Terapi Untuk Mengurangi Demensia

pengidap demensia

pengidap demensia

Demensia sebenarnya sebuah istilah luas yang muncul karena adanya sejumlah gangguan neurokognitif. Demensia lebih dikenal dengan nama penyakit Alzheimer.

Pada dasarnya demensia digambarkan dengan adanya penurunan fungsi otak serta kemampuan dalam mengingat secara bertahap. Hal seperti ini terjadi secara bertahap dan umumnya mampu membuat si pengidap tidak dapat mengurus dirinya sendiri.

Beberapa kondisi lain yang juga terkait dengan adanya penurunan fungsi kognitif, meliputi Parkinson, demensia vascular, sifilis, serta demensia tubuh yang juga disebut Lewy demensia. Sayangnya, tidak ada obat yang mampu menghentikan penyakit demensia. Hal ini nantinya akan membuat penyakit demensia yang dialami oleh si pasien akan ikut berdampak pada anggota keluarga maupun pengasuhnya.

Ada beberapa factor penyebab dari terjadinya demensia. Factor penyebabnya, termasuk kurangnya asupan vitamin B12 serta karena penyakit sifilis. Bila penyebab dari demensia bisa ditemukan dengan segera, maka kondisi si pasien akan membaik dengan lebih cepat.

Ada beberapa terapi yang bisa dijalani oleh pengidap demensia. Terapi ini sebenarnya bertujuan untuk memperlambat perkembangan dari penyakit demensia dan juga memperbaiki gangguan fungsi kognitif si pasien, bukan untuk menyembuhkan.

Beberapa terapi yang bisa dilakukan untuk mengurangi demensia, meliputi:

  • Perbanyak asupan vitamin B12

Kebanyakan kasus demensia disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin B12, sehingga kurangnya vitamin B12 dianggap sebagai factor utama terjadinya demensia. Vitamin B12 atau kobalamin sangat berperan dalam menjaga kesehatan otak, system saraf serta pembentukan darah. Anda bisa menggunakan suplemen vitamin B12 atau mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12 , seperti udang, tuna, yoghurt, daging sapi, kerang, keju serta sarden.

  • Stimulasi kreatif

Menciptakan jalur saraf yang baru merupakan salah satu cara yang dipercaya mampu memperlambat efek dari demensia. Ada begitu banyak stimulasi kreatif, seperti mempelajari ketrampilan yang baru, melakukan hobi atau hal-hal yang baru serta eksplorasi intelektual lainnya. Hal seperti ini nantinya akan membuat jalur saraf baru dan akan ikut menunjang jaringan kognitif orang-orang yang mengidap demensia.

  • Minyak kelapa

Adanya kerusakan saraf dapat memperburuk gejala dari demensia. Minyak kelapa memiliki beberapa senyawa yang mampu memperbaiki kondisi saraf pada otak yang nantinya akan ikut memperbaiki fungsi dari neurotransmitter serta ikut menjaga kestabilan fungsi kognitif dari otak. Berkurangnya fungsi kognitif umumnya merupakan gejala awal dari demensia.

  • Kunyit
bubuk kunyit

bubuk kunyit

Kunyit mampu memperbaiki bahkan dapat mencegah terjadinya demensia. India, merupakan salah satu negara yang memiliki kasus demensia paling rendah diantara negara-negara yang lainnya. Hal seperti ini terjadi karena banyak makanan di India yang menggunakan kunyit sebagai bumbu masakan. Tanpa kita sadari, kunyit memiliki kemampuan dalam mengurangi adanya timbunan plak pada otak. Timbunan plak pada otak nantinya akan menyebabkan masalah, seperti demensia.

  • Bayam

Bayam serta sayuran berdaun hijau lainnya mengandung banyak asam folat dan vitamin B6. Asam folat dan B6 sangat berkaitan dengan peningkatan fungsi kognitif serta menurunkan tingkat depresi. B6 ikut terlibat dalam proses pembuatan serotonin serta neropinefrin, yang merupakan bahan kimia untuk mengirim sinyal di bagian otak. Vitamin B6 juga ikut berperan dalam pembentukan myelin, suatu lapisan protein yang akan menjaga kesehatan sel-sel saraf otak.

