link750 link751 link752 link753 link754 link755 link756 link757 link758 link759 link760 link761 link762 link763 link764 link765 link766 link767 link768 link769 link770 link771 link772 link773 link774 link775 link776 link777 link778 link779 link780 link781 link782 link783 link784 link785 link786 link787 link788 link789 link790 link791 link792 link793 link794 link795 link796 link797 link798 link799 link800 link801 link802 link803 link804 link805 link806 link807 link808 link809 link810 link811 link812 link813 link814 link815 link816 link817 link818 link819 link820 link821 link822 link823 link824 link825 link826 link827 link828 link829 link830 link831 link832 link833 link834 link835 link836 link837 link838 link839 link840 link841 link842 link843 link844 link845 link846 link847 link848 link849 link850 link851 link852 link853 link854 link855 link856 link857 link858 link859 link860 link861 link862 link863 link864 link865 link866 link867 link868 link869 link870 link871 link872 link873 link874 link875 link876 link877 link878 link879 link880 link881 link882 link883 link884 link885 link886 link887 link888 link889 link890 link891 link892 link893 link894 link895 link896 link897 link898 link899

Jenis Kanker Otak

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa kanker otak terdiri dari dua jenis yaitu kanker yang tumbuh di otak atau kanker primer, serta kanker sekunder atau kanker metastasis yang awalnya berasal dari organ tubuh yang lain yang menyebar ke otak.

Mengingat fungsi otak yang sangat vital bagi tubuh kita, maka sangatlah penting artinya bagi kita untuk dapat membedakan antara kanker otak primer maupun kanker otak sekunder.

Umumnya jenis kanker otak metastasis lebih sering terjadi pada orang dewasa bila dibandingkan dengan kanker otak primer.

Kanker ini tidak dapat diperlakukan dengan cara yang sama seperti halnya dengan kanker-kanker yang lain. Disini kita akan membahas tentang jenis kanker otak primer saja.

Tidak seperti kanker pada umumnya, kanker otak atau kanker pada syaraf tulang belakang jarang sekali menyebar ke organ tubuh yang lain. Sel kanker akan menyebabkan adanya kerusakan karena mereka yang menyebar pada bagian otak saja serta akan menghancurkan jaringan otak yang normal pada tempat dimana kanker tersebut muncul.

Kanker otak atau sumsum tulang belakang tidak dapat dikatakan jinak, kecuali sel kanker tersebut telah diangkat atau dihancurkan. Sebab mayoritas kanker otak serta sumsum tulang belakang akan terus tumbuh dan berkembang dan pada akhirnya akan menyebabkan kematian pada si penderita.

Kanker otak primer dapat terjadi pada satu jenis jaringan atau sel dalam otak maupun dari sumsum tulang belakang. Beberapa tumor terkadang mengandung campuran dari beberapa jenis sel. Tumor yang tumbuh di daerah yang berbeda dari sistem saraf pusat masih dapat diobati dengan cara yang berbeda serta memiliki prognosis yang berbeda pula.

  • Glioma

Glioma adalah suatu istilah yang umum untuk sekelompok tumor yang mulai tumbuh dalam sel glial. Beberapa tumor dapat dianggap sebagai glioma, termasuk glioblastoma, astrocytomas, oligodendrogliomas, serta ependymomas. Ada sekitar 4 dari 10 kasus kanker otak disebabkan glioma. Sedangkan untuk kanker otak ganas mencapai sekitar 8 dari 10 kasus glioma.

  • Astrocytomas

Mayoritas tumor yang muncul di dalam otak itu bermula dari dalam sel glial yang disebut sebagai astrosit, sehingga tumor ini disebut dengan astrocytomas. Angka kejadian mencapai sekitar 3 dari 10 kanker otak.

Pada umumnya mayoritas astrocytomas dapat menyebar secara luas ke seluruh bagian otakserta menyatu dengan jaringan otak normal, sehingga sangat sulit untuk mengangkatnya meskipun dengan cara dioperasi.

Terkadang astrocytomas menyebar ke sepanjang jalur sistem syaraf utama. Namun sangat jarang untuk menyebar ke luar otak atau menyebar ke sumsum tulang belakang.

Astrocytomas dibagi menjadi tiga klasifikasi berdasarkan sel-sel yang di lihat melalui mikroskop, yaitu:

Astrocytomas kelas rendah: yaitu tipe yang lambat untuk berkembang.

Astrocytomas kelas menengah (anaplastik): tumbuh pada tingkat yang moderat.

Astrocytomas kelas tinggi (glioblastoma): tumor yang cepat berkembang. Tumor ini membuat sekitar duapertiga dari astrocytomas serta merupakan tipe yang paling umum dari kanker otak ganas yang umumnya menyerang orang dewasa.

  • Oligodendrogliomas

Tumor ini muncul pada sel-sel otak yang disebut dengan oligodendrocytes. Seperti halnya astrocytomas, jenis ini mayoritas dapat menyusup ke jaringan otak yang berada di dekatnya dan sulit untuk diangkat sepenuhnya dengan cara operasi. Oligodendrogliomas terkadang menyebar ke sepanjang jalur sistem saraf pusat namun jarang sekali menyebar ke luar otak atau sumsum tulang belakang. Tipe yang agresif disebut sebagai oligodendrogliomas anaplastik. Hanya ada sekitar 3% kasus dari tumor otak jenis oligosendrogliomas

  • Ependymomas

Tumor ini berasal dari sel ependymal, antara garis ventrikel. Ependymomas dapat menghalangi arus keluar system saraf pusat dari ventrikel. Yang nantinya akan menyebabkan kondisi yang disebut sebagai hidrosefalus.

