link7350 link7351 link7352 link7353 link7354 link7355 link7356 link7357 link7358 link7359 link7360 link7361 link7362 link7363 link7364 link7365 link7366 link7367 link7368 link7369 link7370 link7371 link7372 link7373 link7374 link7375 link7376 link7377 link7378 link7379 link7380 link7381 link7382 link7383 link7384 link7385 link7386 link7387 link7388 link7389 link7390 link7391 link7392 link7393 link7394 link7395 link7396 link7397 link7398 link7399 link7400 link7401 link7402 link7403 link7404 link7405 link7406 link7407 link7408 link7409 link7410 link7411 link7412 link7413 link7414 link7415 link7416 link7417 link7418 link7419 link7420 link7421 link7422 link7423 link7424 link7425 link7426 link7427 link7428 link7429 link7430 link7431 link7432 link7433 link7434 link7435 link7436 link7437 link7438 link7439 link7440 link7441 link7442 link7443 link7444 link7445 link7446 link7447 link7448 link7449 link7450 link7451 link7452 link7453 link7454 link7455 link7456 link7457 link7458 link7459 link7460 link7461 link7462 link7463 link7464 link7465 link7466 link7467 link7468 link7469 link7470 link7471 link7472 link7473 link7474 link7475 link7476 link7477 link7478 link7479 link7480 link7481 link7482 link7483 link7484 link7485 link7486 link7487 link7488 link7489 link7490 link7491 link7492 link7493 link7494 link7495 link7496 link7497 link7498 link7499

Manfaat Kesehatan Kumis Kucing

Kumis kucing yang memiliki nama latin “Orthosiphon aristatus” merupakan salah satu tanaman obat keluarga (TOGA) yang termasuk ke dalam golongan famili lamicaeae/labiatae dan sering dijumpai di pekarangan rumah di Indonesia.

Sebenarnya tanaman kumis kucing berasal dari Afrika, kemudian tanaman ini menyebar ke benua tropis yaitu Australia, Papua Nugini dan Asia seperti Indonesia, Filipina, dan Malaysia.

Dalam 1 buah kumis kucing terdapat kandungan, nutrisi dan senyawa yang memiliki banyak manfaat kesehatan yang bisa digunakan untuk berbagai pengobatan.

Zat kimia dalam kumis kucing seperti sapofonin, saponin, minyak atsisi, zat samak, mioinositol dan kalium memiliki peranan penting dalam pengobatan untuk berbagai jenis penyakit.

Biasanya tanaman kumis kucing mudah ditemui di tanah yang gembur, memiliki humus, subur, dan memiliki tata udara dan air yang baik.

kumis kucing

kumis kucing

Ciri-ciri Tanaman Kumis Kucing

Untuk bisa mengetahui apakah suatu jenis tanaman tertentu merupakan tanaman kumis kucing maka anda harus terlebih dahulu mengetahui ciri-ciri fisik tanaman kumis kucing.

Berikut ini adalah ciri-ciri tanaman kumis kucing diantaranya :

  • Tanaman kumis kucing memiliki batang yang tegak dan bersifat basah
  • Bagian bawah dari tanaman kumis kucing memiliki akar tunggang
  • Daun tanaman kumis kucing lonjong atau bundar dengan panjang mulai dari 1-10 cm
  • Tanaman kumis kucing memiliki tangkai bulat yang berwarna ungu agak hijau
  • Tanaman kumis kucing memiliki posisi daun pada batang yang berseling
  • Tanaman kumis kucing memiliki tulang daun yang terdiri dari beberapa cabang
  • Tanaman kumis kucing memiliki mahkota bunga yang berwarna putih atau putih agak keunguan
  • Benangsari tanaman kumis kucing yang mencuat keluar memiliki ciri fisik yang mirip dengan kumis hewan kucing, inilah alasan kenapa tanaman ini diberi nama kumis kucing
  • Tanaman kumis kucing memiliki tangkai daun sepanjang 7 sampai 29 cm
  • Biji tanaman kumis kucing yang masih berusia muda berwarna putih agak kehitaman, sedangkan biji tanaman kumis kucing yang sudah tua berwarna hitam kecoklatan
tanaman kumis kucing

tanaman kumis kucing

Manfaat Kesehatan Kumis Kucing

Tanaman kumis kucing memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh karena di dalam tanaman ini terdapat zat kimia baik yang ada di dalamnya.

Misalnya dengan ramuan yang tepat dengan menggunakan daun dari tanaman kumis kucing yang kering (simplisia) maka niscaya penyakit seperti rematik dan diuretik bisa disembuhkan.

