link7200 link7201 link7202 link7203 link7204 link7205 link7206 link7207 link7208 link7209 link7210 link7211 link7212 link7213 link7214 link7215 link7216 link7217 link7218 link7219 link7220 link7221 link7222 link7223 link7224 link7225 link7226 link7227 link7228 link7229 link7230 link7231 link7232 link7233 link7234 link7235 link7236 link7237 link7238 link7239 link7240 link7241 link7242 link7243 link7244 link7245 link7246 link7247 link7248 link7249 link7250 link7251 link7252 link7253 link7254 link7255 link7256 link7257 link7258 link7259 link7260 link7261 link7262 link7263 link7264 link7265 link7266 link7267 link7268 link7269 link7270 link7271 link7272 link7273 link7274 link7275 link7276 link7277 link7278 link7279 link7280 link7281 link7282 link7283 link7284 link7285 link7286 link7287 link7288 link7289 link7290 link7291 link7292 link7293 link7294 link7295 link7296 link7297 link7298 link7299 link7300 link7301 link7302 link7303 link7304 link7305 link7306 link7307 link7308 link7309 link7310 link7311 link7312 link7313 link7314 link7315 link7316 link7317 link7318 link7319 link7320 link7321 link7322 link7323 link7324 link7325 link7326 link7327 link7328 link7329 link7330 link7331 link7332 link7333 link7334 link7335 link7336 link7337 link7338 link7339 link7340 link7341 link7342 link7343 link7344 link7345 link7346 link7347 link7348 link7349

Gejala Dan Penyebab Alergi Makanan Laut

Apakah selama ini tubuh anda sering terasa gatal setelah anda mengonsumsi makanan yang terbuat dari udang, dan bahkan kulit tubuh anda terlihat kemerahan setelahnya ?

Walau mungkin anda hanya mengonsumsi makanan seafood dalam porsi yang sangat sedikit namun bisa saja akan muncul reaksi alergi pada tubuh anda, padahal orang lain bisa saja tidak mengalami reaksi alergi walaupun mereka mengonsumsi makanan seafood dalam porsi yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan porsi anda.

Tentu saja karena terkadang tingkat respon seseorang terhadap alergi makanan seafood juga bisa saja berbeda-beda.

Mungkin saja anda pernah mencoba untuk makan makanan laut dalam porsi yang sedikit, dan merasa bahwa tubuh anda baik-baik saja tanpa ada reaksi alergi yang timbul.

Namun bagi beberapa orang, mengonsumsi sedikit seafood saja bisa berakibat serius, karena tingkat respon seseorang terhadap seafood (alergen) berbeda-beda.

makanan laut

Kulit tubuh yang terlihat berubah warna menjadi merah adalah salah satu reaksi yang biasa terjadi pada mereka yang memiliki alergi makanan seafood termasuk udang.

Gejala alergi yang biasa terjadi pada mereka yang memiliki alergi makanan laut memiliki tingkatan yang cukup bervariasi dimana untuk gejala alergi yang ringan biasanya ditunjukkan dengan reaksi hidung terasa tersumbat atau tubuh terasa gatal, sedangkan gejala alergi yang berat bisa menimbulkan resiko kematian.

Munculnya reaksi gejala alergi yang ringan biasanya terjadi tidak lama setelah anda mengonsumsi makanan laut yaitu berkisar beberapa menit setelah anda mengonsumsinya.

Gejala alergi makanan laut yang terjadi cukup bervariasi misalnya bersin, gatal-gatal, bagian bibir, lidah leher dan wajah menjadi bengkak, eksem, hidung tersumbat, sulit bernapas, pingsan, mulut terasa kesemutan dan kepala terasa pusing.

Namun berbeda dengan gejala anafilaksis (alergi berat) dimana biasanya ditunjukkan dengan leher yang terlihat membengkak, merasa kesulitan bernapas karena ada benjolan yang muncul di leher, jantung mendadak berdebar kencang, tekanan darah mengalami penurunan yang disertai dengan kejang-kejang, kepala terasa pusing, dan mengalami pingsan.

Sebenarnya reaksi dari gejala alergi yang berat termasuk kondisi medis yang membutuhkan injeksi adrenalin (epinefrin).

 

Lantas apa yang dimaksud dengan injeksi adrenalin ?

Injeksi adrenalin biasanya digunakan untuk menangani pasien yang membutuhkan penanganan darurat untuk reaksi alergi berat yang biasanya disebabkan oleh berbagai hal seperti obat-obatan, gigitan serangga, makanan dan sebagainya.

