Penyebab Dan Cara Mengatasi Pikun Di Usia Muda

pikun

pikun

Pernahkah anda mengalami masalah seperti lupa yang sering sekali terjadi sampai terjadi kepikunan, padahal umur anda masih bisa dikatakan muda? Pikun atau demensia merupakan lemahnya daya ingat yang umumnya dialami oleh orang-orang yang udah lanjut usia. Namun, belakangan ini pikun juga dapat terjadi pada anak muda maupun orang-orang yang berusia muda.

Walaupun anda banyak melakukan kegiatan yang banyak menyita pikiran serta waktu, namun mudah lupa atau pikun bukanlah sesuatu yang normal bagi orang-orang yang masih muda. Gejala kepikunan seperti ini dalam ilmu kedokteran disebut SMS atau Short Memory Syndrome. Kondisi seperti ini membuat seseorang menjadi lupa terhadap apa yang baru aja dia lakukan atau melupakan kejadian yang baru saja terjadi.

Orang-orang yang mengalami Short Memory Syndrome umumnya disamakan dengan kepikunan atau demenia yang sering terjadi pada orang-orang lanjut usia. Short Memory Syndrome disebabkan karena adanya penurunan daya ingat sehingga si penderita kehilangan informasi yang seharusnya terekam dalam memori otaknya.

Beberapa hal yang dapat memicu terjadinya Short Memory Syndrome atau kepikunan pada usia muda, meliputi:

  • Beban kerja yang terlalu berat pada usia muda
  • Adanya gangguan pada peredaran darah di organ otak
  • Banyaknya teknologi maju yang semakin canggih sehingga kemampuan otak jarang sekali untuk diasah.

Kita perlu untuk lebih wapada tentang gejala dari kepikunan. Walaupun kepikunan bersifat lamban, namun dampaknya akan semakin meluas dikemudian hari. Bahkan, kondisi kepikunan seperti ini umumnya lebih sering terjadi pada orang-orang apatis serta berkepribadian tertutup.

Biasanya gangguan pada daya ingat seperti pikun akan muncul pada saat seseorang sudah berusia 50 sampai 60 tahun. Namun dengan perubahan gaya hidup serta tuntutan kerja di jaman serba modern seperti sekarang ini, bukan tidak mungkin kita tidak akan terserang masalah kepikunan.

Tahap awal dari adanya kepikunan adalah gejala seperti kelelahan, sering mengalami kegagalan saat menjalankan tugas yang baru serta sulit mempertahankan kestabilan mental. Lama kelamaan, kita jadi merasa semakin sulit untuk melakanakan tugas-tugas harian sehingga cenderung butuh bantuan.

Berbagai gejala lain dari kepikunan atau demenia, meliputi:

  • Sulit berkonsentrasi
  • Gampang lupa
  • Menurunnya kemampuan dalam menyelesaikan suatu masalah
  • Sering merasa kebingungan
  • Sering berhaluinasi
  • Sering mengalami salah persepsi
  • Tidak mampu mengenali seseorang, tempat maupun aktu
  • Susah mengingat
  • Adanya perubahan pada kepribadian, seperti sering marah, depresi, menjadi ragu dan lain sebagainya

dementia-illustrationMenurunnya daya ingat pada seseorang bisa terjadi karena dua faktor, yaitu faktor traumatis maupun faktor non traumatis. Faktor traumatis bisa saja berupa adanya trauma pada bagian kepala seperti terbentur benda keras. Sedangkan faktor non traumatis bisa muncul karena adanya gangguan pada pembuluh darah di bagian kepala meskipun tidak ada benturan apapun.

Meskipun masalah kepikunan pada usia muda seperti ini tampak menghawatirkan, namun anda tidak perlu terlalu khawatir karena sebenarnya kepikunan di usia muda masih bisa dicegah. Kita bisa mencegah terjadinya kepikunan di usia muda dengan memperbaiki pola makan sehari-hari dan memperbanyak konsumi makanan yang bergizi.

