Berbagai Manfaat Mineral Selenium

makanan yang kaya akan selenium

makanan yang kaya akan selenium

Selenium merupakan salah satu mineral yang penting untuk kesehatan fungsi kognitif, system kekebalan tubuh, serta kesuburan pria maupun wanita.

Kadar selenium dalam jenis makanan sangat tergantung pada konsentrasi selenium dalam tanah maupun air dimana makanan tersebut tumbuh atau dibesarkan.

Selenium dibutuhkan untuk membentuk suatu protein yang disebut selenoprotein. Selenoprotein ini nantinya diperlukan untuk menciptakan glutation peroksidase. Glutation peroksiodasi merupakan master antioksidan untuk menjaga kesehatan otak.

Glutation peroksidase juga diperlukan untuk mengkonversi berbagai racun seluler yang merupakan produk sampingan dari metabolism tubuh yang berbahaya bagi kesehatan.

Asupan makanan yang mengandung selenium akan meningkatkan kadar glutation peroksidase yang nantinya akan mencegah terjadinya perubahan pada sel-sel tubuh yang abnormal. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi supelemen selenium mampu mengurangi resiko terjadinya kanker, khususnya kanker paru-paru, kanker kolorektal, kanker kandung kemih serta kanker prostat pada pria.

Bila anda mengalami kekurangan selenium, maka anda akan cenderung mengalami penyakit kardiovaskular yang berbahaya. Sebab, glutaion peroksidase juga mampu mengurangi stress oksidatif yang dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah. kekurangan selenium juga telah dikaitkan dengan peningkatan resiko penyakit jantung.

organ jantung

organ jantung

Mengingat begitu pentingnya selenium dalam kesehatan, maka kita wajib untuk memenuhi kebutuhan selenium harian. Asupan selenium yang direkomendasikan adalah sebanyak 55 mikrogram per hari untuk orang dewasa. Wanita yang sednag dalam masa kehamilan maupun masa menyusui memerlukan mineral selenium yang lebih tinggi, yaitu sekitar 60 sampai 70 mikrogram per hari.

Beberapa jenis makanan yang kaya akan kandungan mineral seleniu, meliputi kacang Brazil, tiram, tuna, lobster, almond, kacang kenari, roti gandum, biji bunga matahari, buah zaitun, daging sapi, daging ayam, jamur, serta gandum utuh.

Jarang sekali terjadi kasus kekurangan selenium di seluruh dunia, meskipun memang banyak tempat yang disinyalir memiliki kadar selenium yang rendah dalam tanah maupun air.

Beberapa bagian di China memiliki kandungan selenium dalam tanah yang sedikit sekali. Namun semuanya telah diberantas dengan cara memberikan suplemen khusus untuk menambah kandungan selenium dalam tanah.

Sekarang ada begitu banyak jenis suplemen selenium yang dijual dipasaran. Namun akan lebih baik bila anda bisa mendapatkan mineral selenium dengan mengkonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung selenium secara alami.

Sudah ada banyak bukti bahwa dengan mengkhususkan diri untuk mengkonsumsi 1 jenis suplemen maupun mengkonsumsi makanan yang itu-itu saja tidak akan memberikan banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Sebaiknya konsumsilah makanan yang kaya akan selenium untuk mendapatkan kecukupan mineral selenium harian anda. Dan gunakan suplemen selenium hanya sebagai cadangan apabila diperlukan sewaktu-waktu.

rheumatoid arthritis

rheumatoid arthritis

Tanpa kita sadari, selenium juga ikut terlibat dalam produksi prostaglandin dalam tubuh kita. Prostaglandin berfungsi untuk mengantur peradangan serta mampu mengurangi peradangan yang sangat berkaitan dengan kondisi rheumatoid arthritis.

Sebuah studi di Belanda telah menemukan bukti, bahwa asupan makanan yang mengandung mineral selenium mampu menurunkan resiko terjadi kanker prostat pada pria. Para peneliti mengukur kadar selenium dalam kuku para pasien pengidap kanker prostat.

Para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang mengidap kanker prostat memiliki kecenderungan yang sama, yaitu semuanya mengalami kekurangan mineral selenium. Pada orang normal, kandungan selenium dalam tubuh banyak tersimpan didalam kuku.

Semakin tinggi kadar selenium yang ada di dalam kuku maka orang tersebut akan semakin sehat, namun bila kadar selenium dalam kuku tersebut sedikit sekali, maka orang tersebut akan mudah sekali terserang penyakit.

Selenium dalam tubuh kita berkerja sama dengan vitamin E sebagai antioksidan yang kuat untuk mencegah terbentuknya radikal bebas. Yang nantinya akan membantu kita terhindar dari resiko kanker kulit maupun terbakar sinar matahari.