link2850 link2851 link2852 link2853 link2854 link2855 link2856 link2857 link2858 link2859 link2860 link2861 link2862 link2863 link2864 link2865 link2866 link2867 link2868 link2869 link2870 link2871 link2872 link2873 link2874 link2875 link2876 link2877 link2878 link2879 link2880 link2881 link2882 link2883 link2884 link2885 link2886 link2887 link2888 link2889 link2890 link2891 link2892 link2893 link2894 link2895 link2896 link2897 link2898 link2899 link2900 link2901 link2902 link2903 link2904 link2905 link2906 link2907 link2908 link2909 link2910 link2911 link2912 link2913 link2914 link2915 link2916 link2917 link2918 link2919 link2920 link2921 link2922 link2923 link2924 link2925 link2926 link2927 link2928 link2929 link2930 link2931 link2932 link2933 link2934 link2935 link2936 link2937 link2938 link2939 link2940 link2941 link2942 link2943 link2944 link2945 link2946 link2947 link2948 link2949 link2950 link2951 link2952 link2953 link2954 link2955 link2956 link2957 link2958 link2959 link2960 link2961 link2962 link2963 link2964 link2965 link2966 link2967 link2968 link2969 link2970 link2971 link2972 link2973 link2974 link2975 link2976 link2977 link2978 link2979 link2980 link2981 link2982 link2983 link2984 link2985 link2986 link2987 link2988 link2989 link2990 link2991 link2992 link2993 link2994 link2995 link2996 link2997 link2998 link2999

Manfaat Dari Antioksidan Yang Terkandung Di Dalam Teh

tradisi minum teh di Cina

tradisi minum teh di Cina

Teh adalah minuman yang menyehatkan bagi tubuh kita karena kaya akan antioksidan. Namun, untuk mendapatkan berbagai manfaat dari antioksidan yang terkandung didalam teh, anda sebaiknya menyeduh teh sendiri di rumah.

Sebab, teh dalam kemasan memang tampak lebih praktis, namun bisa jadi di dalamnya terkandung berbagai zat lain yang dapat mengurangi kadar antioksidan dari teh itu sendiri.

Begitulah kesimpulan dari sebuah penelitian yang dilakukan di Boston, Amerika Serikat. Para peneliti, meneliti kandungan polifenol yaitu sebuah senyawa antioksidan yang terkandung di dalam beberapa merek teh dalam kemasan yang dijual di pasaran di Amerika Serikat.

Hasilnya, mayoritas teh dalam kemasan tersebut mengandung sedikit antioksidan jika dibandingkan dengan teh yang kita seduh sendiri. Bahkan ada beberapa merek yang zat antioksidannya hanya sedikit sekali sehingga seseorang perlu minuman teh dalam kemasan tersebut sebanyak 20 botol untuk mendapatkan antioksidan yang bagus untuk menjaga kesehatan tubuh.

Justru, kita akan mendapatkan antioksidan dalam jumlah yang cukup dari secangkir teh baik itu teh hitam maupun teh hijau yang kita seduh sendiri di rumah.

Dalam penelitian tersebut memang ditemukan bahwa kandungan senyawa polifenol yang bersifat sebagai antioksidan bagi tubuh kita hanya sedikit sekali sehingga teh dalam kemasan kurang baik untuk kesehatan kita.

teh dalam kemasan

teh dalam kemasan

Selain kandungan antioksidannya hanya sedikit sekali, minuman teh dalam kemasan juga mengandung zat lain seperti gula. Jadi, dapat dikatakan bahwa manfaat dari minuman teh dalam kemasan sedikit sekali manfaatnya jika dibandingkan dengan bahayanya karena kandungan gula yang ada di dalam minuman teh dalam kemasan.

Memang, para produsen yang membuat minuman teh dalam kemasan kebanyakan mencantumkan kadar polifenol dalam kemasan teh yang dijual di pasaran. Namun, kadar polifenol yang terkandung di dalam teh kemasan kebanyakan tidak tepat.

Sebab hingga saat ini masih belum ada standar yang pasti untuk mengukur serta menetapkan jumlah kadar polifenol yang harus dimiliki oleh suatu produk minuman teh dalam kemasan.

