Bahaya Kurangnya Asupan Yodium

garam beryodium

garam beryodium

Kurangnya asupan yodium atau yang biasa disebut dengan nama Gangguan Akibat Kekurangan Iodium, yang disingkat GAKI, merupakan salah satu masalah kesehatan di masyarakat yang perlu ditanggulangi secara serius.

Penduduk yang tinggal didaerah yang minim yodium akan mengalami masalah kesehatan kronis yang dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan fisik serta keterbelakangan mental yang sulit untuk disembuhkan sehingga akan membebani masyarakat.

Kurangnya yodium dapat mengakibatkan terjadinya penurunan tingkat kecerdasan serta tingkat produktivitas penduduk sehingga nantinya akan menghambat perkembangan sumber daya manusia.

Gangguan kurangnya yodium merupakan gangguan tubuh yang disebabkan oleh karena kurangnya yodium sehingga tubuh tidak mampu menghasilkan hormon tiroid secara optimal.

kelenjar gondok

kelenjar gondok

Gangguan akibat kurangnya yodium merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kurangnya asupan yodium. Akibat dari kurangnya asupan yodium yang paling sering ditemukan di masyarakat adalah munculnya penyakit gondok.

Kurangnya asupan yodium bisa terjadi pada siapa saja, baik pada anak-anak maupun pada orang-orang yang sudah lanjut usia.

Selain dapat menyebabkan munculnya penyakit gondok, kurangnya asupan yodium dapat menyebabkan munculnya berbagai gangguan, seperti rendahnya IQ, hipotiroidisme atau kurangnya hormon tiroid serta kretin.

Gondok, merupakan penyakit dimana terjadi pembesaran atau pembengkakan pada kelenjar tiroid. Hipotiroidisme merupakan suatu kondisi tubuh, dimana hormon tiroid dalam tubuh tidak tercukupi. Kondisi seperti ini akan menyebabkan pengidapnya menjadi merasa mudah mengantuk, malas, kulit menjadi kering, tidal atau tahan suhu dingin dan konstipasi.

Hormon tiroid berperan penting dalam ptoses pertumbuhan otak serta sistem saraf. Maka dari itu ank-anak yang mengidap hipotiroid akan mengalami hambatan pada pertumbuhan fisik serta mengalami keterbelakangan mental.

Keterbelakangan fisik serta mental ini, kondisinya tidak begitu signifikan sehingga sulit sekali untuk diketahui oleh masyarakat biasa, kecuali dengan diagnosis dari dokter ahli.

ibu hamil

ibu hamil

Jika kita berbicara tentang gizi yang dibutuhkan saat masa kehamilan, asam folat serta zat besi memang sudah menjadi hal yang sangat penting untuk dipenuhi selama masa kehamilan. Namun sayangnya masih belum banyak orang yang menekankan akan arti pentingnya konsumsi yodium selama masa kehamilan.

Umumnya, asupan yodium bisa kita penuhi dengan cara mengkonsumsi garam fotifikasi yodium atau biasa dikenal dengan nama garam beryodium. Yodium merupakan zat yang penting sekali artinya dalam hal memproduksi hormon tiroid, yang merupakan komponen yang penting untuk perkembangan otak bayi dalam kandungan.

Sayangnya, banyak calon ibu yang kurang mengerti tentang pentingnya yodium. Pada kenyataannya, di negara maju seperti di Amerika Serikat, ada sebuah studi yang telah dimuat dalam jurnal Pediatrics yang mengungkapkan bahwa, hampir sepertiga ibu hamil di Amerika yang mengalami kurangnya asupan yodium.

Padahal, kurangnya asupan yodium pada masa kehamilan akan berdampak buruk pada bayi yang ada dalam kandungan. Kurangnya yodium pada masa kehamilan akan menyebabkan anak cenderung mengalami kondisi stunting atau pendek, lambatnya pertumbuhan mental bahkan dapat mengurangi kinerja organ otak anak itu sendiri.

Menurut American Academy of Pediatrics, meningkatnya konsumsi makanan olahan membuat tubuh kita tidak bisa mendapatkan kebutuhan yodium yang cukup. Hal ini disebabkan oleh adanya garam yang terkandung di dalam makanan olahan merupakan garam biasa yang tidak mengandung yodium.

sayuran yang mengandung yodium

sayuran yang mengandung yodium

Maka dari itu, para peneliti merekomendasikan para ibu-ibu yang sedang dalam masa kehamilan serta masa menyusui untuk mengkonsumsi suplemen yang mengandung 150 mg yodium serta mengkonsumsi garam beryodium.

Selain itu, para ibu yang sedang dalam masa kehamilan dan menyusui juga diharuskan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung yodium, sehingga total konsumsi yodium mereka mencapai angka 290 sampai 1100 mg per hari.

Dengan tercukupinya kebutuhan yodium selama masa kehamilan, selain dapat meningkatkan perkembangan otak si kecil, juga dapat melindungi si kecil dari berbagai bahaya dan ancaman tertentu di lingkungannya, seperti air yang memiliki kadar nitrat tinggi sampai dapat melindungi si kecil dari bahaya paparan asap rokok.