Tidak mengherankan jika penduduk di beberapa daerah di Indonesia menggunakan tanmn kumis kucing sebagi pilihan utama pengobatan herbal untuk mengatasi berbagai penyakit ringan seperti sembelit, sakit pinggang, batuk dan masuk angin.

Bukan hanya itu karena tanmn kumis kucing juga bisa digunakan sebagai pengobatan herbal untuk mengatasi berbagai penyakit yang bersifat kronis seperti kencing manis, radang ginjal, batu ginjal, sipilis dan ambuminuria.

Selain itu dengan mengonsumsi air rebusan atau seduhan dari daun tanaman kumis kucing maka kadar glukosa dalam darah yang tinggi bisa menurun.

Tanaman kumis kucing memiliki keunggulan yang sangat jarang dimiliki oleh berbagai jenis tanaman lain karena tanaman ini memiliki zat penting seperti kalium, zat samak, mioinositol, sinensetin, minyak atsisi, sapofonin dan saponin.

Karena proses analisis terhadap efek samping yang ditimbulkan akibat adanya senyawa kimia dalam tanaman kumis kucing sangat aman maka sebagian ahli pengobatan tradisional sepakat untuk menjadikan tanaman kumis kucing sebagi tanaman obat yang tidak memiliki efek samping.

 

Berikut ini adalah manfaat kesehatan kumis kucing diantaranya :

Siapkan sekitar 3 genggam atau 20 lembar daun kumis kucing, setelah itu bilas dengan menggunakan air bersih mengalir.

Setelah itu siapkan 5 lembar daun keji beling yang biasanya ditemukan di sekitar halaman rumah.

Rebus kedua daun kumis kucing dan keji beling dengan air bersih sebanyak 2 gelas, lalu tunggu hingga mendidih.

Tunggu hingga dingin setelah itu ramuan ini bisa diminum sehari dua kali masing-masing segelas.

 

  • Memperlancar Pengeluaran Air Kemih

    tanaman-meniran

    tanaman meniran

Siapkan kombinasi antara tanaman meniran, kumis kucing dan akar alang-alang secukupnya.

Rebus ketiga bahan tersebut ke dalam panci dengan menggunakan tiga gelas air bersih.

Tunggu sampai mendidih dan air rebusan tersisa setengah dari air rebusan pertama, setelah itu tunggu hingga air rebusan menjadi dingin.

Anda bisa minum air rebusan tersebut secara teratur masing-masing 1/2 gelas pada pagi, siang/sore dan malam hari.

 

  • Diabetes

Siapkan 15 daun kumis kucing lalu bersihkan dengan menggunakan air bersih.

Masukkan 15 daun kumis kucing tersebut ke dalam panci yang berisi 2 gelas air, lalu rebus hingga tersisa 1 gelas air di dalam panci

Tunggu hingga air rebusan menjadi dingin setelah itu minum air rebusan tersebut sehari 1 kali..

 

  • Keputihan

    daun-beluntas

    daun beluntas

Ambil sejumput daun kumis kucing dan daun beluntas, 10 biji kemukus dan 1 sendok teh jinten hitam.

Rebus semua bahan yang telah disebutkan di atas ke dalam panci sampai benar-benar mendidih.

Setelah itu tunggu hingga menjadi dingin, dan minum air rebusan tersebut secara teratur 1 kali dalam sehari untuk mengatasi keputihan.

 

  • Sakit Pinggang

Siapkan 2 potong akar kumis kucing dan 7 lembar daun kumis kucing, lalu cuci dengan menggunakan air bersih.

Kemudian rebus ke dalam panci yang berisi 2 gelas air dan tunggu hingga air rebusan tersisa menjadi 1 gelas.

Tunggu hingga menjadi dingin lalu minum air rebusan ini sebanyak 2 kali dalam sehari untuk mengatasi sakit pinggang.

 

  • Masuk Angin

Ambil daun kumis kucing secukupnya lalu rebus ke dalam 1 gelas air, tunggu hingga air rebusan sisa 1/2 dari rebusan awal.

Tunggu air rebusan menjadi dingin setelah itu air rebusan tersebut bisa diminum untuk mengatasi masuk angin.

manfaat-kesehatan-kumis-kucing

Selain untuk berbagai penyakit yang telah disebutkan di atas, kumis kucing juga bermanfaat untuk mengatasi berbagai penyakit lain seperti nyeri pada saat buang air kecil, mengatasi asam urat, meredakan rasa nyeri akibat sakit encok, dan mengatasi infeksi kantung kemih.

Ramuan obat tidak berbeda jauh, dimana anda hanya perlu merebus daun kumis kucing sesuai dengan kebutuhan dan air rebusan diminum secara rutin maka niscaya penyakit yang diderita akan hilang.