Misalnya, satu kantong teh seberat 2,2 gram bisa sayja mengandung polifenol sebanyak 175 mg. Namun, kandungan polifenol dalam kantong teh tersebut bisa saja berkurang atau bisa jadi hilang ketika dicelupkan ke dalam air panas.

quantity-of-tea-Perfect-cup-of-teaJadi, bisa dikatakan bahwa kandungan polifenol yang ada di dalam setiap produk teh teh sangat bervariasi, tergantung dari proses pembuatan serta bahan baku dari teh itu sendiri.

Teh yang diseduh tanpa gula akan memiliki rasa yang pahit. Rasa pahit ini disebabkan oleh kandungan polifenol yang ada di dalam teh itu sendiri. Semakin pahit maka semakin tinggi kandungan polifenolnya.

Biasanya, para produsen minuman teh dalam kemasan akan menambahkan gula yang relatif banyak agar rasa pahit dari teh dalam kemasan tersebut hilang dan berganti menjadi manis sehingga enak untuk diminum.

Teh serta kopi merupakan minuman yang sangat populer serta digemari oleh masyarakat luas. Meskipun teh maupun kopi sama-sama mengandung kafein serta dapat membuat kita menjadi lebih rileks setelah meminum teh maupun kopi, namun sebenarnya teh lebih dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari daripada kopi.

Menurut Julie Upton, seorang ahli gizi, telah banyak studi yang mengungkap berbagai manfaat dari teh, yaitu dapat menurunkan berat badan bahkan dapat mengembalikan mood seseorang.

teh kering dan teh seduh

teh kering dan teh seduh

Selain itu, ada alasan lain juga yang menyebabkan mengkonsumsi teh setiap hari lebih baik daripada mengkonsumsi kopi, meliputi:

  • Menjadi lebih produktif

Mengkonsumsi teh hijau dapat membuat pikirian menjadi lebih fokus serta lebih konsentrasi yang nantinya akan membuat kerja kita menjadi lebih produktif. Kombinasi asam amino yang disebut L-theanine serta kafein yang terkandung di dalam teh dapat merangsang kerja otak menjadi lebih aktif.

  • Memperbaiki mood

Mengkonsumsi teh setiap hari akan membuat mood menjadi tetap stabil sehingga selalu tampak bahagia. Hal seperti ini disebabkan oleh kandungan L-thianine yang juga dapat berfungsi memicu hormon serotonin yang nantinya akan membuat kita menjadi merasa lebih nyaman serta bahagia setelah mengkonsumsi teh.

  • Mengurangi berat badan

Mengkonsumsi teh hijau secara rutin tanpa diberi gula akan membuat berat badan yang berlebihan menjadi berkurang sehingga memudahkan kita untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Hal ini disebabkan oleh kandungan polifenol yang dapat meningkatkan energi dalam tubuh serta kandungan catechin yang dapat membantu eklancaran proses metabolisme selama 24 jam non stop. Seseorang yang mengkonsumsi teh hijau akan merasa tubuhnya lebih berenergi sehingga dapat menjalani berbagai aktivitas serta membakar kalori lebih banyak.

  • Bagus untuk jantung

Teh dipercaya mampu melancarkan peredaran darah dalam tubuh sehingga nantinya dapat menurunkan tekanan darah pada pengidap hipertensi. Dengan lancarnya peredaran darah, maka kita akan terhindar dari penyempitan pembuluh darah atau aterosklerosis. Sebaiknya tambahkan sedikit madu untuk mendapatkan sedikit rasa manis pada teh. Madu lebih baik daripada gula. Namun tetap saja, jangan gunakan madu terlalu banyak.

  • Menjaga kesehatan tulang

Mencegah munculnya osteoporosis tidak hanya dengan cara minum susu. Rajin minum teh hijau juga dapat mencegah terjadinya pengeroposan tulang atau osteoporosis. Polifenol yang terkandung di dalam teh hijau akan meningkatkan produksi sel-sel yang nantinya membentuk tulang. Selain itu, flavanol juga dapat membantu kondisi tubuh tetap sehat selama masa menopause bagi wanita.