Tips Mencegah Mata Dari Kebutaan


Seiring dengan usia yang terus bertambah biasanya kita tidak menyadari adanya perubahan yang terjadi pada daya penglihatan dari organ mata.

Apalagi jika sebelumnya kita tidak pernah mengalami masalah ataupun gangguan pada daya penglihatan.

Usia kita memang terus bertambah tapi usia bukanlah satu-satunya penyebab kerusakan mata karena masih ada faktor lain yang bisa menyebabkan kerusakan mata.

Tips Mencegah Mata Dari Kebutaan

Berita baiknya adalah dengan mengonsumsi sayur atau mengenakan kacamata hitam dalam suatu aktivitas di luar rumah merupakan langkah upaya pencegahan sederhana yang bisa membantu mencegah kerusakan mata.

Berikut ini adalah Tips Mencegah Mata Dari Kebutaan yang bisa diterapkan untuk membantu kesehatan mata anda.

  • Kesehatan mata anda dipengaruhi oleh sesuatu yang anda makan

Seorang dokter mata dari Nashville Vision Associates di Tennessee dan juru bicara American Academy of Ophthalmology, Rebecca Taylor, M.D mengatakan bahwa cara yang paling baik untuk merawat mata adalah dengan makanan yang baik.

Rebecca Taylor, M.D juga memberikan saran untuk mengonsumsi sayuran yang berwarna cerah atau sayuran yang berwarna gelap seperti kangkung atau bayam.sayuran berwarna cerah

Sayuran yang memiliki daun berwarna hijau mengandung nutrisi zeaxanthin dan lutein yang terbukti bermanfaat untuk mencegah resiko penyakit mata.

Sedangkan sayuran yang berwarna oranye dan kuning seperti ubi jalar dan wortel mengandung vitamin A yang dikenal sangat bermanfaat untuk kesehatan mata.

Selain itu anda juga bisa melawan penyakit mata dengan menambahkan vitamin C dan antioksidan yang berasal dari buah-buahan seperti jeruk, strawberry, dan mangga.

 

  • Pemeriksaan mata yang komprehensif

Pemeriksaan mata yang dilakukan dengan  komprehensif perlu dilakukan guna melihat apakah ada gangguan penglihatan sebelumnya.

Satu-satunya langkah untuk mengantisipasi berbagai gangguan penglihatan seperti penyakit mata yang disebabkan oleh diabetes atau glaukoma adalah dengan melakukan pemeriksaan mata yang dilakukan secara rutin.Pemeriksaan mata yang komprehensif

Biasanya seseorang yang memiliki gangguan pada daya penglihatan akan rutin melakukan pemeriksaan pada dokter mata selama setahun sekali.

Jadwal pemeriksaan mata yang sebaiknya dilakukan berdasarkan usia seseorang :

Usia 40 tahun : pemeriksaan mata dasar

Usia 40-55 tahun : pemeriksaan mata setiap 2-4 tahun sekali

Usia 55-64 tahun : pemeriksaan mata setiap 1-3 tahun sekali

Usia 65 tahun ke atas : pemeriksaan mata setiap 1 tahun sekali

 

  •  Merokok sekarang bisa menimbulkan gangguan pada mata di masa depan

Saat anda merokok, asap rokok menghasilkan sianida yang akan masuk ke tubuh melalui aliran darah yang pada akhirnya bisa merusak sel-sel mata.

Kebiasaan merokok memiliki resiko yang tinggi untuk terkena mata kering dan penyakit katarak.

Selain itu menurut CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) di Amerika Serikat.kebiasaan merokok juga bisa menimbulkan risiko degenerasi makula, kehancuran bagian tengah mata yang tak bisa disembuhkan.

 

  • Dengan melindungi mata dari sinar matahari maka anda telah menjaga daya penglihatan anda

Taylor memberikan saran 2 perlindungan untuk mata anda yaitu kacamata hitam dan tabir surya.radiasi sinar ultraviolet

Kulit yang ada di area mata merupakan kulit yang sangat tipis dibanding kulit yang ada di organ lain dimana kulit pada area mata sensitif terhadap radiasi UV (ultraviolet).

Melanoma, karsinoma dan berbagai jenis kanker kulit lain bisa terbentuk di area sekitar mata dan kelopak mata dimana hal ini bisa menyebabkan struktur mata mengalami kerusakan fatal.

