Penyebab, Jenis Dan Gejala Komedo

Komedo merupakan sebuah papula atau benjolan kecil yang ada pada permukaan wajah dan berwarna hitam.

Bisa dikatakan komedo adalah sejenis jerawat namun lebih ringan dan muncul pada wajah.

Namun selain bisa muncul pada wajah, komedo juga bisa muncul di daerah tubuh yang lain seperti dada, leher, lengan dan bahu punggung.

Nava Greenfield yang merupakan seorang dermatologist dari Schweiger Dermatology Group menuturkan bahwasanya komedo merupakan keratin yang menumpuk serta minyak dari kelenjar keringat yang ada pada folikel rambut.

Secara garis besar terdapat dua jenis komedo, yakni komedo putih (whitehead) dan komedo hitam (blackhead) dimana keduanya merupakan sejenis jerawat kecil yang biasanya muncul karena pori-pori yang tersumbat.

Untuk membedakan komedo putih dan komedo hitam caranya cukup mudah, yakni komedo putih letaknya ada di dalam kulit sehingga tidak mengalami oksidasi dengan udara.

Sedangkan komedo hitam letaknya ada di luar permukaan kulit sehingga keratin dan sebum mengalami oksidasi yang menjadikan warnanya berubah menjadi terlihat hitam.

Adapun sebenarnya komedo memiliki banyak jenis, yakni : komedo hitam dan komedo putih

  • Komedo terbuka (komedo hitam), komedo hitam atau seringkali disebut blackheads merupakan titik kecil hitam yang muncul pada kulit
  • Komedo tertutup (komedo putih) adalah sejenis komedo di mana folikel rambut tersumbat sepenuhnya.
  • Mikrokomedo, yakni jenis komedo yang tidak terlihat oleh mata karena begitu kecilnya.
  • Makrokomedo, yakni jenis komedo putih yang memiliki ukuran diameter sekitar 2-3 mm.
  • Komedo raksasa, yakni sejenis kista yang di atasnya terdapat ujung terbuka berwarna hitam.
  • Komedo solar, Biasanya ditemui pada lansia di daerah sekitar dagu atau pipi dan diduga salah satu penyebabnya adalah sinar matahari yang berlebihan.

 

Gejala Komedo gejala komedo

Pada umumnya gejala komedo berwarna hitam pada permukaan kulit dan mudah terlihat secara kasat mata meskipun ukurannya termasuk kecil.

Bila komedo tersebut mengalami inflamasi maka komedo tersebut baru sedikit terasa agak sakit.

Ada baiknya untuk tidak menggaruk atau mencungkil komedo karena tindakan tersebut jika dilakukan bisa mengakibatkan peradangan.

 

Penyebab Komedo Penyebab, Jenis Dan Gejala Komedo

Tiap folikel rambut terdiri dari sebum (kelenjar minyak) dan sehelai rambut yang berperan menjaga supaya kulit tetap halus.

Komedo berasal dari sel kulit mati dan minyak yang terkumpul di ujung luar folikel kulit.

Warna komedo terlihat hitam apabila lapisan kulit yang ada di permukaan terkena udara.

Sedangkan pemicu dari munculnya komedo bisa disebabkan oleh banyak hal, diantaranya :

  • Jumlah bakteri propionibacterium acnes yang ada di permukaan kulit mengalami peningkatan jumlah.
  • Folikel rambut mengalami iritasi dimana kondisi ini biasanya disebabkan oleh sel kulit mati yang rontok secara tidak teratur.
  • Biasanya komedo sering muncul pada remaja ataupun pada saat menstruasi, ataupun produksi minyak mengalami peningkatan.
  • Efek akibat mengonsumsi jenis obat tertentu seperti lithium, steroid ataupun pil KB.
  • Karena penggunaan dari produk pelembab atau karena efek cuaca yang lembab, atau masa sebelum menstruasi dimana biasanya kulit menjadi terlalu kering.
  • Karena efek penggunaan produk minyak rambut, cat rambut atau pomade (gel rambut untuk kaum pria).
  • Mengonsumsi beberapa jenis produk makanan tertentu ada kalanya bisa mengakibatkan komedo, misalnya seperti makanan dengan kandungan gula tinggi (indeks glikemik tinggi) seperti produk susu.
  • Karena cedera sehingga folikel rambut mengalami kerontokan, biasanya dikarenakan efek memencet jerawat, efek perawatan laser, membersihkan kulit dengan cara dikelupas menggunakan bahan kimia (chemical peels).

