link7650 link7651 link7652 link7653 link7654 link7655 link7656 link7657 link7658 link7659 link7660 link7661 link7662 link7663 link7664 link7665 link7666 link7667 link7668 link7669 link7670 link7671 link7672 link7673 link7674 link7675 link7676 link7677 link7678 link7679 link7680 link7681 link7682 link7683 link7684 link7685 link7686 link7687 link7688 link7689 link7690 link7691 link7692 link7693 link7694 link7695 link7696 link7697 link7698 link7699 link7700 link7701 link7702 link7703 link7704 link7705 link7706 link7707 link7708 link7709 link7710 link7711 link7712 link7713 link7714 link7715 link7716 link7717 link7718 link7719 link7720 link7721 link7722 link7723 link7724 link7725 link7726 link7727 link7728 link7729 link7730 link7731 link7732 link7733 link7734 link7735 link7736 link7737 link7738 link7739 link7740 link7741 link7742 link7743 link7744 link7745 link7746 link7747 link7748 link7749 link7750 link7751 link7752 link7753 link7754 link7755 link7756 link7757 link7758 link7759 link7760 link7761 link7762 link7763 link7764 link7765 link7766 link7767 link7768 link7769 link7770 link7771 link7772 link7773 link7774 link7775 link7776 link7777 link7778 link7779 link7780 link7781 link7782 link7783 link7784 link7785 link7786 link7787 link7788 link7789 link7790 link7791 link7792 link7793 link7794 link7795 link7796 link7797 link7798 link7799

Berbagai Manfaat Pala Untuk Kesehatan

buah pala

buah pala

Pala memiliki nama ilmiah Myristica fragrans. Pala merupakan tumbuhan pohon yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Pala memiliki nilai yang tinggi sebagai rempah-rempah sehingga biji dan buah pala merupakan salah satu komoditi perdagangan yang sangat penting sejak jaman Romawi. Istilah pala juga digunakan untuk menamai biji pala yang diperdagangkan.

Tumbuhan pala memiliki dua rumah atau dioecious, sehingga sering disebut sebagai pohon jantan dan pohon betina. Daunnya berbentuk elips langsing. Buahnya lonjong seperti lemon, memiliki warna kekuningan, berdaging serta memiliki aroma yang khas karena kandungan minyak atsiri pada daging buahnya.

Ketika buah pala sudah mulai masak, maka kulit dan dagingnya akan terbuka sehingga bijinya akan terlihat. Satu buah pala menghasilkan satu biji pala berwarna coklat.

Pala dipanen biji, arillus atau salut biji serta daging buahnya. Dalam perdagangan salut biji pala disebut fuli, yang dalam istilah obat-obatan disebut myristiceaarillus atau macis. Daging buah pala disebut myristicea fructus cortex.

Sebelum dipasarkan biji pala akan dijemur sampai kering setelah dipisahkan dari fulinya. Biji pala mengandung 7 sampai 14% minyak atsiri. Bubuk pala sering dipakai sebagai penyedap untuk makanan seperti roti maupun kue, pudding, sayuran, saus bahkan sampai minuman penyegar. Minyak pala juga digunakan sebagai bahan campuran pembuatan sabun maupun parfum.

Pala merupakan salah satu bumbu masakan yang memiliki rasa sedikit manis dan sudah banyak digunakan dalam berbagai masakan di seluruh dunia, termasuk masakan ala Barat maupun ala Asia.

Tanpa kita sadari, pala merupakan salah satu rempah-rempah yang juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita. Sebab, pala memiliki banyak kandungan nutrisi yang penting bagi tubuh kita. Pala, mengandung vitamin B6, serat, mangaan, thiamin, magnesium, asam folat serta tembaga.

Berbagai manfaat pala untuk kesehatan tubuh kita, meliputi:

  • Obat alami penghilang rasa sakit
biji pala

biji pala

Pala memiliki senyawa alami yang hampir mirip dengan mentol yang bersifat penghilang rasa sakit. Maka dari itu, dengan menambahkan pala kedalam suatu masakan, dapat mengurangi rasa sakit karena cedera, luka maupun peradangan kronis seperti arthritis.

  • Menjaga kesehatan organ pencernaan

Pala yang digiling menjadi bubuk dan masih memiliki serat, akan merangsang proses pencernaan menjadi lebih baik. Bubuk biji pala akan mempengaruhi cairan lambung serta usus untuk mempermudah proses pencernaan. Pala juga akan mengurangi rasa tidak nyaman karena sembelit maupun masalah lain pada organ pencernaan.

  • Menjaga kesehatan otak

Minyak atsiri dari pala, mengandung senyawa yang disebut miristisin serta macelignan. Senyawa tersebut terbukti mampu mengurangi gradasi jalur saraf serta fungsi kognitif yang sering dialami oleh orang-orang yang mengidap Alzheimer. Dalam sebuah penelitian, kedua senyawa tersebut mampu memperlambat efek serta menjaga fungsi organ otak.

  • Detoksifikasi alami

Dalam organ hati maupun ginjal, terdapat banyak racun yang merupakan sisa-sisa metabolism yang terkumpul. Pala bisa kita gunakan untuk detoksifikasi tubuh kita. Mengkonsumsi pala akan membantu organ hati maupun ginjal untuk membuang racun sisa-sisa metabolism tubuh, sehingga tubuh kita akan menjadi lebih sehat.

  • Menjaga kesehatan mulut

Pala dipercaya sebagai rempah-rempah yang baik untuk menjaga kesehatan mulut. Pala memiliki senyawa antibakteri yang mampu melawan bakteri penyebab bau mulut. Selain itu, pala juga akan meningkatkan daya tahan gusi serta gigi. Maka dari itu, ekstrak pala sering juga dimasukkan ke dalam pasta gigi maupun obat kumur.

  • Mencegah insomnia

Mengkonsumsi susu hangat yang diberi sedikit bubuk pala dapat mencegah terjadinya insomnia. Kandungan magnesium pada pala mampu mengurangi ketegangan saraf serta melepaskan hormone serotonin yang membuat anda merasa lebih nyaman.

  • Menjaga kesehatan kulit
bubuk pala

bubuk pala

Pasta yang terbuat dari campuran pala dengan sedikit susu dan dibalurkan ke kulit akan sangat baik sekali untuk perawatan kulit. Cara seperti ini mampu mengurangi peradangan maupun iritasi pada kulit, menambah cairan serta mengaluskan kulit. Campuran serbuk pala dengan susu juga dapat mengurangi bekas luka, bisul maupun jerawat pada kulit.

  • Menjaga peredaran darah

Pala juga mengandung kalium yang akan merenggangkan pembuluh darah, sehingga mampu mengurangi tekanan darah serta menurunkan tekanan darah. Selain itu, kalium juga akan membantu proses penyerapan nutrisi dari makanan sehingga membuat proses pencernaan menjadi lebih baik.

Ada begitu banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari pala. Namun pala juga telah dicurigai sebagai penyebab dari kasus keracunan makanan. Mengkonsumsi pala secara berlebihan akan memberikan efek halusinasi serta mampu mempersulit proses metabolism tubuh.

Mengkonsumsi pala secara berlebihan juga dapat mengakibatkan kejang-kejang, muntah serta jantung berdebar-debar. Maka dari itu, sebaiknya konsumsilah pala dalam jumlah sedikit saja.