Perbedaan Diabetes Basah Dan Diabetes Kering

gejala diabetes

gejala diabetes

Penyakit kencing manis atau yang kita kenal juga dengan nama diabetes merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya yang umumnya diderita oleh seseorang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas maupun pada orang-orang yang sudah berusia lanjut.

Mengapa penyakit diabetes disebut juga dengan nama kencing manis? Karena air seni yang dikeluarkan oleh tubuh mengandung banyak gula atau glukosa. Gal seperti ini terjadi karena adanya penurunan pada fungsi ginjal dalam tubuh orang tersebut, sehingga air seni yang diproduksi atau disaring dengan baik. Bila pengidap diabetes tidak segera ditangani maupun diobati, maka nantinya akan menyebabkan penyakit gagal ginjal yang akan sangat berbahaya sekali.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, penyakit diabetes terbagi menjadi dua, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Namun, dalam masyarakat ada yang menyebutkan tentang diabetes basah dan diabetes kering. Lalu apakah perbedaan dari diabetes kering dengan diabetes basah?

tipe-diabetes1dan2Yang dimaksud dengan diabetes kering, adalah sebuah tahap awal dari penyakit diabetes tipe 2. Penyakit diabetes tipe 2 terjadi karena insulin yang ada di dalam tubuhnya sudah resisten atau kebal terhadap gula darah. Dengan kata lain, insulin yang ada di dalam tubuhnya sudah mengalami kerusakan.

Insulin yang rusak akan mengakibatkan gula yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat dirubah menjadi glikogen atau gula otot. Dengan demikian, maka kadar gula dalam darahnya akan meningkat lebih dari ukuran normal. Kadar gula darah yang normal adalah 150 mg/dl, sedangkan pada orang yang pengidap diabetes memiliki kadar gula diatas 150 mg/dl.

Semua dapat kita lihat dari tanda-tanda serta gejala yang muncul dari penyakit diabetes. Diabetes basah merupakan istilah yang merujuk pada penyakit diabetes tipe 2 yang masuk ke tahap lanjutan. Umumnya, diabetes basah sering terjadi pada orang-orang yang sudah berusia lanjut.

Penyebab dari diabetes basah adalah kadar gula darah yang sangat tinggi dan umumnya jauh di atas kadar gula para penderita diabetes kering.

Tanda-tanda serta gejala dari diabetes basah sebenarnya memiliki beberapa kemiripan sengan tanda-tanda serta gejala dari penyakit diabetes kering. Yang membedakan hanyalah tahapan serta keadaan fisik dari pengidap penyakit diabetes tersebut.

Beberapa tanda-tanda serta gejala yang sama antara diabetes kering dengan diabetes basah, adalah:

  • Rasa lapar yang meningkat
  • Peningkatan rasa haus serta sering sekali buang air kecil
  • Mulut yang terasa kering karena dehidrasi
  • Nafas yang berbau
  • Penglihatan mulai kabur
  • Otot terasa pegal karena dehidrasi
  • Sensitif terhadap berbagai hal
  • Sering merasakan sakit kepala
  • Hipertensi
  • Munculnya rasa gatal-gatal
  • Berat badan turun secara drastis akibat dehidrasi serta pembakaran lemak yang terjadi secara terus menerus.

Beberapa tanda-tanda serta gejala yang hanya terjadi pada penyakit diabetes basah dan paling mudah terdeteksi adalah adanya infeksi yang sebenarnya terjadi karena adanya luka. Karena kadar gula yang meningkat, maka luka menjadi sulit sekali untuk disembuhkan.

diabetes tipe 2

diabetes tipe 2

Luka yang sulit sekali untuk disembuhkan akan menyebabkan bakteri hinggap serta berkembang sehingga nantinya akan menyebabkan infeksi yang parah. Bila hal seperti dibiarkan saja, maka akan berujung pada pembusukan pada bagian yang terinfeksi sehingga harus segera dipotong atau diamputasi.

Maka dari itu, sebaiknya selalu waspada apabila anda mengalami beberapa tanda-tanda maupun gejala dari penyakit diabetes. Segera lakukan pemeriksaan sebelum penyakit diabetes yang anda alami menjadi semakin parah.