 

  • Mata bisa menjadi kering jika terlalu lama menatap layar komputer

terlalu lama menatap layar komputer

Taylor mengungkapkan bahwa mata bisa menjadi kering ketika kita terlalu lama atau sering menatap layar monitor komputer karena mata kita tidak berkedip ketika menatap sesuatu dengan terlalu dekat.

Presiden American Optometric Association dari Roxborough Park, Colorado, Steven Loomis, OD mengatakan bahwa Salah satu gejala mata kering yang paling sering terjadi adalah mata berair.

 

  • Di Amerika Serikat penyebab utama kebutaan adalah diabetes

Dengan mencegah resiko diabetes berarti anda telah melakukan pencegahan terbaik untuk mencegah penyakit diabetes renopati.

Bisa dipastikan bahwa sebagian besar dari pasien dengan diabetes tipe-1 akhirnya akan mengalami kondisi ini sedangkan bagi penderita diabetes tipe-2 memiliki kemungkinan sebesar 60%.

 

  • Degenerasi makula adalah penyebab utama kebutaan bagi yang berusia 60 tahun ke atas

Ketika jaringan mata berdegenerasi maka hal ini bisa menyebabkan terjadinya degenerasi makula dimana penglihatan menjadi kabur dan bagian tengah mata kehilangan penglihatan.

Degenerasi makula memiliki 2 bentuk yaitu degenerasi makula basah dan degenerasi makula kering.

Bila cairan pada retina menyebabkan kehilangan daya penglihatan maka kondisi ini bisa diatasi dengan suntikan pada mata.

Hingga saat ini tidak ada pengobatan medis yang diketahui bisa menyembuhkan degenerasi makula.

Faktor resiko untuk degenerasi makula termasuk kebiasan merokok, riwayat gen atau keluarga, terlalu sering terkena sinar ultraviolet dan kekurangan lutein dan zeaxanthin.

 

  • Katarak

Bagi seseorang yang memasuki usia senja (60 tahun) katarak adalah hal yang relatif normal seiring dengan bertambahnya faktor usia.

Gejala katarak yang biasanya dirasakan adalah penglihatan menjadi silau, penglihatan menjadi kabur atau tidak jelas, penglihatan ganda dan pada malam hari tidak bisa melihat dengan jelas.

Loomis mengungkapkan bahwa minum obat seperti prednisone juga bisa meningkatkan resiko katarak.

Pengobatan katarak yang sangat efektif biasanya meliputi penggantian lensa mata yang rusak dengan yang baik.

 

  • Kerusakan saraf optik mata menyebabkan glaukoma

Glaukoma merupakan masalah penglihatan yang biasanya datang seperti tiba-tiba.

Gejala awal glaukoma adalah pada saat seseorang tidak bisa lagi melihat.

Satu-satunya cara untuk mendeteksi glaukoma adalah dengan melakukan pemeriksaan mata ke dokter mata karena glaukoma bukan penyakit mata yang bisa diobati atau dicegah sendiri.

Terjadinya glaukoma adalah pada saat menumpuknya tekanan pada mata lalu mulai merusak saraf optik.

Kondisi terjadi dengan sangat lambat tapi dalam waktu beberapa tahun bisa menyebabkan kerusakan parah pada saraf mata.

Orang yang pernah memiliki riwayat keluarga penderita diabetes atau glaukoma memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena glaukoma.

Bagi sebagian besar kasus glaukoma biasanya pengobatan yang dilakukan dengan tetes mata sehari sekali dilakukan untuk mengurangi terjadinya tekanan pada mata.

Namun bila langkah tetes mata ini tidak berjalan dengan baik maka kemungkinan operasi akan dilakukan.

 

  • Mata Anda bisa menunjukkan kesehatan Anda

Pepatah lama mengungkapkan bahwa mata merupakan jendela dunia dimana mata juga bisa memiliki peran sebagai indikasi kesehatan secara keseluruhan.

Misalnya mata kering yang bisa menjadi indikasi adanya lupus, rheumatoid arthritis atau penyakit tiroid.

Bagi pasien yang memiliki pandangan mata yang kabur kemungkinan memiliki tumor, diabetes atau stroke.

Sedangkan seseorang yang memiliki mata merah gatal bisa saja tidak menyadari bahwa dirinya menderita alergi terhadap lensa kontak.

Ada pula seseorang dengan gerakan mata tidak biasa yang akhirnya didiagnosis terkena multiple sclerosis.