link4050 link4051 link4052 link4053 link4054 link4055 link4056 link4057 link4058 link4059 link4060 link4061 link4062 link4063 link4064 link4065 link4066 link4067 link4068 link4069 link4070 link4071 link4072 link4073 link4074 link4075 link4076 link4077 link4078 link4079 link4080 link4081 link4082 link4083 link4084 link4085 link4086 link4087 link4088 link4089 link4090 link4091 link4092 link4093 link4094 link4095 link4096 link4097 link4098 link4099 link4100 link4101 link4102 link4103 link4104 link4105 link4106 link4107 link4108 link4109 link4110 link4111 link4112 link4113 link4114 link4115 link4116 link4117 link4118 link4119 link4120 link4121 link4122 link4123 link4124 link4125 link4126 link4127 link4128 link4129 link4130 link4131 link4132 link4133 link4134 link4135 link4136 link4137 link4138 link4139 link4140 link4141 link4142 link4143 link4144 link4145 link4146 link4147 link4148 link4149 link4150 link4151 link4152 link4153 link4154 link4155 link4156 link4157 link4158 link4159 link4160 link4161 link4162 link4163 link4164 link4165 link4166 link4167 link4168 link4169 link4170 link4171 link4172 link4173 link4174 link4175 link4176 link4177 link4178 link4179 link4180 link4181 link4182 link4183 link4184 link4185 link4186 link4187 link4188 link4189 link4190 link4191 link4192 link4193 link4194 link4195 link4196 link4197 link4198 link4199

Penyebab Dan Gejala Radang Gusi

penyebab radang gusi

penyebab radang gusi

Penyakit radang gusi bisa terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Radang gusi atau gingivitis merupakan suatu kondisi berubahnya struktur gusi yang juga ditandai dengan adanya perubahan warna pada gusi.

Radang gusi umumnya lebih disebabkan karena kurangnya kebersihan mulut. Radang gusi yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan infeksi yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Maka dari itu, bila anda merasa bahwa anda mengalami radang gusi sebaiknya segera konsultasikan ke dokter gigi. Menurut para ahli kesehatan, radang gusi disebabkan karena kurangnya kebersihan rongga mulut. Misalnya, lupa menggosok gigi sehingga menyebabkan tumbuhnya karang gigi serta penumpukan sisa-sisa makanan di gigi.

Karang gigi dan sisa makanan yang membusuk menyebabkan iritasi pada gusi sehingga gusi menjadi bengkak. Selain karena kurangnya kebersihan rongga mulut, radang gusi juga bisa terjadi karena anda kekurangan vitamin C.

Radang gusi juga bisa terjadi karena factor lain, seperti stress, kebiasaan merokok, factor keturunan serta karena adanya lubang pada gigi. Radang gusi juga berkaitan dengan penggunaan pil KB, penyakit diabetes, penyakit gangguan darah serta reaksi alergi.

Gusi yang sering sekali berdarah juga harus diwaspadai karena gusi berdarah merupakan salah satu gejala dari leukemia. Penyakit radang gusi akan berdampak lebih buruk lagi jika terjadi pada ibu-ibu yang sedang hamil, yang telah menopause maupun ibu-ibu yang menggunakan pil KB.

Tanpa kita sadari, radang gusi dapat menyebabkan tumor, rubor atau munculnya warna kemerahan pada gusi, serta dollor atau rasa sakit yang luar biasa pada gusi.

Berbagai gejala dari radang gusi, meliputi:

  • radang gusi

    radang gusi

    Gusi yang tampak merah

  • Pembengkakan pada gusi
  • Napas berbau
  • Gigi yang mudah goyah
  • Gusi mengeluarkan darah
  • Adanya nanah pada gusi
  • Gigi mudah lepas dengan sendirinya

Radang gusi menimbulkan dua macam gejala, yaitu gejala primer dan gejala sekunder. Gejala primer ditandai dengan adanya pembengkakan pada bagian gusi. Pembengkakan gusi disertai dengan demam dan kepala terasa pusing. Sedangkan gejala sekunder dari radang gusi, ditandai dengan rasa sakit ketika gusi disentuh atau ketika menyikat gigi. Rasa sakit yang timbul bisa menyebabkan sakit kepala sebelah atau biasa disebut migraine.

Radang gusi bisa sangat berbahaya, karena infeksi yang terjadi pada gusi bisa masuk ke dalam tubuh melalui pembuluh darah serta mampu merusak organ tubuh yang vital, seperti paru-paru, jantung, mata serta otak.

Bila infeksi sampai masuk ke jantung maka akan menyebabkan suatu kondisi yang disebut percarlitis atau peradangan pada selaput jantung. Bila infeksi yang menyebabkan radang gusi sampai masuk ke paru-paru, maka akan menyebabkan penyakit TBC. Bila sampai masuk ke mata akan menyebabkan gangguan pada penglihatan. Jika sampai masuk ke otak maka akan menyebabkan penyakit meningitis.

Penyakit radang gusi pada anak-anak umumnya lebih disebabkan karena kebiasaan menyikat gigi yang salah. Bila menyikat gigi dilakukan dengan benar, maka anak-anak tidak akan sampai mengalami radang gusi. Cara untuk mencegah penyakit radang gusi adalah dengan mencegah terjadinya pembusukan gigi.

Satu-satunya cara untuk mencegah pembusukan gigi adalah dengan menyikat gigi secara teratur. Cara seperti ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penimbunan plak serta sisa-sisa makanan di gigi. Perbanyak konsumsi makanan maupun minuman yang sehat dan tidak akan mengganggu kesehatan gigi dan gusi.

kebiasaan menyikat gigi

kebiasaan menyikat gigi

Periksalah kesehatan gigi dan gusi secara teratur paling tidak setiap 6 bulan sekali. Ketika menyikat gigi, maka sikatlah gigi di bagian sekitar gusi. Cara seperti ini bertujuan untuk membersihkan semua plak dan sisa makanan yang menumpuk pada celah-celah gigi.

Selain karena infeksi bakteri, radang gusi juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur maupun serangan virus tertenu. Bila anda memiliki masalah kesehatan tertentu, misalnya herpes; juga bisa menyebabkan munculnya radang gusi. Penyakit herpes bisa menjadi semakin parah dan akan memunculkan suatu kondisi yang disebut herpes akut gingivostomatitis yang dapat mengakibatkan terjadinya pembengkakan pada bagian gusi.

Oral thrush merupakan salah satu bentuk dari pertumbuhan jamur alami yang ada di dalam mulut secara berlebihan. Pertumbuhan jamur yang terjadi secara berlebihan akan menyebabkan terjadinya pembengkakan pada gusi serta dapat menyebabkan gusi berdarah.

Radang gusi maupun pendarahan pada gusi bisa juga merupakan indikasi dari adanya penyakit tertentu, seperti diabetes. Kadar gula darah yang tinggi mampu memicu pertumbuhan kuman serta penumpukan plak pada gigi. Nantinya akan meningkatkan perkembangan bateri maupun kuman dalam rongga mulut. Maka dari itu, pengidap diabetes lebih rentan mengalami gangguan pada rongga mulutnya.

Peradangan serta pendarahan pada gusi seringkali menyebabkan orang menjadi malas untuk menyikat gigi karena akan menyebabkan rasa sakit. Hal ini justru akan menyebabkan plak serta sisa makanan semakin menumpuk sehingga semakin memperburuk kondisi radang gusi.