Ependymomas umumnya tidak tumbuh dan menyusup ke jaringan otak normal. Sehingga dalam beberapa kasus, ependymomas dapat benar-benar diangkat serta disembuhkan secara operasi, namun tidak semuanya.

Ependymomas pada syaraf tulang belakang memiliki peluang besar dapat disembuhkan secara operasi pembedahan. Ependymomas dapat menyebar ke sepanjang jalur CFS namun tidak menyebar ke luar otak atau ke sumsum tulang belakang. Bentuk yang paling ganas disebut ependymomas anaplastik dan biasanya sulit sekali disembuhkan dengan cara iperaso. Hanya ada sekitar 2% kasus dari tumor otak yang berjenis ependymomas.

  • Meningioma.

Jenis ini ditimbulkan dari meninges. Yaitu lapisan jaringan yang mengelilingi bagian luar dari otak dan sumsum tulang belakang. Meningioma terjadi sekitar 1 dari 3 kanker otak primer dan kanker sumsum tulang belakang. Meningioma adalah tumor otak yang umumnya terjadi pada orang dewasa.

Resiko tumor meningioma dapat meningkat seiring dengan usia penderitanya. Umumnya resiko terjadinya meningioma pada wanita dua kali lebih besar daripada pria. Dalam beberapa kasus tumor ini memiliki sifat genetik sehingga bisa diturunkan pada keturunannya, terutama pada mereka yang mengidap neurofibromatosis atau sindrom tumor jinak pada jaringan saraf.

Meningioma menyebabkan gejala dengan cara menekan otak atau syaraf tulang belakang. Sekitar 4 dari 5 kasus meningioma bersifat jinak, serta mayoritas dapat disembuhkan dengan jalan operasi. Namun beberapa meningioma tumbuh berdekatan dengan struktur vital dalam otak dan sulit untuk disembuhkan dengan jalan pembedahan saja. Sebagian kecil meningioma bersifat ganas serta kemungkinan dapat muncul kembali setelah dilakukan operasi atau bahkan menyebar ke beberapa bagian tubuh yang lain.

  • Medulloblastomas

Tumor ini berkembang dari sel neuroectodermal atau sel saraf primitif yang terdapat pada otak kecil. Jenis ini merupakan kanker yang dapat tumbuh dengan cepat dan dapat menyebar ke jalur cairan cerebrospinal, namun dapat diobati dengan metode kemoterapi dan terapi radiasi. Jenis ini lebih sering terjadi pada anak-anak bila dibandingkan dengan orang dewasa. Medulloblastomas merupakan bagian dari kelas tumor yang disebut dengan PNETs atau tumor neuroectodermal primitif yang dapat terjadi pada otak besar serta di tempat lain pada sistem saraf pusat.

  • Gangliogliomas

Sel tumor yang mengandung neuron serta sel glial disebut gangglioma. Jenis ini jarang sekali terjadi pada orang dewasa serta relatif mudah untuk disembuhkan dengan jalan operasi dan dikombinasikan dengan radioterapi.

  • Neurilemomas atau Schwannomas

Tumor jenis ini munculnya berasa dari sel Schwann, yang merupakan bagian untuk membentuk meilin saraf tengkorak serta saraf perifer lainnya. Umumnya tumor ini jinak. Mereka dapat timbul dari saraf kranial. Saat mereka membentuk tumor dari saraf kranial yang berfungsi untuk keseimbangan yang dekat dengan otak kecil, maka mereka disebut schwannomas vestibular atau neuromas akustik. Kemungkinan timbul dari saraf tulang belakang setelah sel ini meninggalkan sumsum tulang belakang. Schwannomas merupakan penyebab sekitar 9% dari semua tumor SSP.

  • Tumor lain yang muncul pada atau di dekat otak

Chordomas merupakan tumor yang jarang sekali terjadi. Pada umumnya chordomas muncul pada bagian tulang di dasar tengkorak atau pada ujung bawah tulang belakang. Chordomas bukan berasal dari sistem saraf pusat, namuan mereka dapat menyebabkan cedera pada sistem saraf yang ada didekatnya dengan cara menekannya. Tumor ini dapat diatasi dengan cara pengangkatan jika memang memungkinkan serta dikombinasikan dengan radioterapi. Namun chondromas memiliki kecenderungan dapat kembali di tempat yang sama setelah pengobatan, serta dapat menyebabkan cedera progresif serta dapat terjadi kematian. Dan umumnya chondromas tidak menyebar ke organ yang lain.

Non-Hodgkin limfoma: Limfoma terjadi pada bagian limfosit atau salah satu jenis sel utama dari sistem kekebalan tubuh. Beberapa jenis limfoma SSP atau limfoma sistem saraf pusat terjadi pada seseorang yang memiliki masalah pada sistem kekebalan tubuhnya, seperti, orang yang terinfeksi virus HIV. Perkembangan metode pengobatan yang baru untuk AIDS, menyebabkan jenis limfoma otak menjadi berkurang dalam beberapa tahun belakangan ini. Seringkali limfoma otak menjadi ganas serta sangat sulit untuk diobati.