link10050 link10051 link10052 link10053 link10054 link10055 link10056 link10057 link10058 link10059 link10060 link10061 link10062 link10063 link10064 link10065 link10066 link10067 link10068 link10069 link10070 link10071 link10072 link10073 link10074 link10075 link10076 link10077 link10078 link10079 link10080 link10081 link10082 link10083 link10084 link10085 link10086 link10087 link10088 link10089 link10090 link10091 link10092 link10093 link10094 link10095 link10096 link10097 link10098 link10099 link10100 link10101 link10102 link10103 link10104 link10105 link10106 link10107 link10108 link10109 link10110 link10111 link10112 link10113 link10114 link10115 link10116 link10117 link10118 link10119 link10120 link10121 link10122 link10123 link10124 link10125 link10126 link10127 link10128 link10129 link10130 link10131 link10132 link10133 link10134 link10135 link10136 link10137 link10138 link10139 link10140 link10141 link10142 link10143 link10144 link10145 link10146 link10147 link10148 link10149 link10150 link10151 link10152 link10153 link10154 link10155 link10156 link10157 link10158 link10159 link10160 link10161 link10162 link10163 link10164 link10165 link10166 link10167 link10168 link10169 link10170 link10171 link10172 link10173 link10174 link10175 link10176 link10177 link10178 link10179 link10180 link10181 link10182 link10183 link10184 link10185 link10186 link10187 link10188 link10189 link10190 link10191 link10192 link10193 link10194 link10195 link10196 link10197 link10198 link10199

Dampak Jantung Koroner Pada Kesehatan Manusia

serangan jantung

Apa sebenarnya yang menyebabkan penyakit jantung koroner adalah karena saluran atau arteri darah yang menuju ke organ jantung mengalami penyempitan yang diakibatkan oleh adanya timbunan plak pada dindiing salurah darah.

Hal seperti umumnya disebut dengan istilah aterosklerosis. Timbunan plak yang berada di dinding arteri darah menahan laju aliran darah yang akan menuju ke jantung.

Hal seperti ini akan mengakibatkan, aliran darah yang seharusnya memasok oksigen ke organ jantung menjadi terhambat.

Tentu saja hal akan membuat kebutuhan tubuh akan oksigen menjadi tidak dapat terpenuhi dengan baik.

Dan bila arteri darah tersebut benar-benar tertutup oleh plak secara menyeluru, maka akan terjadi apa yang disebut dengan serangan jantung.

Tingkat keparahan dari kondisi jantung sangat tergantung pada banyak tidaknya timbunan plak yang ada para arteri darah yang menuju ke organ jantung.

Beberapa gejala yang umumnya terjadi ketika seseorang mengalami jantung koroner, adalah sesak pada bagian dada, rasa ketakutan atau kecemasan yang tak wajar, serta nafas menjadi pendek-pendek.

Dampak buruk yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner pada tekanan darah, adalah apa yang disebut dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Timbunan plak yang terakumulasi pada pembuluh darah membuat saluran darah menjadi menyempit sehingga akan menghambat kelancaran sirkulasi darah dalam tubuh kita.

Terapi pengobatan yang umumnya diberikan untuk mengatasi hal seperti ini adalah, obat yang dapat menurunkan tekanan darah serta menurunkan kinerja organ jantung yang bekerja terlalu berat serta ditambah dengan obat yang dapat melancarkan sirkulasi darah.

serangan jantung

Selain itu, dampak yang lainnya yaitu pengidap jantung koroner akan mengalami detak jantung yang tidak teratur yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan aritmia.

Detak jantung pengidap jantung koroner dapat meningkat secara tiba-tiba serta dapat juga menurun secara tiba-tiba.

Pada stadium yang parah, dal seperti ini bisa saja menyebabkan si pengidap menjadi kehilangan kesadaran dan bahakan bisa menyebabkan kematian. Gangguan pada detak jantung ini bisa saja terjadi kapanpun serta merupakan sebuah tanda peringatan dari penyakit jantung koroner.

Tentang ritme detak jantung tersebut, terdiri dari beberapa klasifikasi, meliputi:

  • Detak jantung yang cepat atau disebut juga dengan sinus tachycardia.
  • Detak jantung yang lambat atau disebut sinus bradycardia.
  • Detak jantung yang cepat serta tidak beraturan pada bagian bawah jantung atau disebut ventricular tachycardia.
  • Getaran pada bagian atas jantung yang disebut dengan atrial fibrillation.

Selain itu, penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada organ-organ tubuh lainnya.

Umumnya organ tubuh yang sering mendapatkan dampak yang paling buruk yang diakibatkan oleh adanya kerusakan pada organ jantung adalah organ ginjal serta liver.

Padahal, organ ginjal serta liver, merupakan organ tubuh yang sangat vital bagi tubuh manusia.

Sebab, ginjal memiliki fungsi sebagai saringan pembuangan dari darah. Demikian juga dengan organ liver yang memiliki fungsi untuk menyaring semua racun-racun yang terdapat pada darah kita.

Jika kedua organ yang sangat vital ini tidak dapat lagi bekerja secara normal, maka hal ini akan sangat berakibat buruk bagi kesehatan kita.

Sebab dengan adanya kerusakan pada kedua organ tersebut bisa menyebabkan munculnya kekacauan dalam tubuh manusia.

Jika tubuh kita, kita ibaratkan sebagai sebuah negara, serta organ-organ vital yang ada di dalam tubuh kita kita ibaratkan sebagai pemimpin, maka seperti negara yang semua pemimpinnya mengalami kelumpuhan sehingga tidak mampu menjalankan semua tugasnya dengan baik, maka hal yang sangat pasti adalah negara itu akan menjadi kacau dan ikut-ikutan lumpuh.

Begitu juga dengan tubuh kita, jika semua sistem yang ada di dalam tubuh kita mengalami kerusakan.