Bahaya Begadang Bagi Kesehatan

ngantuk karena kurang tidur

ngantuk karena kurang tidur

Resiko terserang penyakit diabetes kini semakin meningkat khususnya penyakit diabetes tipe 2. Saat ini, diabetes tipe 2 tidak hanya menyerang orang-orang yang mengalami obesitas saja. Diabetes tipe 2 juga bisa menyerang orang-orang yang suka begadang.

Penemuan ini telah dipublikasikan dalam Occupational and Environmental Medicine. Penelitian ini dilakukan atas pemikiran tentang diabetes tipe 2 yang kebanyakan dipengaruhi oleh lingkar pinggang, jam tidur serta hormon.

Di Inggris, sekitar 45 dari 1000 orang telah mengalami diabetes tipe 2. Orang-orang yang terlalu sering begadang maupun orang-orang yang bekerja pada malam hari cenderung mengalami diabetes tipe 2. Alasannya karena jadwal makan serta tidurnya berjalan dengan tidak normal.

Makan pada malam hari membuat tubuh kita untuk menyimpan energy lebih banyak yang nantinya akan berubah menjadi lemak. Lemak yang berlebihan dalam tubuh kita nantinya akan ikut berperan dalam hal obesitas sehingga nantinya akan menyebabkan munculnya penyakit diabetes tipe 2.

Orang-orang yang suka begadang serta bekerja dimalam hari seharusnya sadar akan segala resiko yang nantinya akan berkembang menjadi penyakit, khususnya penyakit diabetes tipe 2. Beberapa cara untuk menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2 bagi orang-orang yang suka begadang adalah olahraga, mengatur makanan serta cukup istirahat.

begadang

begadang

Resiko penyakit diabetes pada pria telah diketahui sebesar 35%. Namun bagi pria yang suka begadang serta bekerja di malam hari, maka resiko terserang penyakit diabetes akan meningkat sebesar 42%.

Orang-orang yang suka begadang maupun orang yang lebih banyak bekerja dimalam hari dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan sehat dengan cara menerapkan pola makan yang sehat. Penyakit diabetes merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan terjadinya kebutaan, resiko serangan jantung serta stroke karena adanya kerusakan saraf dan aliran darah dalam tubuh. Bahkan dalam kondisi tertentu, penyakit diabetes juga bisa menyebabkan terjadinya kelumpuhan.

Seringkali seseorang harus menyelesaikan pekerjaan sehingga terpaksa untuk begadang. Begadang sebenarnya boleh saja, namun bila dilakukan terlalu sering nantinya juga akan menyebabkan terjadinya gangguan pada organ liver.

Seorang ahli gizi bernama Rita Ramayulis DCN, menyatakan bahwa begadang pada dasarnya adalah memaksa tubuh kita untuk tetap terjaga ketika tubuh kita seharusnya beristirahat. Bila begadang dilakukan hanya sesekali saja, maka tubuh kita dapat beradaptasi dengan baik.

Namun, bila kita begadang secara terus menerus dalam waktu lama, nantinya justru akan merusak organ liver karena liver merupakan organ yang berfungsi untuk metabolisme tubuh. Ketika basal semakin meningkat, maka liver akan bekerja untuk menghasilkan energi untuk memenuhi kebutuhan basal.

Percaya atau tidak, orang-orang yang suka begadang memiliki resiko terserang penyakit sirosis hati lebih tinggi, jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak suka begadang.

Misalnya, bila malam hari begadang untuk nonton bola, sebaiknya perhatikan betul-betul asupan makanannya serta pastikan untuk mendapatkan waktu untuk istirahat sekitar setengah sampai satu jam di siang hari.

sirosis hati

sirosis hati

Sirosis hati memiliki gejala fisik seperti kulit yang berwarna kuning mirip seperti hepatitis, namun bila sudah mencapai tahap sirosis jaringan pada organ hati sudah banyak yang rusak dan bahkan mati. Yang nantinya akan menyebabkan terjadinya kanker hati.

Maka dari itu sebaiknya kurangi kebiasaan buruk seperti begadang. Penting sekali untuk menjaga kesehatan organ hati, karena umumnya keluhan baru terasa setelah fungsi hati sudah mulau menurun drastis. Sehingga ketika kita telah merasakan berbagai gangguan, tahap penyakitnya sudah cukup parah.

Penurunan fungsi hati sebanyak 50% saja hamper tidak disertai dengan gejala yang signifikan. Hanya saja orang tersebut nantinya akan merasa mudah lelah, kulit mulai berwarna kuning serta kadar bilirubin yang tinggi. Ketika muncul pembengkakan pada organ hati, maka fungsi hati sudah menurun sebanyak 30%.

Ada bahaya lainnya dari begadang yaitu turunnya konsentrasi. Istirahat yang baik sangat berperan penting dalam kemampuan berpikir serta belajar. Kurang istirahat karena terlalu banyak begadang akan mempengaruhi kinerja otak. Begadang juga dapat mengganggu kewaspadaan, penalaran serta kemampuan memecahkan masalah. Begadang akan membuat proses belajar menjadi lebih sulit serta tidak efisien.

begadang 2Istirahat pada malam hari juga ikut berperan dalam memperkuat memori atau ingatan dalam otak kita. Bila kita terlalu banyak begadang, maka kita tidak dapat mengingat secara optimal apa yang telah kita pelajari serta kita lakukan selama seharian.

Pada tahun 1997, penelitian yang dilakukan di Universitas Pennsylvania melaporkan bahwa orang-orang yang tidurnya kurang alias suka begadang akan lebih mudah mengalami stress, sedih, marah serta kelelahan mental.

Gangguan tidur yang paling umum adalah insomnia. Insomnia sendiri sangat erat kaitannya dengan depresi. Begadang disinyalir dapat memperparah kondisi depresi dan depresi nantinya akan membuat anda menjadi semakin sulit untuk tidur. Solusi dari depresi karena begadang hanya satu, yaitu tidur.

Begadang juga akan menyebabkan mata bengkak serta kulit menjadi pucat. Keadaan seperti ini memang benar adanya karena kurang tidur yang kronis dapat menyebabkan kulit menjadi kusam, garis-garis halus diwajah serta lingkaran hitam di bawah mata.

Tanpa kita sadari, begadang justru melepaskan lebih banyak hormone stress atau yang biasa disebut kortisol. Produksi kortisol dalam jumlah berlebihan akan memecah serta merusak kolagen kulit atau protein yang membuat kulit kita tetap elastis dan halus.

Selain itu, begadang juga dapat membuat produksi hormone pertumbuhan dalam tubuh kita menjadi semakin berkurang. Ketika seseorang masih muda, maka hormone pertumbuhan tersebut akan mendorong pertumbuhannya. Selain untuk pertumbuhan hormone tersebut juga berfungsi untuk membentuk massa otot, menebalkan kulit serta memperkuat tulang. Hormon pertumbuhan hanya akan dikeluarkan ketika kita tidur.