Pengertian Dan Cara Mencegah Terbentuknya Karang Gigi

karang gigi

karang gigi

Menjaga kesehatan gigi, merupakan salah satu hal yang penting sekali. Seperti yang kita ketahui bersama, gigi merupakan alat untuk menghaluskan atau mengunyah makanan yang kita konsumsi.

Salah satu masalah gigi yang paling sering terjadi adalah karang gigi. Adanya karang gigi dapat merusak kesehatan gigi dan mulut serta membuat penampilan menjadi tidak menarik.

Selain karena masalah karies atau gigi berlubang, karang gigi juga merupakan salah satu penyebab dari hilangnya gigi. Karang gigi menjadi tempat berkumpulnya bakteri di permukaan gigi. Akibatnya akan timbul masalah pada gusi, seperti gingivitis atau radang gusi.

Dalam ilmu kedokteran, karang gigi disebut dengan istilah calculus. Karang gigi sejatinya terbuat dari plak serta zat kapur yang berada dalam air liur. Plak sendiri terdiri dari lapisan bening pada gigi atau perikel serta kuman.

Ada sekitar 350 jenis kuman yang berada di dalam mulut kita, dan semuanya dapat menyebabkan gigi berlubang. Bila pada permukaan gigi maupun di sela-sela gigi terdapat banyak sekali makanan yang tidak dibersihkan dengan baik, maka berbagai kuman dalam mulut kita lah yang mencerna makanan tersebut. Dan lama-kelamaan hal seperti ini akan menyebabkan munculnya karang gigi.

Karang gigi bukanlah suatu masalah yang bisa dianggap sepele. Para ahli kesehatan di dunia sering melakukan penelitian dan sudah banyak menemukan bahwa masalah pada gigi seperti karang gigi dapat memicu terjadinya penyakit jantung dan penyakit lain yang tak kalah berbahaya.

Maka dari itu, tidak ada salahnya bila kita selalu menjaga kesehatan serta kebersihan gigi agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit yang berbahaya.

Karang gigi terbagi atas dua jenis, yaitu:

  • Supra gingival kalkulus
gambaran supragingival calculus

gambaran supragingival calculus

Supra gingival kalkulus, merupakan karang gigi yang melekat tepat pada bagian permukaan gigi. Umumnya supra gingival kalkulus berwarna putih kekuningan.

Teksturnya lengket agak keras dan hanya bisa dilepas dengan bantuan skaler. Warna karang gigi sangat dipengaruhi oleh pigmen sisa makanan maupun rokok.

Supra gingival kalkulus bisa terdapat pada satu gigi, sekelompok maupun pada seluruh permukaan gigi. Supra gingival kalkulus sering terbentuk geraham atas maupun pada gigi depan bagian bawah. Selain itu sering juga muncul pada bagian gigi yang sering digunakan untuk mengunyah makanan.

  • Sub gingival kalkulus

Sub gingival kalkulus merupakan karang gigi yang berada di bagian bawah gigi. Umumnya sering terjadi pada bagian saku gusi serta sering kali tidak terlihat pada waktu pemeriksaan gigi. Untuk menentukan lokasi serta perluasannya perlu dilakukan probing.

Sub gingival kalkulus umumnya berbentuk padat serta keras. Warnanya coklat tua dan ada juga yang berwarna hijau kehitaman.

Melawan karang gigi sebenarnya bukanlah hal yang sulit, namun yang kita butuhkan adalah disiplin. Karang gigi berawal dari plak gigi. Plak gigi merupakan campuran yang bersifat lengket pada permukaan gigi yang terdiri dari berbagai macam zat serta bakteri. Disinilah bakteri hidup serta menempel pada gigi.

kebiasaan menyikat gigi

kebiasaan menyikat gigi

Ketika kita menyikat gigi, maka campuran lengket pada permukaan gigi tadi akan hilang. Bila kita tidak rajin menyikat gigi, maka bakteri tersebut akan tetap bertahan dan melepaskan zat asam yang membuat lapisan plak tadi menjadi keras. Plak gigi yang mengeras inilah yang disebut karang gigi.

