Tentang Alergi Dan Cara Membedakan Alergi Dengan Intoleransi Makanan

alergi serbuk sariTidak mudah untuk memprediksi alergi. Banyak orang yang mengalami alergi meskipun sebelumnya orang tersebut tidak memiliki riwayat alergi.

Banyak kasus alergi yang terjadi pada seseorang ketika orang tersebut sudah dewasa. Ada yang mengalami bersin-bersin karena alergi debu, bahkan ada juga yang dulunya suka mengkonsumsi seafood namun tiba-tiba mengalami alergi setelah mengkonsumsi seafood.  

Gejala alergi yang muncul tiba-tiba, umumnya sering disepelekan. Umumnya seseorang akan menganggap bahwa dirinya dalam kondisi yang tidak fit sehingga mengalami gejala-gejala alergi. Namun setelah kembali mengkonsumsi atau terkena paparan benda-benda yang alergen, gejala alergi tersebut datang kembali.

Mengapa alergi bisa datang dengan tiba-tiba? Menurut beberapa pakar kesehatan, alergi tidak selalu muncul seketika itu juga setelah terpapar alergen. Paparan alergen yang pertama kali terjadi sering tidak menunjukkan gejala alergi secara signifikan. Kodisi seperti ini dikenal dengan istilah tahap sensitisasi.

Namun, tahap sensitisasi seperti ini jangka waktunya tidak dapat ditentukan. Kita tidak dapat mengetahui kapan kita akan mengalami alergi setelah terpapar alergen, seperti terkena debu maupun mengkonsumsi jenis makanan tertentu.

Maka dari itu, alergi bisa saja terjadi setelah seseorang beranjak dewasa, meskipun ketika orang tersebut ketika masih kecil sudah sering terpapar alergen yang menyebabkan alergi. Dan umumnya, alergi yang terjadi pada saat seseorang mulai beranjak dewasa lebih disebabkan oleh faktor lingkungan.

Faktor lingkungan seperti campuran dari bahan-bahan lain yang bercampur dengan alergen dapat menyebabkan munculnya reaksi alergi. Contohnya, dulu suka mengkonsumsi seafood yang masih belum terkontaminasi dengan merkuri, berbeda dengan sekarang karena banyak seafood yang sudah tercemar merkuri. Karena terkontaminasi oleh zat lain seperti merkuri inilah yang menyebabkan munculnya reaksi alergi ketika dewasa.

alergi susu dan kacang

alergi susu dan kacang

Sebaliknya, alergi pada anak kecil umumnya akan hilang dengan sendirinya, contohnya alergi susu yang kebanyakan terjadi pada anak-anak.

Setelah anak terebut beranjak deasa, Umumnya alergi susu akan hilang sendiri, seiring dengan perkembangan sistem pencernaan anak tersebut sehingga sudah mampu mencerna protein yang didapat dari susu.

Makanan tertentu sering menjadi pemicu penyakit diare. Diare yang disebabkan karena mengkonsumsi suatu jenis makanan tertentu umumnya dianggap sebagai tanda atau gejala dari infeksi bakteri pada pencernaan. Namun adakalanya diare disebabkan oleh adanya alergi terhadap jenis makanan tertentu serta ketidakmampuan orang tersebut dalam mencerna jenis makanan tertentu.

Ketidakmampuan seseorang dalam mencerna jenis makanan tertentu lebih dikenal dengan istilah intoleransi makanan.  Pastinya anda akan bertanya apa bedanya alergi dengan intoleransi makanan?

Menurut pakar kesehatan tentang imunologi, alergi maupun intoleransi makanan sama-sama menyebabkan timbulnya reaksi ketika seseorang mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Reaksi yang timbul juga hampir serupa, seperti diare, sehingga tidak sedikit orang yang salah mengidentifikasi kedua penyakit tersebut.

Untuk membedakan antara alergi dengan intoleransi makanan, kita bisa melihat gejala lainnya selain gejala seperti diare yang muncul setelah mengkonsumsi jenis makanan tertentu.

Jika terjadi diare yang disertai dengan adanya ruam atau bentol di kulit, rasa gatal serta sesak nafas, maka dapat dikatakan anda mengalami alergi. Sedangkan gejala intoleransi makanan umumnya hanya sebatas pada rasa sakit di bagian pencernaan saja.

reaksi alergi

reaksi alergi

Namun, untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, sebaiknya anda melakukan tes alergi untuk mengetahui apa yang menyebabkan munculnya gejala alergi serta reaksi yang timbul ketika anda terpapar pemicu alergi.

Bila diare yang terjadi setelah mengkonsumsi jenis makanan tertentu dan disertai dengan gejala seperti mual-mual, kram perut, tanpa adanya ruam atau bentol dikulit maka kondisi seperti ini lebih mengarah pada intoleransi makanan.

Alergi merupakan reaksi antigen maupun antibodi yang ada dalam tubuh kita terhadap suatu protein yang terdapat dalam jenis makanan tertentu. Sedangkan intoleransi makanan merupakan ketidakmampuan usus untuk memecah enzim dari jenis makanan tertentu dengan baik. Keduanya memiliki efek samping yang sama, yaitu diare.

Meskipun alergi dengan intoleransi makanan merupakan dua penyakit yang berbeda, namun keduanya sama-sama harus dicegah. alah satu cara untuk mencegah alergi maupun intoleransi makanan adalah dengan menjauhi makanan yang dapat menyebabkan alergi maupun intoleransi makanan.

Bila kita tidak menghindari pemicu dari alergi maupun intoleransi makanan, dikhawatirkan kedua penyakit tersebut akan semakin parah serta dapat menyebabkan menurunnya kualitas hidup seseorang secara signifikan.

Alergi serta intoleransi makanan yang sudah mencapai tahap lanjut juga memerlukan tindakan pengobatan untuk mencegah penyakit tersebut menjadi bertambah parah.