link150 link151 link152 link153 link154 link155 link156 link157 link158 link159 link160 link161 link162 link163 link164 link165 link166 link167 link168 link169 link170 link171 link172 link173 link174 link175 link176 link177 link178 link179 link180 link181 link182 link183 link184 link185 link186 link187 link188 link189 link190 link191 link192 link193 link194 link195 link196 link197 link198 link199 link200 link201 link202 link203 link204 link205 link206 link207 link208 link209 link210 link211 link212 link213 link214 link215 link216 link217 link218 link219 link220 link221 link222 link223 link224 link225 link226 link227 link228 link229 link230 link231 link232 link233 link234 link235 link236 link237 link238 link239 link240 link241 link242 link243 link244 link245 link246 link247 link248 link249 link250 link251 link252 link253 link254 link255 link256 link257 link258 link259 link260 link261 link262 link263 link264 link265 link266 link267 link268 link269 link270 link271 link272 link273 link274 link275 link276 link277 link278 link279 link280 link281 link282 link283 link284 link285 link286 link287 link288 link289 link290 link291 link292 link293 link294 link295 link296 link297 link298 link299

Mencegah Tipes

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, tipes merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh adanya bakteri Salmonella enterica. Bakteri Salmonela enterica ini nantinya akan membelah dan membuat turunannya bernama Salmonela Thyposa.

Nah, bakteri Salmonela Thyposa inilah yang sebenarnya menjadi penyebab penyakit tipes. Bakteri ini masuk ke dalam perut saat kita mengkonsumsi makanan atau minuman yang telah tercemar.

Bakteri Salmonela thyposa ini nantinya akan bersarang pada usus halus dan kemudian menggerogoti bagian dinding usus. Dan bila kondisi ini dibiarkan terus menerus terjadi, maka dapat menyebabkan luka pada bagian usus dan suatu saat luka tersebut akan membuka dan mengakibatkan usus menjadi berlubang.

Penyakit tipes dapat ditularkan pada orang lain melalui minuman maupun makanan yang telah tercemar oleh bakteri Salmonela thyposa, kotoran maupun air seni dari pengidap penyakit tipes.

Jika anda merasa sering sekali menderita penyakit seperti ini, maka besar sekali kemungkinannya bahwa makanan maupun minuman yang anda konsumsi telah tercemar bakteri tersebut.

Hindari aneka jajanan yang tidak terjamin kebersihannya seperti di pinggir-pinggir jalan. Serta menghindari konsumsi telur ayam yang dimasak dalam kondisi setengah matang, sebab umumnya bagian kulit telur ayam telah tercemar kotoran ayam yang mengandung bakteri penyebab tipes.

Untuk tindak pencegahan agar terhindar dari tipes, saat ini sudah banyak beredar vaksin tipes atau tipoid dengan cara pemakaian melalui suntik maupun obat oral serta dapat melindungi anda dalam kurun waktu tiga tahun. Anda bisa memintanya pada dokter untuk memberikan imunisasi tersebut.

Tetap menjaga daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan nilai asupan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, serta berolahraga secara rutin setiap hari.

Bagi orang yang pernah mengalami tipes sebaiknya menjaga kondisi tubuhnya agar tidak terlalu lelah. Karena dikhawatirkan nantinya penyakit tipes tersebut bisa kambuh kembali kapan saja.

Makanlah makanan yang benar-benar terjaga kebersihannya. Mencuci tangan sebelum makan. Bagi seorang yang tidak menderita tipes namun dapat menyebarkan bakteri tipes atau yang biasa disebut carrier sebaiknya tetap mengkonsumsi obat.

Sebenarnya penyakit ini tidak terlalu parah, tetapi dapat mengganggu semua aktivitas kita. Yang sangat dibutuhkan oleh penderita tipes adalah istirahat total selama beberapa minggu dan bahkan bisa beberapa bulan, tergantung tingkat keparahannya.

Bagi orang yang tergolong sangat aktif, hal ini akan sangat menderita sekali. Solah-olah anda merasa tidak dapat melakukan apa-apa.

Yang sangat penting untuk diperhatikan setelah terserang tipes adalah pola makan yang benar. Karena kondisi usus yang rapuh, umumnya dokter belum memperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan yang kasar, makanan yang berminyak, makanan yang pedas, asam maupun yang banyak mengandung bumbu.

Mengurangi kegiatan yang dapat menguras tenaga. Serta mintalah dokter untuk memberikan resep yang tepat untuk suplemen atau vitamin untuk mempercepat proses penyembuhan serta untuk menjaga stamina anda.

Terapi pengobatan yang sangat dianjurkan untuk pengidap tipes, yaitu istirahat total, diet rendah serat tapi tinggi kalori serta protein, obat-obatan berupa antibiotika, serta pengobatan penunjang untuk mengatasi komplikasi yang kemungkinan dapat timbul.

Umumnya terapi obat untuk pengidap tipes adalah antibiotika jenis Chloramphenikol, Thiamphenikol, Ciprofloxacin yang akan diresepkan oleh dokter selama 7 hingga 10 hari. lamanya terapi obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter.

Jangan menghentikan pemberian obat jika ada gejala seperti demam maupun gejala lainnya sudah mulai mereda. Obat tetap harus dikonsumsi hingga habis. Jika tidak, maka dikhawatirkan bakteri yang ada di dalam tubuh si pasien masih belum mati secara keseluruhan dan nantinya akan kambuh lagi.