Pelepasan asam dalam jumlah yang tidak terkendali akan merusak lapisan pelindung gigi. Bila kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka akan menyebabkan lubang pada gigi.

Plak yang sudah mengeras menjadi karang gigi akan sulit sekali untuk dibersihkan hanya dengan menyikat gigi saja. Karang gigi yang sudah melekat erat pada gigi hanya bisa dibersihkan dengan menggunakan scaller atau alat ekstraktor yang hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi.

Karang gigi dapat menyebabkan berbagai masalah lain, seperti gigi goyang, gigi mudah lepas karena gusi menjadi longgar, pembengkakan pada gusi, gusi berdarah serta bau mulut.

Cara Mencegah terjadinya karang gigi, meliputi:

  • Rajin menyikat gigi

Cara paling mudah untuk mencegah karang gigi adalah rajin menyikat gigi setiap hari. Rajin menykiat gigi akan sangat baik sekali untuk kesehatan gigi dan mulut. Dengan menyikat gigi, maka sisa-sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi akan mudah dibersihkan. Sebaiknya sikatlah gigi anda paling tidak 2 kali setiap hari. Sikatlah gigi anda dari atas ke bawah.

  • Menggunakan pasta gigi khusus

Penggunaan pasta gigi juga dapat menentukan kebersihan gigi. Pilihlah pasta gigi yang tetap untuk membersihkan permukaan gigi . Pasta gigi yang mengandung fluoid atau tartar control umumnya cukup ampuh untuk mencegah karang gigi.

  • Memeriksakan gigi secara rutin

periksa gigiKebanyakan, orang akan memeriksakan gigi ke dokter gigi ketika sudah terjadi masalah pada giginya. Jarang sekali orang mau ke dokter gigi untuk memeriksakan giginya saat masih sehat. Maka dari itu, tidak heran bila banyak orang yang tidak sadar bahwa ada karang gigi dalam mulutnya.

Periksakanlah gigi anda secara rutin paling tidak 6 bulan sekali ke dokter gigi. Cara seperti ini akan mempermudah dokter gigi untuk mengatasi masalah pada gigi. Dokter gigi juga akan lebih mudah untuk membersihkan plak maupun karang gigi yang sudah terlanjur tumbuh.

  • Flossing

Flossing adalah salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah terjadinya karang gigi. Flossing adalah membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan benang gigi. Karang gigi disebabkan oleh bakteri yang ada pada mulut dan gigi. Dengan menggunakan benang gigi, maka sisa-sisa makanan serta bakteri yang ada pada sela-sela gigi akan hilang.

  • Konsumsi apel

Cara paling enak untuk mencegah serta membasmi karang gigi adalah mengkonsumsi apel. Apel memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Vitamin C yang terkandung dalam buah apel merupakan substansi yang mampu menumpas karang gigi. Konsumsilah buah apel setiap hari untuk mencegah karang gigi, mengurangi bau mulut, memutihkan gigi dan banyak manfaat lainnya.

  • Konsumsi melon

Melon merupakan buah-buahan yang mengandung serat alami. Mengkonsumsi melon akan merangsang produksi air liur anda. Dengan meningkatnya produksi air liur, maka kebersihan rongga mulut akan tetap terjaga.

  • Minum air putih

Air putih memberikan banyak manfaat untuk tubuh kita. Selain untuk melancarkan pencernaan, air putih juga dapat melancatrkan metabolism tubuh. Air putih juga mampu membersihkan karang gigi. Berkumur dengan air putih setelah makan, mampu mengurangi plak dan mencegah terjadinya karang gigi. minumlah air putih paling tidak 8 gelas setiap hari.

  • Kurangi konsumsi tepung dan gula

Kurangi konsumsi makanan yang mengandung tepung serta gula. Makanan seperti itu umumnya memicu plak dan karang gigi. Terlebih lagi bila anda malas untuk membersihkan gigi setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung tepung dan gula. Tepung dan gula merupakan zat yang cenderung mudah untuk menempel pada gigi dan merupakan makanan utama bakteri dalam mulut.