Tentang Minyak Olahan Dan Minyak Murni


minyak sayur olahan

minyak sayur olahan

Dari semua makanan yang kita konsumsi, tidak ada yang diolah secara ketat serta berubah menjadi zat-zat yang beracun seperti lemak dan minyak. Hal ini memang sungguh sangat menyedihkan.

Pada jaman dahulu, orang-orang menikmati minyak yang diambil dengan cara yang sangat sederhana sekali yang tidak menciptakan produk-produk samping yang bersifat racun.

Karena tidak dapat bertahan dalam waktu lama, minyak harus disimpan dalam tempat terpisah yang terhindar dari sinar.

Namun, dengan berkembangnya komersialisasi, para insinyur telah mengembangkan proses pemurnian berteknologi canggih yang hampir dapat membuang serta menghancurkan seluruh zat gizi yang dapat menahan kehidupan yang ada dalam minyak.

Seperti inilah tipe-tipe minyak yang dipajang di atas rak-rak berbagai supermarket dan toko swalayan yang selama berbulan-bulan dan bahkan hingga bertahun-tahun tanpa menjadi terasa tengik.

Proses pemurnian tersebut, menjadikan minyak tak terlepas dari proses penghilangan getah, deodorisasi, winterisasi, pemutihan serta pemurnian basa.

Dengan demikian, minyak sayur komersial murni dapat mengandung berbagai macam zat, seperti:

  • Asam trans-fatty atau lemak trans yang beracun.
  • Lemak hidrogenisasi,
  • Radikal bebas.
  • Lemak tengik yang disebabkan oleh adanya sinar maupun oksigen.
  • Residu bahan pelarut serta residu pestisida.

Karena berbagai alasandi atas, maka kami menganjurkan agarpara penderita kanker, maupun orang-orang yang masih sehat, dapat menahan diri untuk mengkonsumsi semua minyak goreng.

minyak sayur

minyak sayur

Khususnya, mereka harus menghindari makanan yang digoreng hingga sangat kering. Makanan semacam ini terendam dalam

lemak maupun minyak. Memanaskan minyak hingga mencapai suhu yang tinggi selama kurun waktu yang lama bahkan bila minyak yang dipakai telah berubah warna menjadi coklat tua, dapat merusak strukturnya sehingga membuatnya menjadi bersifat karsinogenik.

Daripada menanggung resiko terkena kanker dan penyakit jantung, tidak ada yang salah dengan makanan yang digoreng sangat kering.

Hindarilah pemakaian lemak babi serta lemak dalam daging.

Jika binatang tersebut diberi makan dengan berbagai macam bahan-bahan kimiawi dalam makanan maupun diberi makan rumput yang telah tercemar bahan-bahan kimia, mungkin saja bahan-bahan kimia tersebut akan berakumulasi dalam lemak dan mereka bisa terbukti sangat berbahaya bagi orang yang memakannya.

minyak nabati

minyak nabati

Tipe-tipe minyak yang dianjurkan:

  • Minyak zaitun – jangan memasaknya.
  • Minyak biji labu – jangan memasaknya.
  • Biji wijen – kaya akan lecithin, membantu sistem syaraf serta sel-sel otak. Dapat dipakai untuk memasak, namun anda harus perhatikan, minyak ini harus panas.
  • Minyak biji rami – sumber yang kaya akan Omega 3 dan Omega 6 serta vitamin E. Jangan memasaknya.
  • Mentega – tipe mentah serta tidak bergaram, dapat digunakan untuk memasak.
  • Ghee – untuk memasak, karena minyak ini tidak mengembangkan senyawa-senyawa yang beracun jika dipanaskan secara berlebihan.
  • Minyak canola – kegunaanya masih kontroversial. Minyak ini merupakan produk dari Canada serta diperoleh dari mostar.

 

 


1 comment for “Tentang Minyak Olahan Dan Minyak Murni

  1. Pingback: Kyle

Comments are closed.