Berbagai Penyebab Dari Osteoarthritis

evolusi dari osteoarthritis

evolusi dari osteoarthritis

Osteoarthritis atau pengapuran sendi merupakan suatu kondisi dimana sendi terasa nyeri akibat dari inflamasi yang terjadi karena adanya gesekan pada ujung-ujung tulang penyusun sendi.

Osteoarthritis terdiri dari osteoarthritis primer yang dikenal dengan nama artritis degenerative atau penyakit degenerative sendi, serta osteoarthritis sekunder yang disebabkan oleh adanya trauma maupun cedera pada sendi.

Pada sendi, terdapat suatu jaringan tulang rawan yang disebut dengan nama kartilago. Jaringan tulang rawan ini berfungsi untuk menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Ada suatu lapisan cairan disebut cairan synovial yang terletak diantara tulang-tulang tersebut dan bertindak sebagai bahan pelumas untuk mencegah ujung-ujung tulang saling bergesekan dan saling mengikis satu dengan yang lainnya.

Pada kondisi tertentu, berkurangnya cairan synovial pada lapisan kartilago yang menutup ujung tulang akan mengalami pergesekan satu dengan yang lainnya. Gesekan ini nantinya akan membuat lapisan tersebut semakin menipis dan menimbulkan rasa nyeri yang hebat.

Biasanya rasa nyeri akan meningkat secara perlahan dan bisa juga meningkat secara cepat. Terkadang juga terasa nyeri yang muncul secara mendadak dan dapat kambuh kapan saja. Ada kekakuan serta pembengkakan pada sendi.

persendian yang terkena osteoarthritis

persendian yang terkena osteoarthritis

Pengidap osteoarthritis akan mengalami kesulitan saat membungkuk serta membuka lututnya. Gerakan persendian kadi menurun. Umumnya keluhan rasa sakit serta bengkak akan semakin meningkat setelah pensedian semakin sulit digerakkan.

Jongkok, berjalan serta naik tangga merupakan beberapa gerakan yang dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Terkadang saat lutut melakukan gerakan akan terasa seperti ada suara yang disertai dengan rasa nyeri yang hebat.

Diagnosis ada tidaknya gangguan pada sendi, dapat diperiksa dengan menggunakan x-ray pada kedua lutut. Pemeriksaan lutut melalui MRI juga bisa dilakukan untuk menentukan parah atau tidaknya kerusakan pada tulang rawan.

Beberapa penyebab terjadinya osteoarthritis, meliputi:

  • Usia

Masalah seperti osteoarthritis umumnya sangat berhubungan dengan usia seseorang. Kebanyakan orang-orang akan mengalami gejala osteoarthritis saat mereka berusia 70 tahun. Namun, osteoarthritis juga bisa dialami oleh orang-orang yang lebih muda. Beberapa orang dewasa yang berumur 40an ada yang merasakan kekakuan sendi pada pagi hari, nyeri pada sendi serta keterbatasan gerak yang merupakan tanda-tanda dari osteoarthritis. Kebanyakan orang-orang yang usianya masih muda mengembangkan osteoarthritis sebagai akibat dari trauma.

  • Factor keturunan
osteoarthritis

osteoarthritis

Kemungkinan untuk mengidap osteoarthritis akan semakin tinggi apabila orang tua, kakek, nenek, maupun saudara anda mengidap osteoarthritis. Osteoarthritis cenderung terjadi pada beberapa anggota keluarga yang pernah mengidap osteoarthritis. Terlebih lagi apabila anda mengalami cacat sendi secara genetic. Jadi, apabila ada anggota keluarga anda yang mengidap osteoarthritis, sebaiknya segera periksakan kondisi sendi anda pada dokter ahli. Mempelajari riwayat kesehatan dari keluarga anda sendiri akan dapat membantu kelancaran pengobatan dari dokter ahli.

  • Jenis kelamin

Jenis kelamin juga ikut berperan dalam mengembangkan osteoarthritis. Wanita lebih banyak mengalami osteoarthritis jika dibandingkan dengan pria. Bahkan ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa, wanita yang berusia 55 tahun lebih mungkin mengalami osteoarthritis jika dibandingkan dengan pria yang juga berusia 55 tahun.

  • Cedera maupun trauma

Cedera maupun trauma saat berolahraga dapat mengembangkan terjadinya osteoarthritis pada orang dewasa. Beberapa cedera, seperti robeknya tulang rawan, dislokasi sendi, cedera pada ligament, nantinya akan menyebabkan munculnya osteoarthritis di suatu hari nanti. Beberapa olahraga keras juga dapat meningkatkan terjadinya radang sendi yang nantinya juga bisa mengembangkan terjadinya osteoarthritis.

  • Berat badan
obesitas

obesitas

Resiko mengalami osteoarthritis akan semakin meningkat jika anda mengalami kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan akan memberikan beban yang lebih berat pada lutut, pinggul serta punggung anda. Hal seperti ini nantinya akan menyebabkan kerusakan pada tulang rawan. Jadi, untuk menurunkan resiko terjadinya osteoarthritis, maka sebaiknya kurangilah berat badan anda mulai dari sekarang.

  • Pekerjaan

Pekerjaan maupun hobi juga bisa mengembangkan osteoarthritis di suatu hari nanti. Osteoarthritis terkadang disebut juga sebagai penyakit keausan sendi. Ketegangan yang terjadi secara berulang-ulang pada persendian dapat menyebabkan tulang rawan mengalami aus sebelum waktunya. Orang-orang yang banyak melakukan aktivitas fisik, jongkok, berlutut maupun naik turun tangga selama berjam-jam lamanya, akan mengembangkan rasa sakit serta kaku pada persendian kaki. Pekerjaan umumnya dapat menyebabkan osteoarthritis pada sendi lutut, tangan maupun pinggul.

  • Pendarahan hebat

Kondisi osteoarthritis akan semakin memburuk bila anda mengalami kondisi medis lainnya yang menyebabkan terjadinya pendarahan di dekat sendi. Seseorang yang mengidap gangguan aliran darah, seperti hemophilia; maupun gangguan adanya penyumbatan pada aliran darah yang disebut nekrosis avascular, juga dapat mengalami beberapa gejala yang berkaitan dengan osteoarthritis. Resiko terjadinya osteoarthritis juga akan semakin meningkat apabila anda juga mengidap bentuk lain dari arthritis, seperti rheumatoid arthritis maupun gout.