 

Pertanyaan Seputar Komedo komedo

  • Komedo muncul dari mana sih?

Komedo berukuran kecil seperti jerawat, hanya saja bedanya berwarna hitam atau gelap.

Warna gelap pada komedo berasal dari sel-sel kulit (pigmen melanin) yang telah mengalami proses oksidasi karena terkena sinar matarahari atau paparan udara.

Ada kalanya komedo juga muncul di daerah selain wajah, misalnya di leher, punggung, bahu, dada dan lengan dikarenakan pada daerah tersebut juga terdapat folikel rambut.

Ketika pori-pori ini tersumbat oleh sebum dan sel-sel kulit mati, sel kulit mati yang berada di pori-pori tersebut dapat bereaksi dengan oksigen dan berubah warna menjadi hitam.

Jika pada daerah kulit di sekitar pori-pori yang tersumbat ini menutup, maka sel kulit mati tidak bereaksi dengan oksigen dan akan berwarna putih dan keduanya sama-sama disebut komedo.

 

  • Apa yang menjadi penyebab komedo?

Penyebab komedo biasanya disebabkan oleh adanya kotoran yang terjebak pada pori-pori kulit.

Tentunya kondisi ini biasanya dialami oleh seseorang yang jarang atau malas membersihkan wajah atau make up.

Adapun 2 faktor juga bisa menjadi pemicu dari munculnya komedo pada wajah, yakni perubahan hormon dan usia.

Tentunya komedo merupakan hal yang biasa dialami oleh kaum remaja yang baru saja menginjak dewasa.

Faktor penyebab lain dari komedo, diantaranya :

  • Pori-pori kulit tertutupi oleh kosmetik
  • Sering mengeluarkan keringat
  • Folikel rambut terbuka akibat bercukur
  • Efek perubahan hormon karena sindrom pramenstruasi (PMS), stres atau kondisi yang lain
  • Efek penggunaan obat steroid, seperti kortikosteroid

 

  • Apa bedanya komedo dengan jerawat? penyebab komedo

Kadang, Anda mungkin tidak bisa membedakan antara komedo dengan jerawat. Padahal, keduanya adalah hal berbeda dan butuh penanganan yang berbeda pula.

Jerawat biasanya berwarna putih karena nanah atau merah saat meradang, sedangkan komedo dapat berwarna hitam atau putih. Warna merah pada jerawat ini bisa muncul karena terjadi peradangan pada kulit. Sementara komedo bukan terjadi karena peradangan, melainkan karena proses oksidasi.

Dilihat dari ukuran, biasanya komedo berbentuk lebih kecil, bahkan kadang mungkin Anda tidak menyadari bahwa Anda memiliki komedo.

Sementara itu, jerawat bisa mempunyai ukuran yang cukup besar.

 

Bagaimana jika komedo dibiarkan?

Komedo yang dibiarkan bisa berkembang menjadi jerawat yang parah. Penyumbatan di pori-pori kulit membuat minyak terus menumpuk di bawah kulit.

Apalagi apabila terdapat wajah yang kotor, berminyak, dan sering menyentuh wajah yang menyebabkan kuman sering menempel di kulit.

Hal ini kemudian membuat pori-pori kulit yang tersumbat menjadi iritasi dan membesar.

Cepat atau lambat maka pori-pori kulit tersebut bisa saja pecah, kemudian sel darah putih masuk, dan pori-pori menjadi merah dan bengkak hingga akhirnya berubah menjadi jerawat.