Dampak Negatif Makan Jeroan

Apakah selama ini Anda sering mengonsumsi jeroan ?

Apakah Anda mengetahui bahwa jika mengonsumsi jeroan secara berlebihan bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan ?

Sebelum kita mengupas tuntas mengenai dampak negatif dari jeroan maka akan kita bahas terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan jeroan.

Jeroan merupakan sebutan untuk bagian organ dalam hewan yang biasa disajikan dalam bentuk makanan misalnya seperti jantung, hati, otak, ginjal, babat/perut, usus dan lidah.

Biasanya jeroan yang dijual di pasaran berasal dari kambing, ayam dan sapi, namun ada pula jeroan dari ikan yaitu insang dan telur.

Beberapa negara di luar negeri memiliki kebijakan yang berbeda-beda mengenai jeroan yaitu ada beberapa negara yang menganggap bahwa jeroan merupakan “sampah” makanan dan tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia.

Di negara seperti Amerika Serikat, jeroan hanya diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh hewan ternak.

Sedangkan beberapa negara yang lain misalnya Turki, Spanyol dan Italia memperbolehkan untuk memperjualbelikan jeroan di pasaran karena jeroan dianggap memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan dan justru jeroan menjadi salah satu bahan utama dari makanan tradisional di negara mereka.

Beef Tripe

 

Konsumsi Jeroan Diberbagai Negara

Di negara Indonesia dan berbagai negara di Asia, jeroan sudah biasa dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.

Namun tidak semua masyarakat daerah di Indonesia dikenal suka mengonsumsi jeroan karena ada beberapa daerah yang tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi jeroan, misalnya di Padang, sehingga jangan heran bilamana Anda akan cukup sulit untuk menemukan jeroan ditawarkan sebagai menu makanan di rumah makan yang ada di daerah Padang.

Jeroan bisa digunakan sebagai salah satu bahan masakan yang nikmat, misalnya saja sate atau soto.

Bahkan ada pula yang mengolah jeroan menjadi bentuk makanan ringan seperti kripik atau snack.

Jeroan dikenal tinggi akan kandungan vitamin, mineral dan protein namun sayangnya dibalik kandungan yang bermanfaat tersebut terdapat bahaya dari mengonsumsi jeroan.

 

Dampak Negatif Makan Jeroan sate jeroan

Berikut ini merupakan dampak negatif makan jeroan, diantaranya :

  • Kandungan racun pada jeroan

Para ahli gizi banyak yang mengaakan bahwa di balik tingginya kandungan nutrisi dari jeroan, terdapat pula kandungan racun di dalamnya.

Misalnya saja ginjal, liver atau hati dimana organ tersebut merupakan bagian tubuh yang berfungsi untuk menyaring sehingga wajar saja jika pada organ tersebut terdapat kandungan racun yang tinggi misalnya arsenik, kadmium timah, merkuri, kromim dan lain-lain.

Liver manusia dan hewan, keduanya memiliki fungsi yang sama dimana pada organ tersebut terdapat endapan racun sehingga bila Anda mengonsumsi hati hewan maka sama saja artinya bahwa Anda juga mengonsumsi racun yang ada di dalamnya.

 

  • Menyebabkan infeksi parasit

Selama hewan yang masih hidup belum dipotong untuk diolah menjadi makanan maka pada bagian dalam dari hewan tersebut bisa dipastikan terdapat hewan parasit yang hidup.

Mungkin Anda sudah tahu bahwa sebagian besar dari hewan tersebut pada saat makan, tidak mungkin memperhatikan kebersihan dari makanan ataupun tempat makannya, sehingga memudahkan hewan parasit untuk hidup di dalam tubuhnya.

 

  • Sakit pinggang, encok, rematik atau asam urat

Bilamana sewaktu-waktu Anda mengalami encok, sakit pinggang, asam urat atau rematik maka bisa saja masalah tersebut disebabkan akibat mengonsumsi jeroan.

Adapun seseorang yang mengalami masalah kesehatan tersebut disarankan untuk tidak mengonsumsi jeroan selama dirinya masih sakit karena mengonsumsi jeroan dampaknya akan makin memperparah kondisi penyakit karena jeroan bisa membuat gejala asam urat naik.

 

  • Kolesterol tinggi

    obesitas pada remaja

    obesitas pada remaja

Kandungan kolesterol dan lemak yang tinggi bisa menjadi pemicu dari penyakit jantung koroner, stroke hemoragik, darah tinggi dan obesitas.

Usus, hati dan otak merupakan jeroan yang diketahui tinggi akan kandungan kolesterol.

 

  • Gangguan pencernaan

Usus yang merupakan salah satu bagian dari jeroan memiliki tekstur yang keras sehingga organ pencernaan Anda akan sulit untuk mencernanya.

Selain itu terdapat banyak bakteri pada usus karena usus sendiri merupakan bagian tubuh yang merupakan organ pencernaan hewan.

Apalagi jika proses pengolahan usus menjadi masakan tidak dilakukan dengan benar-benar bersih sehingga jika dikonsumsi bisa saja akan membuat perut bagian bawah Anda terasa nyeri.

 

  • Gangguan pertumbuhan janin

Jeroan tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang dalam kondisi mengandung bayi karena jeroan mengandung berbagai zat yang bisa membuat perkembangan janin dalam kandungan menjadi terganggu.

Bukan hanya itu saja karena terdapat cukup banyak penelitian dimana hasilnya menunjukkan bahwa mengonsumsi jeroan bisa menyebabkan alergi pada ibu hamil.

 

  • Penyebab jerawat dan berbagai masalah kulit

Kandungan lemak pada masakan yang menggunakan bahan santan akan menjadi bertambah apabila Anda menambahkannya dengan jeroan.

Dampaknya juga akan memicu pertumbuhan jerawat, kulit wajah menjadi lebih gelap, keriput dan kering.

 

  • Sakit kepala belakang

Ada kalanya sebagian orang akan merasakan bahwa bagian belakang kepala menjadi sakit setelah dirinya mengonsumsi jeroan.

Bila rasa sakit pada kepala tersebut masih tidak kunjung hilang dalam beberapa jam maka ada baiknya Anda segera menghubungi dokter terdekat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

soto jeroan sapi

 

Jika Anda peduli dengan kesehatan Anda maka ada baiknya untuk mengurangi atau mungkin bahkan menghindari untuk mengonsumsi jeroan.

Masih ada banyak jenis makanan selain jeroan yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi Anda, sehingga Anda tidak perlu merasa khawatir akan kehilangan banyak nutrisi setelah meninggalkan kebiasaan mengonsumsi jeroan.

Kalaupun Anda masih ingin memaksa untuk mengonsumsi jeroan maka ada baiknya untuk memastikan kebersihannya sebelum mengolahnya atau memasaknya menjadi makanan.

Bila selama ini Anda sudah terlalu sering mengonsumsi jeroan maka Anda bisa mengurangi atau menghilangkan dampak negatifnya dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu misalnya yoghurt yang bisa membantu melancarkan saluran pencernaan, lemon yang bisa membantu membakar lemak yang ada di dalam tubuh ataupun buah apel yang bisa membantu mengurangi kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh.

Disarankan pula untuk melakukan olahraga secara rutin, mencukupi kebutuhan air dalam tubuh serta mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran.