lain dalam teh untuk menyembuhkan masuk angin dan untuk mendinginkan tenggorokan yang sakit.

Kapulaga memberikan rasa manis dan aroma yang menarik pada bubur dan nasi bila ditambahkan pada nasi tanpa poles yang direbus. Mengunyah kapulaga setelah makan dapat membantu pencernaan dan pada saat yang bersamaan juga dapat berfungsi untuk menyegarkan nafas.

Cabai

cabai

cabai

Memiliki sifat menghangatkan dan pedas.

Cabai hijau tidak begitu pedas . Semakin merah, akan semakin pedas. Cabai kering, khususnya yang dikeringkan di bawah sinar matahari, terasa paling pedas.

Cabai yang tidak dihilangkan bijinya terasa menyengat yang berasal dari biji polong cabai. Biji cabai dihilangkan untuk mengurangi panasnya.

Cabai merupakan makanan panas dan paling baik digunakan dalam masakan dikala musim hujan yang dingin dan bagi orang-orang yang memiliki sistem darah yang dingin. Di Asia, cabai merupakan perangsang nafsu makan karena dapat membantu pencernaan serta menghangatkan organ-organ dalam.

Cabai juga merupakan tonik yang baik untuk darah. Makanan pedas dan panas juga populer pada saat-saat panas karena makanan semacam ini dapat membuat orang mengeluarkan banyak keringat.

Hal ini membantu untuk mendinginkan tubuh dan pada saat yang bersamaan dapat menghilangkan banyak sekali kotoran dan racun dalam tubuh.

Lokio

daun lokio

daun lokio

Memiliki sifat menghangatkan, pedas dan manis.

Biji lokio memiliki rasa asin dan pedas.

Biji lokio dapat membantu orang-orang yang mengalami impotensi, sering buang air kecil,  dan keluar mani.

Akar lokio dapat mengurangi mimisan, mengatasi kesulitan dalam menelan serta anus melorot. Umbi dan daunnya dapat membantu untuk mengatur aliran Qi, membersihkan darah kotor serta mampu menetralisir racun-racun.

Lokio dapat menyehatkan ginjal serta fungsi-fungsi organ reproduksi, menghilangkan kelembaban dan menghangatkan tubuh.

Lokio digunakan dalam metode pengobatan yang berkaitan dengan kinerja organ ginjal dan liver.

Pemanfaatan untuk fungsi organ reproduksi: Masak dan buatlah pasta lokio, biji wijen hitam, kacang hitam, kenari, buah prem asam serta 2 sendok madu. Makanlah satu sendok makan ramuan ini sebanyak tiga kali dalam sehari.

Kayu Manis

kayu manisMemiliki sifat menghangatkan, manis dan pedas.

Kayu manis digunakan secara utuh atau setelah dihaluskan baik dalam berbagai macam hidangan manis maupun  lezat.

Kayu manis digunakan untuk menyembuhkan lutut lemah, tangan dan kaki dingin, sakit pinggang, batuk dini hari, nyeri saat menstruasi yang disebabkan oleh tubuh yang terlalu dingin, radang sendi, rematik serta serangan influenza tiba-tiba karena terpaan angin dan dingin.

Selain itu, kayu manis juga dapat membantu menghangatkan ginjal, memperkuat perut serta dapat menghentikan rasa nyeri.

Peringatan: Tidak boleh digunakan oleh wanita yang sedang dalam masa kehamilan.

Cengkeh

cengkeh

cengkeh

Memiliki sifat menghangatkan dan pedas.

Cengkeh memiliki rasa aromatik yang sangat kuat dan mencolok serta sering digunakan dalam kuliner Asia.

Cengkeh menghangatkan bagian tengah tubuh serta ginjal, mengusir dingin dalam tubuh, mengatasi Qi yang liar serta menghentikan rasa nyeri.

Pada jaman dulu, cengkeh digunakan sebagai obat analgesik dal metode pengobatan untuk menenangkan sakit gigi, karena minyak cengkeh dapat mematikan syaraf-syaraf dalam gusi.

Daun Ketumbar

daun ketumbar

daun ketumbar

Memiliki sifat sedikit menyejukkan serta pedas.

Daun ketumbar mengeluarkan aroma yang harum saat diremas maupun dicincang. Orang-orang Cina sering menggunakan daun ketumbar untuk memasak maupun sebagai hiasan dalan makanan laut karena dapat menghilangkan bau amis pada masakan.