Hindari konsumsi makanan yang mengandung MSG merupakan cara yang baik untuk membersihkan aliran darah yang menuju ke otak demi untuk menjaga kekuatan memori kita. Selain itu hindari konsumsi junk food serta makanan yang tinggi lemak dan kolesterol.

Lemak dan kolesterol nantinya akan menghambat peredaran darah ke otak. Serta tidak lupa untuk melakukan olahraga secara teratur seperti jalan kaki maupun senam untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh kita.

Berbagai jenis makanan dan minuman sehat yang bisa kita konsumsi untuk mencegah terjadinya kepikunan di usia muda, meliputi:

  • Berrie

Berrie sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh serta kesehatan organ otak. Blueberry serta raspberry mengandung antosianin yang dapat melindungi neuron otak yang berkaitan dengan memori. Senyaa fiestin dalam straberry dapat membantu kekuatan memori dalam jangka panjang. Bahkan ada penelitian yang menyatakan bahwa mengkonsumsi secangkir buah berrie setiap hari akan dapat meningkatkan daya ingat hanya dalam waktu beberapa bulan aja.

  • Kuning telur

Kuning telur merupakan jenis makanan yang kaya akan nutrisi, selama dikonsumsi secara wajar. Kuning telur mengandung kolin yang baik untuk perkembangan otak. Maka dari itu, anak-anak sering dianjurkan untuk mengkonsumsi telur demi perkembangan dan kesehatan otaknya.

  • Kopi

Kopi kaya akan vitamin, mineral, asam amino serta antioksidan. Mengkonsumsi kopi tidak lebih dari dua cangkir per hari dapat mengurangi terjadinya kepikunan atau demensia. Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan di Korsel, telah terungkap bahwa kopi mengandung zat yang dapat memperlambat pertumbuhan sel tumor di otak.

  • Minyak ikan
ikan salmon

ikan salmon

Ikan laut seperti tuna, salmon serta ikan cod mengandung minyak ikan omega 3 yang kaya DHA. Sering mengkonsumsi ikan akan memperlancar proses pengiriman signal yang menuju ke otak. Rendahnya DHA pada seseorang akan menyebabkan hilangnya memori, kurangnya konsentrasi serta gangguan mood. Bahkan kurangnya DHA dapat menyebabkan munculnya depresi, autisme serta skizofrenia. Maka dari itu, sebaiknya kita lebih sering mengkonsumsi ikan.

  • Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mengandung banyak vitamin E yang dapat menyehatkan organ otak sehingga memori kita akan tetap terjaga sampai tua. Kacang kenari juga mengandung omega 3 yang baik untuk otak. Sedangkan kacang mede mangandung magnesium yang dapat meningkatkan produksi okigen ke sel-sel otak.

  • Buah bit

Buah bit mengandung banyak vitamin B yang baik untuk menjaga fungsi otak. Nutrisi ini sangat penting untuk kemampuan otak dalam mengolah data serta kekuatan dalam hal mengingat. Buah bit segar dipercaya sebagai obat anti depresi yang alami sejak jaman dulu. Selain itu, buah bit juga akan mengikat folat agar tetap stabil dalam tubuh kita.

  • Sayuran

Sayuran seperti kubis, brusel sprout, kembang kol serta brokoli memiliki banyak nutrisi yang baik sebagai obat anti penuaan pada organ otak. Bila otak kita tetap muda, maka kemampuan berpikir kita tidak akan mengalami gangguan serta jauh dari pikun. Selain itu, konsumsi sayuran akan membuat sistem kekebalan tubuh kita semakin kuat sehingga jauh dari berbagai macam penyakit.

  • Cabai

Cabai mengandung capsaicin, yaitu senyaa yang dapat meredakan nyeri serta dapat menggelontor lemak berlebih dalam tubuh kita. Cabai juga dapat kita konsumsi untuk menjaga perkembangan organ otak. Capsaicin yang terkandung di dalam cabai akan membuat saraf-saraf dalam tubuh serta saraf otak kita menjadi lebih tenang dan meningkatkan produki hormon endorfin yang nantinya akan membuat kita menjadi lebih mudah untuk berkonsentrasi.