Berbagai Penyebab Munculnya Memar

luka memar

luka memar

Memar atau lebam, merupakan salah satu jenis cedera pada jaringan tubuh, yang dapat menyebabkan aliran darah dari sistem kardiovaskular mengendap pada jaringan disekitarnya, yang biasa disebut dengan istilah hematoma serta tidak disertai dengan adanya robekan lapian kulit.

Memar, umumnya lebih disebabkan karena adanya trauma seperti tumbukan atau benturan dengan benda tumpul serta menimbulkan rasa sakit meskipun pada umumnya tidak berbahaya. Endapan sel darah pada jaringan yang mengalami memar nantinya akan mengalami fagositosis serta akan didaurulang oleh makrofaga.

Munculnya warna biru atau keunguan yang terdapat pada luka memar merupakan hasil dari reaksi konversi atau perubahan dari hemoglobin menjadi bilirubin. Dan nantinya bilirubin akan dikonversi kembali menjadi hemosiderin yang memiliki warna kecokelatan.

Biasanya, anggota tubuh yang sering mengalami memar adalah kaki serta tangan. Namun, bisa juga anggota tubuh lainnya yang mengalami luka memar karena terbentur benda keras. Selain karena terbentur benda keras, memar bisa juga terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya benturan sekalipun.

Umumnya, memar yang terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya benturan lebih disebabkan oleh adanya gangguan pada proses pembekuan darah, sehingga pembekuan darah tidak dapat bekerja secara optimal.

Selain karena adanya gangguan proses pembekuan darah dalam tubuh, memar juga bisa terjadi karena hal yang lain yang tidak kita duga sebelumnya, seperti:

  • Kekurangan vitamin C

Vitamin C merupakan vitamin yang penting dalam proses penyembuhan luka serta dalam proses pembentukan kolagen dalam kulit. Kekurangan vitamin C akan membuat pembuluh darah lebih terbuka sehingga rentan sekali pecah dan menyebabkan memar secara tiba-tiba. Tanda-tanda dari kekurangan vitamin C, meliputi depresi, kelelahan, gusi berdarah, mimisan, pembengkakan sendi serta kulit dan rambut yang kering.

  • Kekurangan vitamin K
memar di lutut

memar di lutut

Vitamin K memiliki peranan yang penting dalam proses pembekuan darah. Bila anda mengalami kekurangan vitamin K, maka tubuh anda akan mudah sekali mengalami memar. Memar terjadi karena adanya pendarahan yang terdapat pada bagian bawah kulit. Ketika memar mulai terjadi saat itulah proses pembekuan darah menjadi terhambat.

  • Kekurangan trombosit

Ketika tubuh mulai tidak mampu untuk memproduksi trombosit dalam jumlah yang cukup, maka anda akan mudah sekali mengalami memar. Tubuh seseorang yang lemah karena sakit, umumnya produksi trombosit dalam tubuh orang tersebut mengalami penurunan, sehingga menyebabkan adanya hambatan dalam proses pembekuan darah. Untuk menambah jumlah produksi trombosit, anda bisa mengkonsumsi jus jeruk serta buah dan sayur yang lainnya.

  • Leukemia

Ketika memar datang secara tiba-tiba dan disertai dengan pendarahan pada bagian hidung, gusi serta bagian tubuh yang lain, kemungkinan hal seperti ini merupakan salah satu gejala dari leukemia atau kanker darah. Leukemia menyebabkan produksi sel darah putih yang semakin meningkat dan tak terkendali sehingga menyebabkan tubuh seseorang mengalami kekurangan trombosit. Bila jumlah trombosit berkurang maka masalah pada proses pembekuan darah akan terjadi.

  • Gangguan genetik

Thalassemia merupakan penyakit gangguan darah yang lebih bersifat genetik atau keturunan. Penyakit-penyakit karena gangguan genetika seperti thalassemia serta heamophilia akan menyebabkan seseorang mudah sekali mengalami memar. Karena hal seperti ini lebih bersifat genetika, maka penyakit-penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Namun, orang yang mengidap thalassemia serta haemophilia dapat lebih berhati-hati agak tidak terbentur.

  • Bertambahnya umur

Dengan bertambahnya umur serta proses penuaan tubuh, kekuatan dinding pembuluh darah juga ikut menurun. Sehingga hanya dengan sedikit benturan saja akan langung muncul memar. Selain itu, bertambahnya umur juga akan membuat lapisan kolagen pada kulit menjadi tipis sehingga pembuluh darah yang ada di bagian baah kulit jadi lebih rapuh.

  • Konsumsi aspirin

memarKonsumsi apirin dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan munculnya memar secara tiba-tiba. Sebab, aspirin bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah serta melenyapkan trombosit atau keping darah yang nantinya menyebabkan darah mengalami kesulitan untuk membeku. Dengan berkurangnya jumlah trombosit maka akan mudah sekali terjadi memar.

  • Vaskulitis

Vaskulitis merupakan suatu kumpulan dari berbagai gejala klinis serta patologi yang ditandai dengan adanya proses peradangan atau inflamai pada bagian pembuluh darah. Kondisi seperti ini ditandai dengan adanya memar berwarna merah yang juga dikenal dengan sebutan purpura. Memar yang berwarna merah merupakan salah satu tanda dari pecahnya pembuluh darah.