Berbagai Nutrisi Yang Sangat Dibutuhkan Oleh Wanita

wanitaBanyak wanita yang kebutuhan vitamin dan mineralnya tidak tercukupi, sehingga kebanyakan mereka memilih untuk mengkonsumsi multivitamin.

Mengkonsumsi multivitamin memang tidak ada salahnya, namun tetap saja tidak dapat menggantikan nutrisi yang sesungguhnya. Berbagai jenis makanan yang vitamin dan mineral dapat membantu dalam hal menurunkan resiko terserang berbagai penyakit seperti serangan jantung maupun kanker.

Masih banyak kasus kekurangan kalsium serta zat besi yang sering terjadi pada wanita. Karena itu berbagai kasus seperti osteoporosis serta anemia banyak terjadi belakangan ini. Pada wanita, menstruasi, kehamilan, menyusui serta menopause merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan kebutuhan gizi yang penting.

Gizi yang baik berarti mengkonsumsi berbagai jenis makanan setiap hari. Vitamin B6 juga dapat membantu meringankan gejala sindrom pramenstruasi.

Wanita juga sebaiknya mengurangi konsumsi teh, garam, alcohol serta kafein demi kesehatannya. Sebab, teh, garam, alcohol serta kafein mampu mengganggu penyerapan serta ekskresi vitamin dan mineral yang sangat diperlukan oleh tubuh.

Berbagai nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh wanita, meliputi:

  • Vitamin D

Vitamin D diperlukan untuk mempertahankan kekuatan dan menjaga kesehatan tulang, meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Para ahli kesehatan menyatakan bahwa wanita yang berusia dibawah 50 tahun membutuhkan vitamin D 10 kali lebih banyak daripada yang direkomendasikan.

Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin D seperti susu dan segala olahan susu dapat memberikan kebutuhan vitamin D harian. Selain itu, berjemur di bawah sinar matahari pagi juga dapat memicu produksi vitamin D dari dalam tubuh. Saat berjemur, sebaiknya jangan lupa untuk menggunakan krim pelindung sinar matahari atau jangan berjemur terlalu lama, karena sinar matahari juag mampu menyebabkan kerusakan bahkan kanker pada kulit.

  • Magnesium
makanan kaya magnesium

makanan kaya magnesium

Magnesium juga sangat dibutuhkan oleh wanita. Kadar magnesium yang rendah dalam tubuh wanita akan menyebabkan migraine khususnya saat menstruasi, sakit kepala yang dasyat ketika sedang stress, serta dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit diabetes.

Dalam sebuah study, orang dewasa yang rutin melakukan sarapan, makan siang, makan malam serta mengkonsumsi camilan sehat akan lebih berpotensi untuk memenuhi kebutuhan akan magnesium. Kadar magnesium dalam makanan tidak begitu banyak. Jadi, mengkonsumsi beragam makanan dalam jumlah sedikit lebih banyak akan meningkatkan kadar magnesium yang masuk ke dalam tubuh.

  • Vitamin C

Vitamin C sangat penting untuk kesehatan gusi, gigi, tulang serta dalam proses pembentukan jaringan tubuh yang baru. Salah satu sumber makanan yang kaya akan vitamin C adalah jeruk, namun jenis buah-buahan lainnya, seperti papaya, strawberry, nanas, jambu biji serta sayuran seperti brokoli juga kaya akan vitamin C.

  • Zat besi

Zat besi juga penting bagi wanita. Kekurangan zat besi dapat meningkatkan resiko terjadinya anemia serta menyebabkan mudah lelah dan rambut rontok. Wanita yang sedang menstruasi lebih beresiko kekurangan zat besi. bila wanita yang sedang dalam keadaan hamil mengalami kekurangan zat besi akan lebih mudah mengalami anemia, dan bayi yang ada dalam kandungannya juga akan mengalami anemia.

Mengkonsumsi daging sapi tanpa lemak dapat meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh anda. Zat besi dari bahan nabati, seperti bayam, tahu maupun kedelai juga bisa memenuhi kebutuhan zat besi harian anda. Namun zat besi dari nabati lebih lambat untuk diserap. Jia anda menganut gaya vegetarian, anda bisa mengkonsumsi bayam, tahu maupun kedelai yang dicampur dengan salad tomat atau potongan jeruk, atau mengkonsumsi jus jeruk. Vitamin C mampu mempercepat penyerapan zat besi.

  • Seng

Seng merupakan nutrisi yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh. Kelebihan zat besi mampu mengganggu penyerapan seng. Jenis makanan yang kaya akan zat besi biasanya juga mengandung seng.

  • Kalsium
produk olahan susu

produk olahan susu

Kalsium diperlukan untuk membangun tulang. Selain itu, kalsium juga mampu mengurangi gejala pre mensturasi sindrom, seperti perubahan mood serta kram pada bagian perut. Ada sebuah riset yang menyatakan bahwa orang-orang yang kebutuhan kalsium hariannya selalu tercukupi memiliki resiko yang lebih rendah untuk terserang kanker payudara pramenopause serta mampu menurunkan resiko mengalami hipertensi.

Bayi dalam kandungan yang sedang berkembang juga membutuhkan banyak kalsium. Perubahan fisiologis selama masa kehamilan tidak akan berpengaruh buruk pada tulang si ibu bila kebutuhan kalsiumnya tercukupi. Ibu-ibu yang sedang hamil tetap memerlukan kalsium.

Berbagai makanan, seperti susu, keju, yoghurt, ikan sarden maupun salmon sangat baik untuk memenuhi kebutuhan kalsium. Selain itu, lengkapilah sarapan anda dengan sereal maupun susu. Pilihlah sereal dengan 10% atau lebih RDA.

  • Yodium

Yodium sangat diperlukan oleh wanita untuk perkembangan mental bayi. Kebutuhan yodium sangat sulit untuk didapatkan, karena banyak makanan yang tidak mengandung yodium. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencukupi kebutuhan yodium adalah dengan menggunakan garam beryodium. Selain itu, mengkonsumsi ikan maupun makanan lain dari laut juga bisa dilakukan untuk mendapatkan yodium. Mengkonsumsi suplemen multivitamin yang mengandung yodium juga bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yodium selama masa kehamilan. Yodium diperlukan namun jumlahnya sebenarnya tidak terlalu banyak.

  • Asam folat
buah alpukat

buah alpukat

Asam folat bukan hanya monopoly para ibu-ibu hamil. Faktanya, semua orang baik wanita maupun pria juga memerlukan asam folat. Kekurangan asam folat akan meningkatkan resiko terjadinya serangan jantung serta kanker kolon.

Rendahnya kadar asam folat dalam tubuh selama masa kehamilan pada wanita dapat menyebabkan bayi mengalami cacat fisik maupun cacat pada tabung saraf. Sebaiknya cukupilah kebutuhan asam folat harian anda, baik selama masa kehamilan maupun tidak.

Konsumsi makanan yang kaya akan asam folat, seperti alpukat, kacang-kacangan, bayam, brokoli, pisang, tomat serta wortel secara rutin selama masa kehamilan dapat membantu untuk meningkatkan kadar asam folat dalam tubuh.