Membuat Sendiri Pewarna Makanan Alami

Perusahaan yang bergerak di bidang makanan seperti es krim, permen dan kue biasanya merilis produk makanan yang terlihat berwarna-warni sehingga terlihat menggoda dan menggugah selera pembeli.

Namun di balik tampilannya yang menggiurkan ternyata penggunaan bahan pewarna buatan yang terbuat dari bahan kimia dikhawatirkan bisa menimbulkan resiko penyakit yang berbahaya bagi mereka yang mengonsumsinya.

Bahan pewarna buatan terdiri dari berbagai macam jenis seperti gel, pasta, cairan dan bubuk dimana fungsinya adalah merubah atau menambah warna asli makanan sehingga warnanya terlihat seperti yang diinginkan.

Sebenarnya penggunaan bahan pewarna makanan bukan hanya digunakan untuk industri makanan namun biasanya juga digunakan untuk produk yang berhubungan dengan industri kosmetik, kedokteran, farmasi dan kerajinan tangan.

Penggunaan bahan pewarna makanan seharusnya telah melewati pengawasan dan pemeriksaan yang ketat karena ada sebagian pewarna makanan yang terindikasi bisa menimbulkan masalah kesehatan karena mengandung toksin atau racun.

Bahkan sebagian bahan pewarna buatan diyakini berkaitan dengan peningkatan resiko mengalami Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), masalah perilaku pada anak, tumor otak sampai kanker walaupun hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

membuat-sendiri-pewarna-makanan-alami

Membuat Sendiri Pewarna Makanan Alami

Berita baiknya adalah anda bisa di rumah dengan menggunakan bahan-bahan alami yang bisa dengan mudah anda dapatkan.

Bahan pewarna makanan alami bisa dibedakan menjadi 4 kategori utama yang bisa diperoleh dari tanaman diantaranya betanin, anthocyanins, caroteinoids dan chlorophyllin.

Zat-zat pewarna makanan alami ini sebenarnya berasal dari jenis tanaman tertentu misalnya warna kuning yang berasal dari kunyit, likopen pada tomat, biji achiote yang merupakan tanaman dari Meksiko untuk memberikan warna oranye kemerahan.

Tentu saja anda bisa membuat bahan pewarna makanan alami di rumah, dan tentu nantinya anda akan merasa puas setelah melihat hasil akhir dari usaha anda.

bahan-pewarna-makanan-alami

Berikut ini merupakan tahapan yang bisa dilakukan menggunakan sayur dan buah :

  • Sayur

Tanaman seperti bayam bisa memberikan efek warna hijau sedangkan tanaman jenis umbi-umbian seperti wortel dan buah bit bisa menjadi alternatif untuk memberikan warna yang menarik pada makanan karena jenis tanaman tersebut memiliki karakter warna yang gelap dan pekat.

Akan tetapi untuk jenis tanaman sayuran hijau seperti seledri mengandung terlalu banyak air walaupun juga memiliki warna yang pekat sehingga cukup sulit untuk menakar warna yang pas.

Buah wortel bisa memberikan warna oranye sedangkan buah bit bisa memberikan warna merah, kubis merah bisa memberikan warna ungu dan kunyit bisa memberikan warna kuning dimana cara pengolahannya cukup mudah. manfaat kunyit untuk kesehatan

Langkah yang pertama yaitu sayuran direbus hingga warna sayuran menyatu dengan air rebusan dan air rebusan inilah yang nantinya akan kita gunakan sebagai bahan pencelup warna.

Untuk menilai apakah bahan pencelup warna sudah pas atau tidak maka anda bisa mencelupkan jari ke dalam air rebusan, bila jari anda berwarna sesuai warna air rebusan maka bahan pencelup warna sudah pas.

Tips tambahan yaitu untuk warna yang gelap maka sebaiknya gunakan sedikit air sedangkan untuk warna yang terang tambahkan agak banyak air.

Jika warna menempel pada jari saat dicelup ke dalam air rebusan ini, maka sayuran tersebut tepat digunakan sebagai pewarna.

Gunakan sedikit air untuk warna lebih gelap dan tambahkan air untuk warna yang lebih terang.

Setelah itu masukkan sayuran ke dalam oven untuk mengeringkannya namun jangan sampai terbakar dan usahakan suhu oven berada pada kisaran 65 derajat celcius selama sekitar 6 jam lamanya.

Bila anda ingin proses berlangsung dengan lebih cepat dan singkat maka sebaiknya potong tipis-tipis sayuran.

Sayuran yang telah dikeringkan ini bisa tahan beberapa bulan ke depan jika disimpan di dalam wadah yang kedap udara walaupun proses pembuatannya membutuhkan waktu yang lebih lama.

Kemudian anda bisa menumbuk sayuran kering hingga menjadi bubuk, untuk mendapatkan tekstur yang benar-benar halus anda bisa menggunakan penggiling kopi untuk mengolah sayuran kering.

Bila anda tidak ingin repot maka sebagian rempah dan sayuran juga bisa diperoleh dalam bentuk bubuk dimana bubuk ini hanya perlu dicampur dengan air setelah itu oleskan campuran tersebut ke bahan makanan yang ingin anda warnai.

 

  • Buah

Sebenarnya untuk sebagian jenis buah tidak cocok digunakan sebagai bahan pewarna makanan walaupun buah tersebut memiliki warna yang cerah dan terlihat menarik.

Buah lemon dan jeruk mempunyai cairan yang jernih sehingga cukup sulit untuk menempel pada makanan.

Cara memilih buah yang tepat sebagai pewarna makanan yaitu anda bisa memeras atau memblender buah hingga menjadi jus kemudian tuangkan ke dalam wadah kaca yang bening kemudian dekatkan wadah kaca ini ke arah sumber cahaya atau lampu.

Buah yang telah menjadi jus tersebut bisa anda jadikan sebagai pewarna makanan jika cahaya tidak bisa menembus wadah kaca.

Buah yang biasanya dijadikan sebagai bahan pewarna makanan adalah keluarga beri diantaranya buah cherry, strawberry dan blueberry. strawberry

Usahakan untuk menggunakan buah yang segar dan olah dengan blender atau juicer dengan menggunakan sedikit air tambahan.

Sebelum menghaluskan buah dalam bentuk jus usahakan supaya kulit sudah terkupas dan tidak terdapat biji buah.

Setelah berhasil diolah menjadi jus maka saring sisa biji, ampas ataupun sisa-sisa lain yang masih tersisa ke dalam jus.

Jus yang telah tersaring pada dasarnya sudah bisa anda gunakan sebagai bahan pewarna makanan alami namun jika anda ingin mendapatkan efek warna yang lebih kuat maka anda bisa menuangkan jus ke dalam penggorengan lalu masak dengan tingkat panas yang sedang.

Biarkan hingga jus menjadi mengental dan berubah menjadi pasta yang kental, dan anda bisa menggunakan pasta kental ini sebagai bahan pewarna makanan alami.

Dengan berkreasi membuat bahan pewarna makanan alami di dapur maka anda tidak perlu lagi khawatir mengenai bahaya kesehatan dari efek kesehatan akibat mengonsumsi bahan makanan yang menggunakan bahan pewarna kimia.

Makanan masih bisa terlihat cantik dan menggugah selera makan tanpa takut dengan resiko masalah kesehatan.