Berbagai Macam Gangguan Pada Ginjal

gambaran organ ginjal

gambaran organ ginjal

Ginjal terletak di bagian belakang rongga perut di ruang retroperitoneal. Setiap ginjal bekerja untuk mengekskresikan urin menjadi ureter yang nantinya akan bermuara di bagian dalam kandung kemih.

Ada begitu banyak gangguan atau penyakit pada ginjal. Namun setiap individu yang mengidap penyakit ginjal sering menampakan gejala kronis yang sangat khas. Kondisi klinis yang umum dan sering terjadi, seperti sindrom nefritik, kista ginjal, cedera akut ginjal, infeksi saluran kemih, nefrolitiasis sindrom nefrotik serta obstruksi saluran kemih.

Seperti bagian tubuh yang lainnya, ginjal juga bisa terserang kanker. Kanker ginjal yang paling umum terjadi pada orang dewasa adalah karsinoma sel ginjal. Kanker, kista serta beberapa kondisi ginjal yang lainnya dapat dihentikan dengan jalan penghapusan atau pengangkatan ginjal yang biasa disebut nefrektomi.

Bila terjadi penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan laju filtrasi glomerulus yang terus menurun, maka dialiasis atau cuci darah maupun transplantasi ginjal merupakan jalan pengobatan yang terbaik.

Berbagai macam gangguan pada ginjal, meliputi:

  • Pyelonephritis

Pyelonephritis merupakan infeksi maupun peradangan pada jaringan ginjal serta renal pelvis. Renal pelvis adalah ruang yang terbentuk dari perluasan ujung atas ureter tubulus yang berfungsi untuk menyalurkan urin ke kandung kemih.

Pyelonephritis umumnya disebabkan oleh serangan bakteri. Pyelonephritis merupakan gangguan ginjal yang sering terjadi. Pyelonephritis tahap akut umumnya menyerang salah satu bagian ginjal saja. Ada banyak kasus penyakit pyelonephritis yang dapat berkembang tanpa adanya penyebab yang jelas.

Adanya gangguan pada aliran darah maupun urin, dapat menyebabkan ginjal rentan terserang infeksi. Penumpukan kotoran pada ujung urethra juga diperkirakan ikut berperan dalam meningkatnya kasus penyakit pada bayi. Urethra merupakan saluran urin dari kandung kemih bagian luar.

Wanita dapat mengalami cedera pada saluran kencing ketika melakukan hubungan intim, kehamilan maupun kateterisasi atau pengeluaran urin secara mekanik. Hal-hal seperti ini yang dapat menyebabkan infeksi.

  • Glomerulonephritis
gambaran glomerulonephritis

gambaran glomerulonephritis

Glomerulonephritis terjadi setelah adanya infeksi bakteri streptococcal serta dapat meningkat menjadi semakin parah bila terjadi infeksi lain. Namun penyakit ini bukan merupakan penyakit yang langsung menyerang ginjal.

Glomerulonephritis ditandai dengan adanya peradangan pada bagian glomeruli ginjal. Kondisi seperti ini umumnya terjadi kerika system imun tubuh mengalami penurunan yang snagat drastic. Antibody serta berbagai macam zat lain membentuk partikel dalam aliran darah yang kemudian terjebak dalam glomeruli. Kondisi seperti ini menyebabkan peradangan serta membuat glomeruli tidak mampu bekerja dengan baik.

Gejala glomerulonephritis, meliputi adanya darah pada urin, pembengkakan jaringan tubuh serta adanya protein dalam urin, yang bisa ditemukan lewat tes laboratorium. Glomerulonephritis bisa sembuh dengan sendirinya tanpa mengkonsumsi obat tertentu.

Bila penyakit glomerulonephritis memerlukan pengobatan, maka perlu melakukan diet khusus serta menggunakan obat-obatan pencegah kekebalan atau melakukan plasmapheresis atau pemisahan plasma dari darah. Cara seperti ini bertujuan untuk membuang bagian darah yang mengandung antibody.

  • Batu ginjal
batu ginjal

batu ginjal

Batu ginjal disebut juga dengan nama Renal Calculus, merupakan terkumpulnya mineral serta benda organic yang terbentuk di dalam ginjal. Urin mengandung banyak garam dalam bentuk larutan, bila konsentrasi garam mineral dalam jumlah yang berlebihan, maka akan mengendap dan menjadi partikel padat yang disebut batu ginjal. Semakin banyak mineral yang terkumpul maka semakin besar batu yang terbentuk dan akan melumpuhkan fungsi dari ginjal.

Ada dua klasifikasi batu ginjal. Batu ginjal primer bila batu tersebut terbentuk tanpa ada penyebab pasti. Sedangkan batu ginjal sekunder terbentuk setelah adanya infeksi pada ginjal maupun kelainan ginjal. Ada beberapa hal yang dapat memperbesar peluang terbentuknya batu ginjal, seperti kurangnya volume cairan maupun karena penumpukan mineral.