Daun ketumbar dapat meningkatkan produksi keringat, memperkuat sistem pencernaan serta meningkatkan aliran Qi. Biji ketumbar sedikit bersifat menghangatkan karena memberikan aroma harum. Seperti daunnya, biji ketumbar juga memiliki manfaat untuk kesehatan pencernaan.

Kumin (Jintan Putih)

Memiliki sifat menghangatkan serta pahit. Kumin baik sekali untuk sistem pencernaan. Tanaman ini dapat merangsang nafsu makan serta membersihkan sistem pencernaan.

Fenugreek

fenugreek

fenugreek

Memiliki sifat menghangatkan dan pahit.

Digunakan dalam hidangan sari laut untuk menghilangkan aroma amis.

Fenugreek dapat menghangatkan organ ginjal. Rendaman fenugreek digunakan untuk mengatasi tangan dan kaki dingin, sakit punggung, lutut lemah dan nyeri saat menstruasi.

Pemanfaatan fenugreek: Larutkan 1 sendok teh biji fenugreek yang telah dimemarkan dalam semangkok air mendidih selama 10 hingga 15 menit. Lalu minumlah air larutan tersebut 3 kali sehari.

Larutan seperti ini bagus untuk menjaga tubuh tetap hangat, menjaga kesehatan ginjal serta meredakan rasa nyeri pada bagian tubuh.

Bawang Putih

bawang putih cincang

bawang putih cincang

Memiliki sifat menghangatkan dan pedas.

Bawang putih menduduki posisi yang penting karena memiliki banyak sekali sifat seperti antibiotik, antivirus serta antijamur.

Bawang putih telah digunakan dalam lotion antiseptik yang biasa dipakai untuk membasuk luka dan borok karena sifatnya yang juga antiradang.

Bawang putih juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sekaligus kolesterol darah. Tanaman ini merangsang perut serta meningkatkan sistem pencernaan sehingga dapat meningkatkan nafsu makan, memperbaiki sirkulasi darah, mengurangi nyeri tubuh dan persendian, menetralkan berbagai macam racun dalam tubuh serta menghilangkan cacing dalam usus.

Peringatan: Bawang putih tidak boleh digunakan oleh orang-orang yang mengalami gangguan mata panas maupun gangguan mata berair, mulut sakit serta borok di lidah.

Jahe

jahe

jahe

Bersifat menghangatkan dan pedas.

Orang Asia menggunakan banyak jahe dalam diet mereka untuk membantu sistem pencernaan dan dalam berbagai macam hidangan sari laut untuk menghilangkan bau amis serta menetralkan berbagai macam racun.

Bila jahe digunakan secara bersamaan dengan bawang putih, jahe dapat mengurangi rasa yang berlebihan dan bau bawang putih yang sulit hilang dalam pernafasan.

Jika dimakan, jahe dapat meningkatkan produksi keringat, mengusir dingin dan menghangatkan perut.  Di samping itu, sayuran-sayuran yang memiliki sifat menyejukkan akan memiliki sifat hangat bila dimasak bersama dengan jahe.

Wedang jahe digunakan untuk mengobati masuk angin, batuk-batuk yang disebabkan oleh hawa dingin (yang disertai dahak encer berwarna putih) serta mual dan muntah.

Pemanfaatan untuk radang sendi tipe dingin: Minumlah wedang jahe serta menggosokkan jahe segar pada daerah yang sakit.

Pemanfaatan untuk mual-mual: Peraslah jus jahe kedalam sedikit air dan minumlah sedikit-sedikit hingga rasa mual-mualnya sembuh atau hilang.

Serai

Bersifat menghangatkan. Tanaman ini banyak digunakan dalam masakan Asia untuk membantu pencernaan serta mengurangi aroma daging serta aroma amis pada ikan.

Minyak serai juga sangat populer digunakan sebagai pengusir serangga.

Mostar

biji mostarMemiliki sifat menghangatkan, pedas dan pahit.

Biji mostar membantu pencernaan terhadap makanan-makanan berlemak yang ditemukan pada ikan dan daging yang berlemak.

Orang-orang di India menggoreng biji mostar dengan sayuran, sedangkan orang Inggris menggunakan mostar dalam asinan dan saus.