Anda bisa mendapatkan injeksi epinefrin ini hanya dengan menggunakan resep dokter.

 

Bagaimana Alergi Seafood Bisa Terjadi? Gejala Dan Penyebab Alergi Makanan Laut

Pada dasarnya segala jenis alergi yang berhubungan dengan makanan termasuk dengan makanan laut dikarenakan ada yang salah dengan sistem kekebalan tubuhnya,

Pada saat anda mengonsumsi makanan laut tertentu misalnya udang maka sistem kekebalan tubuh anda akan mendeteksi adanya protein yang terdapat di dalam udang yang anda konsumsi sebagai zat yang berbahaya.

Tentunya proses tersebut bisa memicu produksi antibodi di dalam tubuh anda dimana pada saat di lain waktu anda mengonsumsi udang maka antibodi yang telah dihasilkan oleh tubuh anda akan memberikan sinyal pada sistem kekebalan tubuh anda untuk melepaskan histamin yang akan menghasilkan berbagai gejala alergi.

Histamin bisa memberikan pengaruh terhadap munculnya berbagai reaksi alergi seperti mata terasa gatal, hidung meler, mual-mual, diare, tenggorokan terasa kering, dan merasa kesulitan untuk bernapas.

Bila anda memiliki keluarga yang memiliki alergi makanan laut maka bisa jadi anda akan beresiko untuk memiliki masalah yang sama.

Alergi makanan laut lebih sering dialami oleh orang dewasa jika dibandingkan dengan anak-anak, terutama wanita.

Namun bukan berarti anak-anak sama sekali aman dari resiko alergi makanan laut, dimana anak laki-laki memiliki resiko yang lebih besar untuk memiliki alergi makanan laut.

Ada kalanya bagi penderita penyakit asma juga memiliki resiko untuk mengalami reaksi anafilaksis.

Hal yang sama juga bisa dialami oleh penderita alergi makanan laut meskipun dirinya hanya mengonsumsi makanan yang hanya terdapat sedikit bahan makanan laut.

Tentunya jika anda alergi terhadap makanan laut maka disarankan untuk menghindari mengonsumsi makanan yang menggunakan bahan yang tidak jelas yang bisa saja ada kemungkinan menggunakan bahan makanan laut.

 

Penyebab Alergi Makanan Laut reaksi alergi makanan laut

Makanan laut seperti kepiting, udang, ikan dan sebagainya biasanya memiliki cita rasa yang lezat dan mengandung nilai gizi yang sangat tinggi sehingga menarik untuk dikonsumsi.

Akan tetapi sayangnya tidak semua orang bisa bebas mengonsumsinya karena bisa saja bahan makanan laut bisa menyebabkan alergi bagi mereka.

Biasanya alergi makanan laut disebabkan oleh makanan laut dalam kategori molluscs seperti kerang dan kategori crustacean seperti udang.

yang harus anda ketahui bahwa alergi makanan laut tidak bisa hilang dan resikonya semakin meningkat seiring dengan meningkatnya usia.

Yang lebih parah yaitu reaksi alergi makanan laut ternyata bukan hanya bisa menimpa seseorang pada saat setelah dikonsumsi namun juga bisa karena menghirup uap, asap atau aromanya ketika sedang proses dimasak.

Hal ini bisa terjadi karena pada saat sedang diproses masak, makanan laut tersebut akan melepaskan amines yaitu komponen protein yang berukuran sangat kecil.

Amines yang terlepas ini akan menyebabkan timbulnya reaksi alergi pada paru-paru dan sistem pernapasan.

Bukan hanya itu karena amines juga bisa menempel pada peralatan masak dan sulit untuk dibersihkan sehingga ada kalanya jika tubuh anda tersentuh peralatan masak tersebut maka bisa saja akan timbul reaksi alergi makanan laut.

Maka dari itu anda harus ekstra berhati-hati ketika sedang berada di rumah makan karena ditakutkan anda akan mengalami reaksi alergi makanan laut walaupun anda tidak mengonsumsi makanan laut.

Kabar baiknya adalah alergi makanan laut biasanya hanya akan bersifat spesifik pada 1 jenis golongan makanan laut saja.

Sebagai contoh, jika anda memiliki alergi terhadap makanan laut udang maka belum tentu anda juga mengalami masalah yang sama jika anda mengonsumsi makanan laut yang lain seperti cumi-cumi, kepiting dan ikan.