Ketika batu ginjal mulai berkembang, maka ia akan terus tumbuh. Inti dari endapan garam urin bisa berupa kumpulan bakteri, jaringan yang rusak, sel mati maupun kepingan darah kecil. Berbagai mineral menarik partikel tersebut dan membungkusnya. Ketika batu mulai membesar, bagian permukaannya akan menjadi tempat bagi mineral lain yang nantinya terus menumpuk dan menjadi semakin besar.

Batu ginjal yang berukuran lebih kecil bisa keluar dengan sendirinya dari tubuh, meskipun menimbulkan rasa sakit. Batu yang lebih besar ukurannya memerlukan proses pembedahan atau dipecah menjadi bagian-bagian kecild engan menggunakan gelombang suara yang disebut ultrasonic lithotripsy.

  • Gagal Ginjal
ginjal normal dan ginjal yang mengalami gangguan

ginjal normal dan ginjal yang mengalami gangguan

Gagal ginjal disebut juga dengan nama Renal Failure. Gagal ginjal merupakan hilangnya sebagian atau bahkan keseluruhan dari fungsi ginjal. Gagal ginjal dapat dibilang akut bila serangannya terjadi secara tiba-tiba. Gagal ginjal akut akan menyebabkan berkurangnya volume urin, kadar senyawa nitrogen, potassium, sulfat, fosfat diatas ukuran normal dalam darah, rendahnya kadar sodium, kalsium, serta terlalu rendahnya kadar karbon dioksida dalam darah.

Penyebab dari gagal ginjal adalah rusaknya tubulus dalam ginjal karena obat-obatan maupun larutan organic, seperti karbon tetraklorida, aseton, etilen glikol, adanya senyawa logam berbahaya seperti merkuri, uranium maupun timah.

Gagal ginjal juga dapat terjadi karena adanya cedera fisik, operasi besar yang membuat hilangnya banyak darah, maupun karena penyakit yang merusak korteks atau bagian luar ginjal. Selain itu gagal ginjal juga bisa terjadi karena adanya infeksi bakteri berat, diabetes yang merusak medulla atau bagian dalam ginjal serta tingginya kadar garam kalsium dalam ginjal. Penyumbatan pada arteri ginjal, penyakit liver serta tersumbatnya saluran kencing juga dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Terkadang gagal ginjal juga bisa terjadi tanpa ada gejala awal.

Komplikasi yang timbul dari gagal ginjal termasuk gagal jantung, paru-paru berair, serta penumpukan potassium dalam tubuh.

Gagal ginjal kronis umumnya lebih disebabkan oleh penyakit lain yang sudah lama diidap oleh ginjal. Pada tahap ini, darah menjadi lebih asam serta mampu menyebabkan hilangnya kalsium dalam tulang. Kerusakan pada saraf juga bisa terjadi.

Penyebab yang paling umum dari gagal ginjal kronis, meliputi hipertensi, diabetes mellitus, serta glomerulonephritis. Pada beberapa kasus, konsumsi minuman berenergi secara rutin serta terus menerus selama 3 tahun dapat menyebabkan terjadinya penyakit gagal ginjal kronis. Minuman berenergi menyebabkan ginjal bekerja lebih keras sehingga lama kelamaan akan menyebabkan fungsi ginjal semakin cepat berkurang.

  • Kista ginjal

Penyakit kista ginjal merupakan kista yang tumbuh pada ginjal. Umumnya, kista ginjal muncul karena adanya penyakit lain yang dapat menganggu aktivitas ginjal. Namun, kista ginjal tidak akan berkembang menjadi kanker. Kista ginjal sering terjadi pada orang-orang yang sudah lanjut usia. Semakin tua usia seseorang maka semakin tinggi resikonya untuk mengalami kista ginjal.

Seseorang bisa saja memiliki lebih dari satu kista ginjal. Kista ginjal kebanyakan tidak menimbulkan gejala maupun gangguan yang sangat berbahaya serta kebanyakan tidak memerlukan perawatan. Bila kista ginjal tumbuh cukup besar, maka akan menimbulkan gangguan seperti sakit di bagian punggung serta demam.

Terapi untuk kista ginjal tergantung dari gejala atau tanda-tanda yang ditimbulkan akibat dari kista ginjal tersebut. Bila kista ginjal tidak menyebabkan gangguan yang berat pada fungsi ginjal, maka tidak memerlukan pengobatan. Dokter akan menyarankan untuk menjalani USG secara periodic untuk melihat apakah kista tersebut membesar atau tidak. Terkadang kista ginjal yang sederhana bisa hilang dengan sendirinya.