Sebagai obat, biji mostar digunakan untuk menghangatkan paru-paru serta mengencerkan dahak. Untuk mengatasi rasa dingin, rendamlah kaki dalam bak yang berisi air mostar yang hangat.

Untuk melegakan sinus, tempelkan plaster mostar di atas dahi. Plester mostar yang ditaruh di atas lutut dapat mengurangi pembengkakan serta dapat meredakan rasa nyeri pada radang sendi serta rematik.

Pala

Memiliki sifat menghangatkan, manis serta pedas. Pala terkenal karena dapat mengusir angin dalam sistem pencernaan.

Pala membantu pencernaan dan dapat mengusir angin perut. Biji pala ini dapat mengatasi gangguan pada pencernaan, sakit perut dan diare yang disebabkan oleh makan secara berlebihan.

Bawang Bakung (Bawang Merah)

bawang bakung

bawang bakung

Memiliki sifat menghangatkan, manis dan pedas.

Pada bawang bakung muda, bagian putihnya panas sedangkan bagian hijaunya menghangatkan.

Bawang bakung menenangkan liver serta melembabkan usus. Tanaman ini dapat merangsang produksi keringat serta menghilangkan dahak. Dalam metode pengobatan tradisional, bawang ini digunakan untuk mengatasi masuk angin, hidung tersumbat, abses dan radang sendi (tipe dingin)

Peringatan: Dalam kasus radang sendi dan influenza jenis panas, jangan menggunakan bawang bakung sebagai sarana terapi pengobatan.

Merica

merica

merica

Memiliki sifat menghangatkan dan pedas.

Merica menambah cita rasa masakan dan membantu untuk mencerna makanan.

Bila ditambahkan pada makanan, merica dapat membantu menghilangkan berbagai gangguan tangan dan kaki dingin.

Persendian yang terkena radang dan rematik yang lebih terasa menyakitkan pada saat-saat dingin dapat diredakan dengan mengkonsumsi makanan yang ditambahi dengan merica, karena dapat menghangatkan organ tubuh bagian dalam, mengusir dingin dan mengatur Qi.

Star Anise (Anis Bintang)

anis bintang

anis bintang

Memiliki sifat menghangatkan, pedas dan manis.

Star anise banyak digunakan dalam berbagai masakan Asia.

Tanaman ini memiliki rasa dan aroma seperti liquorice. Orang Cina menggunakan anis bintang dalam berbagai masakan hospot (rebusan) untuk menghangatkan tubuh.

Anis bintang juga digunakan dalam metode obat-obatan tradisional untuk meredakan kejang dan nyeri usus karena dapat merangsang gerakan-gerakan perut serta mengusir gas yang berlebihan keluar dari saluran makanan. Anis bintang juga dapat menghentikan nyeri menstruasi dan kandung kemih.

Kunyit

bubuk kunyit

bubuk kunyit

Memiliki sifat menyejukkan dan astringen.

Kunyit juga dikenal sebagai jahe kuning karena warnanya yang kuning cerah dan sifat tumbuhnya yang menjalar di tanah.

Kunyit lebih dikenal sebagai bumbu dan rempah yang umum digunakan dalam masakan Asia. Bila digunakan dalam hidangan yang panas dan pedas, kunyit dapat mengurangi panas pada rempah-rempah hindangan tersebut.

Kunyit memiliki khasiat sebagai antibiotik. Daging yang dimasak dengan kunyit dapat bertahan lebih lama. Kunyit juga sering digunakan dalam metode pengobatan (jamu) di dunia timur, misalnya dalam hal kemacetan aliran darah yang disebabkan oleh luka atau memar akibat pukulan keras maupun terjatuh.

Asam Jawa (Tamarind)

asam jawa

asam jawa

Memiliki sifat menyejukkan, manis dan asam.

Asam Jawa paling terkenal sebagai bumbu masak, karena menimbulkan rasa manis asam pada suatu masakan.

Asam Jawa sering digunakan untuk menggantikan jus limau dalam masakan Asia karena rasanya yang sering lebuh menarik. Asam Jawa sedikit bersifat laksatif (pencahar) serta dapat membantu sistem pencernaan.

1 comment for “Sifat Dan Efek Berbagai Macam Rempah dan Tanaman Obat

  1. Pingback: Rafael

Comments are closed.