link3300 link3301 link3302 link3303 link3304 link3305 link3306 link3307 link3308 link3309 link3310 link3311 link3312 link3313 link3314 link3315 link3316 link3317 link3318 link3319 link3320 link3321 link3322 link3323 link3324 link3325 link3326 link3327 link3328 link3329 link3330 link3331 link3332 link3333 link3334 link3335 link3336 link3337 link3338 link3339 link3340 link3341 link3342 link3343 link3344 link3345 link3346 link3347 link3348 link3349 link3350 link3351 link3352 link3353 link3354 link3355 link3356 link3357 link3358 link3359 link3360 link3361 link3362 link3363 link3364 link3365 link3366 link3367 link3368 link3369 link3370 link3371 link3372 link3373 link3374 link3375 link3376 link3377 link3378 link3379 link3380 link3381 link3382 link3383 link3384 link3385 link3386 link3387 link3388 link3389 link3390 link3391 link3392 link3393 link3394 link3395 link3396 link3397 link3398 link3399 link3400 link3401 link3402 link3403 link3404 link3405 link3406 link3407 link3408 link3409 link3410 link3411 link3412 link3413 link3414 link3415 link3416 link3417 link3418 link3419 link3420 link3421 link3422 link3423 link3424 link3425 link3426 link3427 link3428 link3429 link3430 link3431 link3432 link3433 link3434 link3435 link3436 link3437 link3438 link3439 link3440 link3441 link3442 link3443 link3444 link3445 link3446 link3447 link3448 link3449

Penyebab Dan Gejala Jantung Lemah

organ jantung

organ jantung

Seperti yang kita ketahui bersama, jantung merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh kita. Agar organ jantung dapat berfungsi secara optimal untuk memompa darah, maka otot-otot, rongga atas serta rongga bawah pada jantung seharusnya dapat berkontraksi secara bergantian. Laju denyut jantung atau kerja jantung dalam memompa darah dikendalikan secara alami oleh suatu pengatur irama dalam tubuh kita.

Umumnya, seseorang dapat dikatakan mengidap penyakit jantung lemah jika kemampuan jantungnya mulai berkurang atau menurun dari keadaan atau kondisi normal. Organ jantung memiliki otot khusus. Otot khusus ini sangat terbatas kemampuannya karena sangat tergantung pada tekanan darah dalam tubuh kita. Bila tekanan darah kita terlalu tinggi, maka kerja otot khusus ini akan semakin besar.

Pada otot yang lain dalam tubuh kita bila kita sering berlatih otot, maka otot tersebut akan semakin besar. Jika otot tangan kita semakin besar, maka kemampuan tangan kita tentunya akan semakin bertambah.Namun sebaliknya, ketika otot jantung kita semakin membesar, kemampuan dalam memompa darah justru semakin menurun. Maka dari itu, sebaiknya hindarilah tekanan darah tinggi, karena nantinya lama kelamaan akan menyebabkan jantung kita semakin lemah. Karena, salah satu penyebab dari jantung lemah adalah adanya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Jika kekuatan jantung sudah mulai melemah maka sulit sekali untuk diatasi, karena otot jantung memiliki karakteristik yang berbeda daripada otot tubuh yang lain. Jadi, meskipun kita telah mencegah terjadinya penyakit jantung lemah, kita masih harus meningkatkan kekuatan jantung untuk mengatur ritme dalam memompa darah.

Dengan semakin lemahnya kondisi jantung, maka seseorang yang mengidap jantung lemah akan sering mengalami sesak napas, kelelahan, detak jantung yang tidak beraturan, batuk kronis serta penumpukan cairan atau edema pada kaki maupun tangan. Selain itu, pengidap jantung lemah juga akan mengalami penurunan nafsu makan serta gangguan dalam berpikir.

Penyakit jantung lemah dapat terjadi karena anya penyumbatan pada saluran darah di dalam jantung. Dengan adanya penyumbatan, maka darah tidak dapat dialirkan secara normal ke seluruh tubuh. Ada banyak factor yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung lemah.

Berbagai factor penyebab terjadinya penyakit jantung lemah, meliputi:

  • Keturunan

Factor keturunan menjadi salah satu factor pemicu terjadinya penyakit jantung lemah yang paling sering terjadi. Bila salah satu anggota keluarga misalnya orang tua atau kakek atau nenek yang pernah mengidap jantung lemah, maka bisa saja penyakit jantung lemah akan dialami juga oleh anak cucunya.

