Kondisi Fisik Pengidap Diabetes

Dengan tidak stabilnya jumlah hormon insulin yang dihasilkan oleh organ pankreas merupakan penyebab dari adanya penyakit diabetes.

Salah satu faktor pemicu kondisi ini adalah konsumsi makanan yang memiliki kadar gula yang tinggi. Dampak dari penyakit diabetes tidak hanya meningkatnya kadar gula dalam darah namun juga beberapa penyakit degeneratif yang fatal dengan gejala yang tampak jelas terlihat dari kondisi fisik penderitanya.

Kondisi fisik pengidap diabetes ini tentunya dapat dijadikan patokan untuk mendiagnosa atau bahkan dapat dijadikan sebagai acuan untuk mengukur tingkat keparahan serangan penyakit diabetes.

Maka dari itu, sangatlah penting bagi anda untuk mengetahui serta menganalisa beberapa keadaan-keadaan seperti dibawah ini yang kemungkinan ada kesamaan dengan apa yang keluarga atau mungkin anda sendiri alami.

  • Kondisi mata, rambut, serta telinga pengidap diabetes.

Adanya penyakit diabetes menyebabkan lensa mata menjadi cembung. Terutama saat kadar gula darahnya mengalami peningkatan. Penglihatan mulai kabur, serta adanya gangguan pada mata yang sering disebut sebagai retinopati diabetic yaitu terjadi penyempitan pada pembuluh darah kapiler yang diikuti dengan adanya perdarahan pada bagian retina.

Individu yang mengidap diabetes yang sudah menahun umumnya memiliki rambut yang tipis sebab diabetes dapat menyerang bagian akar rambut sehingga mudah sekali mengalami kerontokan rambut.

Umumnya, pengidap diabetes juga mudah mengalami gangguan pendengaran dan jika tidak sebegara ditangani serta diobatu maka dapat berakibat ketulian pada si pengidap.

  • Kondisi mulut.

Salah satu gejala diabetes umumnya terdeteksi saat anda sering sekali mengalami mulut kering, karena mulai berkurangnya produksi kelenjar air liur. Sehingga kondisi ini menyebabkan nyeri, infeksi, kerusakan pada gigi serta sariawan.

Lidah pada penderita diabetes umumnya mengalami pembesaran serta terasa tebal sehingga menjadi terganggu saat mengecap makanan. Selain itu pengidap diabetes umumnya mengalami masalah pengentalan ludah atau xerostomia diabetic sehingga menyebabkan mulut selalu terasa kering.

Gigi pada pengidap diabetes sering dan mudah sekali goyah dan bahkan dapat lepas dengan sendirinya karena mudah rusaknya jaringan ikat pada gigi di bagian rahang atau biasa disebut periodontium.

Kadar gula yang tinggi dalam air liur dapat juga mendorong tumbuhnya jamur penyebab infeksi. Infeksi ini ditandai dengan timbulnya bercak-bercak putih atau kemerahan yang nantinya dapat membentuk adanya luka. pertumbuhan jamur ini juga dapat menyebabkan munculnya sariawan pada bagian lidah.

  • Kondisi jantung, paru-paru, serta organ hati.

Pengidap diabetes mudah sekali mengidap radang hati disebabkan oleh adanya virus hepatitis B dan C jika dibandingkan dengan orang yang tidak mengidap diabetes.

Pengidap diabetes mudah terserang penyakit yang berkaitan dengan paru-paru seperti TBC paru-paru yang ditandai dengan adanya batuk yang tak kunjung sembuh. Dan selain itu pengidap diabetes juga mudah terserang penyakit jantung koroner atau disebut infark miokard karena lemahnya otot jantung akibat berkurangnya suplai oksigen.

  • Kondisi alat pencernaan.

Pengidap diabetes seringkali mengeluh dengan adanya suatu keadaan yang disebut obstipasi diabetic atau dikenal dengan nama susah BAB atau buang air besar. Keadaan seperti ini disebabkan karena lambung menjadi menggelembung sehingga mengganggu proses pengosongan lambung. Penyebab dari hal ini adalah karena adanya kerusakan urat saraf pada bagian lambung.

  • Kondisi kandung kemih serta ginjal.

Pengidap diabetes juga mudah mengalami infeksi pada saluran kemih yang sering terjadi secara berulang-ulang serta mudah mengalami kerusakan pada urat saraf yang memelihara kandung kemih sehingga mengakibatkan dinding kandung kemih menjadi lemah.

Karena adanya kerusakan pada kandung kemih, penderita sering mengalami ngompol atau tidak dapat mengontrol air seni sehingga keluar sendiri tanpa ia sadari. Hal inilah yang biasa disebut dengan inkontinesia urine.

Karena adanya pengaruh dari faktor infeksi yang terus menerus terjadi karena disebabkan oleh diabetes maka umumnya penderita diabetes juga ngata berpotensi mengalami adanya gangguan pada bagian ginjal.