Berbagai Penyebab Terjadinya Masalah Rambut Rontok

rambut rontok

rambut rontok

Umumnya kita akan langsung merasa panik bila mengalami masalah rambut rontok, khususnya para wanita. Masalah rambut rontok membuat kita mencoba berbagai jenis produk perawatan rambut. Padahal, masalah rambut rontok bisa juga disebabkan oleh kurangnya supan nutrisi, khususnya asupan makanan yang mengandung zat besi.

Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa, orang yang mengalami masalah rambut rontok cenderung memiliki cadangan zat besi yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan orang yang rambutnya sehat. Selain itu, penyakit seperti anemia juga berkaitan dengan masalah rambut rontok.

Namun, sebaiknya jangan langsung mengambil langkah pencegahan dengan cara mengkonsumsi sembarang suplemen zat besi. Karena, kelebihan zat besi nantinya justru akan bersifat toksin atau racun yang nantinya akan memicu lebih banyak rambut yang rontok.

Seperti yang kita ketahui bersama, zat besi merupakan mineral yang sering ditemukan dalam hemoglobin yaitu protein pembentuk sel darah merah serta pembawa oksigen ke seluruh sel tubuh. Dokter akan mengetahui pakah seseorang mengalami anemia atau tidak dengan cara mengecek kadar hemoglobin. Kurangnya zat besi dapat menyebabkan munculnya anemia.

rambut rontokSebaiknya, untuk mencukupi kebutuhan zat besi adalah dengan cara mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi daripada mengkonsumsi suplemen zat besi. Zat besi yang kita btuhkan sehari-hari sekitar 8 mg untuk pria diatas 18 tahun sert 18 mg untuk wanita diats usi 18 tahun. Pria dan wanita yang usianya diatas 50 tahun disarankan untuk mengkonsumsi zat besi sebanyak 8 mg per hari.

Bila anda seorang wanita serta sedang dalam masalah rambut rontok, anda sebaiknya perlu mengenali apa penyebab dari masalah rambut rontok yang anda alami. Bisa saja masalah rambut rontok disebabkan oleh penyakit maupun kondisi medis lainnya.

Jumlah wanita yang mengalami masalah rambut rontok serta terancam kebotakan sepertinya semakin meningkat akhir-akhir ini. Di Amerika Serikat sendiri diperkirakan ada sekitar 30 juta orang wanita yang mengalami penipisan rambut karena mengalami masalah rambut rontok.

Masalah rambut rontok bisa dialami siapa saja, baik itu yang sudah berusia lanjut maupun yang masih berusia muda. Namun, apa sebenarny yang menyebabkan masalah rambut rontok sampai terjadi?

Dibawah ini adalah berbagai penyebab terjadinya masalah rambut rontok serta beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan rambut rontok.

  • Siklus pertumbuhan rambut yang tidak seimbang

Umumnya rambut akan tumbuh setengah inci dalam setiap bulan. Setiap helai rambut memiliki fase pertumbuhan yang berbeda yang akan terus berlangsung antara 2 sampai 6 tahun. Fase ini termsuk periode tumbuh serta istirahat sebelum mengalami kerontokan dan folikel atau akar rambut menumbuhkan rambut yang baru.

Namun, ada sebagian orang yang memiliki kelainan secara genetika sehingga cenderung mengalami kerontokan rambut akibat proses pertumbuhan rambut yang berjalan abnormal. Gangguan seperti ini biasanya disebabkan karena hormon androgen.

  • Persalinan

Banyak wanita yang mengalami masalah rmbut rontok sementara sekitar 3 bulan setelah persalinan. Kondisi seperti ini disebut telogen effluvium. Namun anda tidak perlu risau, rambut anda nantinya akan kembali ke kondisi normal beberapa bulan setelahnya.

  • Gangguan hormon

Bila hormon tiroid anda sangat aktif atau justru tidak aktif, maka rambut akan terkena dampaknya juga. Umumnya masalah rambut rontok akan berhenti setelah gangguan hormon tiroid dapat diatsi. Selain itu, kerontokan rambut juga bisa terjadi karena adanya gangguan pada hormon androgen maupun hormon estrogen.

  • Pengaruh obat-obatan
macam-macam obat

macam-macam obat

Beberapa jenis obat tertentu memiliki efek samping yaitu dapat membuat rambut rontok. Namun kondisi seperti ini akan berhenti dengan sendirinya setelah pengobatan berhenti. Beberapa jenis obat yang dapt menyebabkan masalah rambut rontok, meliputi obat pengencer darah, obat kemoterapi, obat asam urat, telebihan vitamin A, obat kontrasepsi serta obat antidepresan.

  • Infeksi

Beberapa jenis infeksi seperti infeksi jamur pada bagian kulit kepala, juga dapat menyebabkan masalah rambut rontok terutama pada anak-anak. Biasanya dengan menggunakan obat antijamur, masalah rambut rontok seperti ini akan hilang dengan sendirinya.

  • Gangguan autoimun

Penyakit-penyakit karena gangguan autoimun, seperti diabetes maupun lupus juga dapat menyebabkan masalah rambut rontok. Selain itu, masalah rambut rontok juga bisa saja merupakan gejala adanya suatu penyakit tertentu.

  • Kurang nutrisi

Menjalani diet yang terlalu kett juga bisa menyebabkan masalah rambut rontok. Sayangnya, meskipun pola makan sudah dirubah dengan mengkonsumsi makanan sehat tidak akan bisa lagi untuk menumbuhkan rambut yang telah rontok, meskipun masalah kerontokan rambut sudah selesai.

  • Gangguan emosional

Umumnya wanita akan mudah mengalami masalah rambut rontok ketika menghadapi situsi traumatik maupun masalah yang menyangkut emosional. Contohnya, masalah perceraian, stres, kematian anggota keluarga maupun sedang merawat keluarganya yang sakit parah.

  • Menopause

Salah satu gejala dari masa menopause pada wanita biasanya adanya masalah rambut rontok. Dan masalah seperti ini merupakan masalah yang paling sering terjadi pada wanita.