  • Kale

Kale merupakan sayuran silangan yang memiliki banyak sekali nutrisi penting bagi kesehatan tubuh sekaligus kesehatan saraf. Ada begitu banyak kandungan karotenoid serta asam folat dalam kale. Tingginya kadar karotenoid serta asam folat dalam tubuh nantinya akan mengurangi adanya homosistein dalam tubuh. Tingginya kadar homosistein dipercaya mampu menyebabkan terjadinya gangguan fungsi kognitif. Dengan mengkonsumsi kale, nantinya akan mengurangi kadar homosistein dan memperbaiki fungsi kognitif pengidap demensia.

  • Ginkgo biloba

Ginkgo biloba telah dipercaya selama ribuan tahun untuk memperbaiki kesehatan otak sekaligus menjaga fungsi kognitif. Dalam sebuah penelitian telah ditemukan bahwa mengkonsumsi ginkgo biloba mampu mengurangi kandungan mikroba serta meningkatkan sirkulasi darah dalam otak, sehingga akan meningkatkan memori. Suplemen ginkgo biloba juga merupakan salah satu obat herbal yang paling popular untuk meningkatkan fungsi kognitif.

  • Labu

Kemungkinan labu bukanlah sayuran yang umum untuk dikonsumsi. Padahal, labu maupun sayuran jenis labu-labuan merupakan jenis maknan yang kaya akan zat besi serta asam folat. Tingginya kadar zat besi dalam tubuh nantinya akan meningkatkan sel darah merah serta sirkulasi darah dalam tubuh. Sedangkan asam folat nantinya akan meningkatkan fungsi kognitif.

  • Mengganti rutinitas

Mengganti rutinitas dan melakukan hal-hal baru yang menyenangkan juga mampu mengurangi keparahan penyakit demensia. Jalan-jalan di tempat yang berbeda, bercerita atau melakukan percakapan dengan topic yang berbeda-beda akan menstimulasi otak serta membuat pengetahuan si pengidap semakin bertambah.

  • Aromaterapi

Aromaterapi memang tidak secara langsung dapat mengurangi keparahan demensia. Penggunaan aromaterapi sebenarnya sangat berkaitan dengan rendahnya hormone stress, kecemasan dan depresi. Tingginya hormone stress, kecemasan serta depresi nantinya akan mengurangi fungsi kognitif seseorang.

  • Minyak ikan

minyak ikanSayangnya banyak orang yang melupakan kemampuan dari minyak ikan yang sebenarnya mampu memperbaiki kesehatan manusia secara menyeluruh. Minyak ikan mengandung asam lemak omega 3 yang baik sekali untuk kesehatan. Asam lemak omega 3 mampu mencegah terjadinya lesi otak yang merupakan salah satu penyebab terjadinya demensia.

  • Pisang

Pisang kaya akan kalium, yang merupakan salah satu vasodilator penting bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Mengkonsumsi pisang secara rutin nantinya akan meningkatkan aliran darah yang mengandung banyak oksigen ke otak, sehingga akan ikut meningkatkan konsentrasi, fungsi kognitif serta memori. Selain pisang anda juga bisa mengkonsumsi alpukat untuk mencukupi kebutuhan kalium dalam tubuh.

  • Kayu manis

Penumpukan plak pada bagian otak merupakan salah satu penyebab utama dari terjadinya demensia. Kayu manis memiliki kemampuan yang hebat dalam mengurangi penumpukan plak pada organ otak. Hal ini nantinya akan meningkatkan fungsi kognitif serta memori dari pengidap demensia.

  • Almond

Almond merupakan jenis kacang-kacangan yang kaya akan vitamin B6, asam folat, magnesium, serta omega 3. Karena itu, almond dianggap sebagai salah satu jenis makanan yang baik sekali untuk otak. Mengkonsumsi almond secara rutin nantinya akan menjaga kesehatan otak, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan memori serta fungsi kognitif.