Peningkatan Penderita Diabetes Di Indonesia

gejala diabetes

gejala diabetes

Saat ini, sudah lebih dari 8 juta jiwa penduduk di Indonesia yang menderita diabetes dan sekitar 84% penderitanya tidak sadar bahwa telah mengidap penyakit diabetes. Jumlah ini masih belum termasuk dengan jumlah pengidap penyakit berat yang lainnya seperti penyakit jantung serta hipertensi.

Berdasarkan rasa cemas akan adanya peningkatan yang tidak wajar ini, pemerintah kini sedang mencoba untuk mengembangkan puskesmas sebagai tempat rujukan untuk penyakit diabetes serta hipertensi.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan serta penyuluhan sebagai cara untuk deteksi dini mengenai penyakit diabetes serta hipertensi.

Dengan adanya peningkatan tersebut, bahkan kabarnya nanti pada tahun 2025 diprediksikan bahwa Indonesia akan menduduki peringkat ke 4 dengan kasus diabetes terbanyak.

Seperti yang kita ketahui sekarang ini, penyakit diabetes tidak hanya merupakan suatu penyakit untuk orang tua saja. Namun, pada kenyataannya diabetes telah menyerang para usia remaja dan anak-anak. Dan kebanyakan mereka justru tidak merasa bahwa mereka mengidap penyakit diabetes.

organ pankreas

organ pankreas

Diabetes, merupakan penyakit yang mana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin yaitu hormon pengatur gula darah dalam tubuh.

Hormon insulin yang dihasilkan oleh tubuh tidak tercukupi atau bisa jadi insulin justru tidak dapat bekerja dengan baik. Hal itu akan dapat menyebabkan gula darah meningkat saat diperiksa.

Yang perlu untuk diawasi adalah munculnya penyakit lain sehingga diabetes sering disebut sebagai induk dari segala penyakit. Dalam jangka waktu yang lama, akibat komplikasi penyakit ini, umumnya muncul penyakit ginjal, jantung, kebutaan, kerusakan pada anggota tubuh, dan bahkan gangguan syaraf.

Gejala-gejala penyakit diabetes umumnya muncul berupa perasaan sering lapar dan haus, sering buang air kecil serta adanya penurunan berat badan.

Selain itu ada beberapa gejala lain seperti, kesemutan, gatal-gatal, kulit kering, sering mengantuk, mudah lelah serta gangguan ereksi.

Bagi orang-orang yang memang mengalami gejala-gejala seperti diatas, maka kami sarankan anda untuk segara memeriksakan diri anda ke dokter maupun puskesmas terdekat. Sebab, jika anda memang positif mengidap penyakit diabetes, memang sulit sekali untuk disembuhkan, namun penyakit ini masih bisa dikendalikan serta dijaga agar tidak menimbulkan penyakit yang lainnya.

WHO, Organisasi Kesehatan Dunia bahkan memperkirakan jumlah penyandang diabetes di Indonesia akan melonjak drastis, jika tahun 2000an jumlah kasus penyakit diabetes mencapai 8,4 juta, dan diprediksikan akan meningkat menjadi 21,3 juta kasus di tahun 2030.

diabetes tipe 2

diabetes tipe 2

Dengan banyaknya kasus diabetes yang terdata, Indonesia menduduki peringkat nomor 4 setelah negara Amerika Serikat, China, serta India di antara negara-negara yang memiliki penyandang diabetes yang terbanyak dengan populasi penduduk terbesar di dunia.

Prof Tjandra Yoga Aditama telah mengatakan bahwa saat ini diabetes mellitus di Indonesia merupakan ancaman serius bagi pembangunan kesehatan serta pembangunan ekonomi nasional. Meningkatnya kasus diabetes terjadi karena pola hidup yang tidak sehat, karena penderita diabetes kebanyakan terlambat untuk terdiagnosa serta tidak teratur konsumsi obat.

Data riset tentang penyakit diabetes di tahun 2007 telah menunjukkan bahwa diabetes merupakan penyebab kematian yang menduduki peringkat ke 6 dari seluruh kematian pada semua kelompok umur. Sedangkan prevalensi diabetes di wilayah perkotaan tercatat sebanyak 5,7%, 73% penderita diabetes yang tidak terdiagnosa serta tidak mengkonsumsi obat, serta prevalensi toleransi glukosa terganggu sekitar 10,2%.

Sebagai upaya penanggulangan diabetes, sudah seharusnyalah dilakukan berbagai pendekatan untuk mengendalikan penyakit diabetes dengan cara melakukan diet yang sehat, berhenti merokok, serta tetap berolahraga pada para masyarakat.