Mewaspadai Fish Therapy

fish therapy

fish therapy

Fish therapy atau terapi ikan merupakan jenis terapi yang mulai banyak diminati oleh masyarakat. Namun, kita juga tetap perlu untuk mewaspadai apa yang ada dibalik manfaat dari fish therapy atau terapi ikan

Salah satu jenis spa yang mulai terkenal saat ini adalah spa kaki. Ada juga yang lebih mengenal spa kaki dengan sebutan fish therapy atau terapi ikan. Di kota-kota besar di Indonesia sendiri sudah banyak tempat-tempat kebugaran serta perawatan tubuh yang menawarkan fish therapy.

Fish theraphy menggunakan ikan khusus yaitu ikan Garra Nuffa. Ikan Garra Nuffa ini habitat aslinya berasal dari Turki. Di tempat habitat aslinya di alam bebas, ikan Garra Nuffa hidup di sungai-sungai daerah Timur tengah,seperti Turki, Irak, Iran serta Syiria.

Ikan Garra Nuffa yang digunakan untuk fish therapy adalah ikan-ikan yang masih berumur sekitar 3 sampai 6 bulan. Ikan ini mampu bertahan hidup pada air yang memiliki suhu 0 sampai 43° Celcius.

Ikan Garra Nuffa merupakan ikan yang mendapat julukan ikan dokter oleh beberapa professor serta ahli kesehatan di Turki, karena ikan ini mampu membantu proses pengelupasan serta pengangkatan sel-sel kulit yang mati yang ada pada manusia bahkan dapat melembabkan kulit.

melakukan fish therapy

melakukan fish therapy

Cara untuk mendapatkan semua manfaatnya juga cukup mudah, yaitu hanya dengan memasukkan kaki ke dalam kolam atau tempat khusus yang di dalamnya terdapat ikan Garra Nuffa. Maka dengan sendirinya ikan-ikan tersebut akan bergerombol mendekati kaki anda dan mulai menggigiti kulit kaki anda.

Namun ada baiknya untuk mencuci kaki anda terlebih dahulu sampai bersih dengan air yang mengalir sebelum anda memasukkan kaki anda ke dalam kolam untuk melakukan fish therapy. Hal seperti ini dimasudkan agar tidak ada kotoran yang masuk ke dalam kolam fish therapy.

Selain itu, anda juga wajib untuk memastikan kebersihan kolam yang anda pakai untuk melakukan fish therapy. Setelah anda selesai melakukan fish therapy maka kulit kaki anda akan terasa lembut karena sel-sel kulit yang mati sudah terkelupas.

Dibalik banyaknya manfaat fish therapy, ada begitu banyak bahaya serius yang mengancam. Tanpa kita sadari, terapi seperti ini justru akan mempermudah penularan penyakit tertentu. Jenis penyakit yang bisa ditularkan melalui fish therapy adalah Hepatitis C serta HIV.

Penyakit Hepatitis C serta HIV dapat menular melalui darah. Sehingga dikhawatirkan jika ada pengidap Hepatitis C atau HIV yang melakukan fish therapy tanpa disadari akan menularkan penyakit yang salam pada pelanggan fish therapy yang lain.

fish_therapy6Menurut lembaga kesehatan yang bernama Health Protection Agency, resiko infeksi bagi orang-orang yang melakukan fish therapy memang tergolong rendah, namun tidak bisa diabaikan begitu saja. Agnesi yang bertugas untuk melindungi masyarakat dari ancaman penularan penyakit tersebut mendapati bahwa tangki air yang digunakan untuk fish therapy mengandung banyak mikroorganisme.

Masalah seperti ini dapat timbul akibat dari bakteri yang dipindahkan oleh ikan-ikan dari air di dalam tangki tersebut, atau bisa juga dari datu pengguna ke pengguna yang lain bila airnya tidak diganti. Bila ada pengguna jasa fish therapy yang terinfeksi dengan virus yang berasal dari darah seperti hepatitis C maupun HIV, dan mengalami perdarahan di dalam air, maka muncullah resiko penularan penyakit ke orang lain.

Orang-orang yang mengidap penyakit diabetes, psoriasis maupun system kekebalan tubuh yang lemah termasuk orang-orang yang sangat mudah tertular infeksi hepatitis C maupun HIV. Maka dari itu, orang-orang yang mengidap diabetes, psoriasis maupun system kekebalan tubuh yang lemah tidak disarankan untuk melakukan fish therapy.

Health Protection Agency megeluarkan petunjuk seperti ini karena jumlah spa yang menyediakan fish therapy semakin meningkat. Jika prosedur higienitas yang benar telah diikuti, maka resiko infeksi maupun penularan penyakit dari fish therapy akan semakin rendah.

Seorang konsultan epidemiologi dari Health Protection Agency yang bernama Dr Hillary Kirkbride, menyarankan agar salon maupun spa yang menyediakan layanan fish therapy agar memastikan kondisi kesehatan dari para pengunjungnya untuk mencegah munculnya resiko penularan penyakit.

Kaki pengunjung yang melakukan fish therapy sebaiknya tidak mengalami luka terbuka maupun penyakit kulit apapun. Selain itu, air yang ada di dalam tangki sebaiknya selalu diganti setiap kali setelah digunakan oleh satu orang.

Bila standar higienitas seperti ini diikuti oleh semua salon maupun spa yang menyediakan layanan fish therapy, maka tidak ada masalah yang perlu kita takutkan. Untuk kita sendiri, sebaiknya kita tetap waspada tentang kebersihan dari salon maupun spa sebelum melakukan fish therapy.