  • Keadaan jantung yang tidak sehat

detak jantung tidak beraturanKemampuan dari jantung untuk memompa darah maupun berbagai nutrisi dari makanan yang terkandung dalam darah akan mengalami penurunan kualitas bila organ jantung tersebut mengalami gangguan.

Keadaan jantung yang tidak sehat dapat disebabkan oleh berkurang oksigen yang disebabkan oleh adanya penyempitan pada pembuluh darah.

Jika kondisi kekurangan oksigen berlangsung secara terus menerus akan mengakibatkan kematian pada jaringan otot jantung karena otot jantung tersebut tidak mengalami regenerasi otot seperti otot-otot tubuh yang lain.

  • Gangguan degup jantung

Adanya kerusakan pada jaringan otot jantung akan menurunkan kerja jantung dalam memompa darah. Degup jantung juga dapat menyebabkan terjadinya jantung lemah. Keadaan seperti jantung yang sering berdebar-debar juga merupakan salah satu tanda bahwa jantung dalam keadaan tidak sehat.

  • Kondisi darah

Kondisi darah juga dapat mempengaruhi kualitas kerja jantung. Bila seseorang mengalami hipertensi maupun hipotensi, maka akan ikut mempengaruhi aliran darah yang dihasilkan atau dipompa oleh jantung.

  • Kelebihan tekanan darah pada jantung

Tekanan darah yang berlebihan pada jantung yang terjadi secara terus menerus akan menyebabkan kerusakan pada organ jantung yang nantinya akan membuat kerja jantung semakin melemah.

  • Penyakit lain

Penyakit lain seperti anemia akan mempengaruhi aliran darah sehingga aliran darah menjadi semakin lemah.

Itulah beberapa penyebab terjadinya lemah jantung. Untuk gejala dari penyakit jantung lemah, meliputi:

  • Sesak napas

Pada saat fungsi organ jantung mulai melemah, darah yang memasok oksigen ke paru-paru akan dipompa kembali memasuki jantung. Sehingga system pernapasan mengalami gangguan. Umumnya segajal seperti ini muncul ketika seseorang dsedang melakukan olahraga maupun aktivitas berat lainnya.

  • Kelelahan

Turunnya kemampuan dari organ jantung akan membuat organ penting lainnya tidak mendapatkan pasokan darah sesuai dengan kebutuhan. Darah justru dialirkan ke bagian tubuh yang kurang penting, seperti kaki maupun tangan.

Sehingga, pengidap jantung lemah lebih sering mengalami kelelahan khususnya pada bagian kaki dan tangan, serta sering mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas normal lainnya, seperti berjalan, mengangkat berat maupun aktivitas lainnya.

  • Batuk kronis

Adanya penumpukan atau akumulasi cairan pada paru-paru akan menyebabkan batuk kronis yang sulit untuk disembuhkan. Terkadang paru-paru menghasilkan lendir atau dahak yang bercampur dengan darah.

  • Detak jantung yang tidak teratur

Jantung mempu mempercepat denyut nadi untuk mengimbangi ketidakmampuannya dalam hal memompa darah ke seluruh tubuh. Pengidap penyakit jantung lemah akan merasakan detak jantungnya tidak beraturan serta berdebar-debar.

  • Turunnya nafsu makan
kurang nafsu makan

kurang nafsu makan

Pada saat jantung serta pencernaan bekerja dengan keras, namun gagal dalam menerima suplai darah yang sehat, akhirnya akan memicu adanya rasa mual maupun rasa kenyang meskipun anda belum makan apapun.

Hal inilah yang akan menyebabkan turunnya berat badan dalam waktu singkat.

  • Gangguan dalam berpikir

Berbagai zat tertentu dalam darah seperti sodium serta menurunnya aliran darah ke organ otak dapat mengganggu memori maupun menyebabkan terjadinya disorientasi. Namun, tidak sedikit pengidap penyakit jantung lemah yang menyadari akan hal ini.

  • Pembengkakan atau edema

Karena aliran darah dari jantung ke ginjal mengalami gangguan, maka ginjal akan memproduksi lebih banyak hormone yang menyebabkan terjadinya akumulasi atau penumpukan air serta garam dalam tubuh. Pembengkakan ini sering sekali terjadi pada bagian kaki serta pergelangan tangan.