Pengertian Dari Sehat

sehatKata sehat digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan atau menyatakan bahwa sesuatu dapat berjalan dengan normal, mampu bekerja sesuai dengan fungsinya serta berjalan sebagaimana mestinya. Pengertian yang lebih mudah adalah, sehat sama dengan tidak sakit.

Sesuai dengan kamus besar bahasa Indonesia, definisi dari sehat adalah baik seluruh tubuh maupun bagian-bagian tubuh yang lainnya.

Dulu, kata sehat selalu identic dengan kondisi tubuh. Namun sekarang sesuai dengan kemajuan jaman, kata sehat tidak hanya identic dengan tubuh saja, melainkan juga mencakup sesuatu yang dapat bekerja atau berfungsi secara normal dan sebagaimana mestinya.

Kebanyakan orang-orang mengatakan dirinya sehat bila badannya terasa segar, nyaman serta masih mampu melakukan semua aktivitasnya secara normal. Bahkan seorang dokter akan menyatakan pasiennya sudah sehat ketika menurut hasil pemeriksaan ditemukan bahwa tubuh pasiennya dapat berfungsi lagi secara normal.

Sehat bukan hanya untuk manusia saja. Bahkan benda mati juga bisa dikatakan sehat, bila masih bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Bila mengalami gangguan maka bisa dikatakan tidak sehat, contohnya:

  • Kendaraan bermotor yang sering mogok dapat dikatakan mesinnya tidak sehat
  • Kondisi ekonomi yang tidak stabil dan cenderung rugi bisa dikatakan kondisi ekonomi yang tidak sehat
  • Kondisi politik yang tidak baik penuh dengan intrik dan cenderung kacau bisa dikatakan politik yang tidak sehat
  • System pemerintahan yang kacau juga bisa dikatakan sebagai pemerintahan yang tidak sehat

Kesehatan seseorang tidak hanya diukur dari segi fisik, mental serta sosial saja, melainkan juga harus diukur dari segi produktivitasnya dalam artian memiliki pekerjaan atau memiliki penghasilan secara ekonomi.

keluarga sehat

keluarga sehat

Untuk yang belum bekerja, seperti anak-anak serta remaja, maupun bagi yang sudah berusia lanjut atau pension tentunya memiliki perbedaan arti dari segi produktivitasnya secara social.

Contohnya, anak atau remaja bisa dikatakan produktif secara social maupun ekonomi bila memiliki prestasi yang baik. Sedangkan bagi orang lanjut usia dikatakan produktif secara social dan ekonomi bila mengikuti kegiatan social yang bermanfaat baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang-orang yang ada disekitarnya.

Keempat segi kesehatan tersebut harus saling berkaitan dalam mewujudkan tingkat kesehatan bagi seseorang, kelompok maupun bagi masyarakat. Jadi dapat dikatakan bahwa kesehatan memiliki sifat sesuai dengan empat segi tersebut.

Menurut WHO atau organisasi kesehatan dunia, pengertian dari sehat adalah keadaan yang sempurna baik secara fisik, mental dan social yang bebas dari penyakit maupun lemah. Jadi bisa dikatakan bahwa menurut WHO, sehat adalah kesehatan secara menyeluruh, baik segi jasmani, rohani, lingkungan serta komponen-komponen lain yang ikut berperan dalam menunjang kesehatan.

Sehat terdiri dari 4 komponen yang menyatu menjadi satu kesatuan yang membentuk kesehatan secara menyeluruh. Empat komponen sehat, meliputi:

  • Sehat secara fisik

Sehat secara fisik dapat terwujud apabila seseorang tidak memiliki keluhan maupun merasakan sakit pada bagian tubuhnya. Semua organ tubuh dapat berfungsi secara normal serta tidak mengalami gangguan. Bila ada anggota tubuh yang tidak berfungsi seperti biasanya maka dapat dikatakan tidak sehat atau sakit.

  • Sehat secara mental

Kesehatan secara mental atau kesehatan secara jiwa mencakup tiga komponen penting, meliputi emosional, pikiran serta spiritual. Sehat secara emosional tercermin dari kemampuan seseorang dalam mengekspresikan emosinya dengan baik dan benar sesuai dengan apa yang ia rasakan. Sehat secara pikiran terlihat dari cara berpikir maupun jalan pikiran seseorang. Sehat secara spiritual terlihat dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian, kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Contohnya, sehat secara spiritual dilihat dari keadaan seseorang dalam menjalankan ibadah maupun aturan-aturan agama yang dianutnya. Orang-orang yang sering merenung, stress maupun depresi, bisa dikatakan tidak sehat secara mental.

  • Sehat secara social
sehat secara sosial

sehat secara sosial

Sehat secara social dapat terwujud apabila seseorang mampu berhubungan atau bersosialisasi dengan kelompok maupun orang lain dengan baik, tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama maupun kepercayaan, ekonomi, politik, status social, mampu bertoleransi antara sesamanya serta mampu menghargai sesamanya.

  • Sehat secara ekonomi

Sehat secara ekonomi terlihat bila seseorang yang sudah dewasa dan produktif, dalam artian memiliki kekiatan atau pekerjaan yang menghasilkan sesuatu yang mampu menyokong kehidupannya sendiri maupun keluarganya secara finansial.

Bagi yang belum dewasa, seperti anak-anak maupun mahasiswa, maupun orang-orang yang sudah lanjut usia, maka batasan sehat secara ekonomi tidak diberlakukan.