Tentang Bau Badan Serta Penyebab Bau Badan

bau badan

bau badan

Bau badan yan menyengat dapat dijadikan sebagai indikator dari suatu penyakit. Itulah yang ditemukan oleh para peneliti dari Swedia. Menurut penelitian tersebut, manusia bisa menditeksi ada tidaknya penyakit pada seseorang dari bau badannya. Bau badan yang menyengat biasanya berhubungan dengan sistem daya tahan tubuh yang aktif mencegah terjadinya infeksi.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menyuntik delapan orang reponden dengan salah satu dari tiga jenis zat, yaitu air garam, racun dari bakteri yag dapat memacu respon sistem kekebalan tubuh serta liposakarid. Setelah menunggu selama empat jam, para peneliti mengumpulkan kaus dari para responden. Para peneliti memotong bagian ketiak dari kaus tersebut lalu dimasukkan ke dalam botol.

Para peneliti meminta 40 orang mahasiswa untuk mencium potongan kaus tersebut serta menilai tingkat kenyamanan, intensitas serta kesehatan seseorang dari baunya. Hasilnya, mayoritas para mahasiswa tersebut menilai bahwa orang yang disuntik dengan racun bakteri memiliki bau badan yang lebih menyengat dari pada orang yang disutik dengan air garam dan liposakarida.

Temuan seperti ini semakin memperkuat tentang adanya hubungan antara suatu penyakit dengan bau badan. Hal seperti ini disebabkan karena sistem imunitas tubuh yang bekerja dengan aktif sehingga menimbulkan bau badan yang tidak sedap serta lebih menyengat.

Hasil temuan ini sangat mendukung pernyataan bahwa manusia memang mengeluarkan senyawa kimia tertentu sebagai respon umum terhadap penyakit sehingga menimbulkan bau yang dapat dicium oleh orang lain.

Kemampuan seseorang dalam mencium bau badan orang lain yang mengalami sakit dapat membantu mereka untuk menhindari suatu penyakit. Jadi, kemampuan seperti ini akan melindungi orang yang sehat terhindar dari penyakit.

mengurangi bau badan

mengurangi bau badan

Bau badan maupun bau mulut merupakan permasalahan yang sering mempengaruhi rasa percaya diri seseorang. Banyak hal yang dapat mempengaruhi munculnya bau badan selain dari penyakit. Bau badan bisa saja muncul karena dipengaruhi oleh pola makan, jenis kelamin, pekerjaan, mood, obat-obatan serta keturunan.

Deodoran baik yang spray maupun berupa bedak mungkin cukup efektif untuk menutupi bau badan. Namun sebagian dari para pakar kesehatan menyatakan bahwa penggunaan deodoran terlalu sering dapat berdampak buruk pada kesehatan. Perubahan pola makan seperti bisa menjadi sebuah solusi yang baik untuk mengurangi bau badan yang menyengat.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang harus dibatasi penggunaannya dalam makanan yag kita konsumsi sehari-hari unruk mengurangi bau badan yang tidak sedap.

  • Rempah-rempah
penyebab bau badan

penyebab bau badan

Rempah-rempah memiliki aroma yang kuat dan ketika dicerna dalam tubuh kita nantinya akan menghasilkan gas sulfur yang diserap oleh darah serta dikeluarkan oleh paru-paru maupun pori-pori kulit. Inilah yang menyebabkan bau mulut serta bau badan yang menyengat. Contoh rempah-rempah yang menyebabkan bau badan adalah bawang putih serta bawang merah.

  • Daging merah

Tubuh membutuhkan waktu yang lama untuk mencerna daging merah. Makanan yang tidak tercerna dengan baik akan mengeluarkan racun serta gas yang berbau busuk sehingga menyebabkan bau badan. Dalam sebuah penelitian telah terungkap bahwa wanita menilai pria yang tidak mengkonsumsi daging memiliki bau badan yang lebih menarik dan menyenangkan dibandingkan dengan pria yang suka makan daging.

  • Kafein serta alkohol

Banyak sekali minuman berkafein serta minuman beralkohol yang keluar dipasaran. Mengkonsumsi minuman berkafein seolah-olah telah menjadi semacam kebiasaan. Dengan cara membatasi konsumsi minuman berkafein maupun beralkohol maka tubuh kita akan terasa lebih segar serta tidak mengeluarkan bau yang menyengat.

  • Junk food serta makanan olahan

Konsumsi junk food serta makanan olahan yang mengandung banyak garam, gula, tepung, minyak dan lain sebagainya secara berlebihan akan menyebabkan bau badan yang menyengat. Sebab, makanan seperti itu akan cepat membusuk dalam perut sehingga akan memproduksi lebih banyak keringat yang menyebabkan bau badan serta menyebabkan napas kita berbau tidak sedap.

  • Rendah karbohidrat

Mengurangi jumlah karbohidrat sehingga hanya mengkonsumsi makanan yang rendah karbohidrat akan menyebabkan asupan makanan yang kaya protein menjadi semakin meningkat. Makanan yang kaya protein akan mempercepat pembakaran timbunan lemak dalam tubuh. Selain itu, makanan berprotein tinggi akan melepaskan keton ke dalam aliran darah sehingga menyebabkan keringat kita semakin berbau.

  • Susu dan produk olahan susu
produk olahan susu

produk olahan susu

Susu serta berbagai macam produk olahan susu mengandung banyak protein. Protein ini nantinya akan dipecah dalam perut serta menimbulkan hidrogen sulfida serta metil merkaptan yang meicu munculnya bau busuk pada keringat kita.

  • Kolin

Makanan yang mengandung kolin membuat keringat kita berbau amis. Makanan yang banyak mengandung kolin, seperti telur, ikan, hati dan kacang-kacangan. Kolin relatif sulit untuk dicerna dalam tubuh sehingga menimbulkan efek pada bau badan.

  • Gorengan

Jenis makanan goengan mengandung minyak serta lemak yang nantinya lama kelamaan akan memperburuk sistem pencernaan. Lama kelamaan akan menyebabkan munculnya bau badan yang tidak sedap.

  • Tembakau

Rokok mengandung tembakau serta unsur-unsur lain yang masuk kedalam tubuh kita dan nantinya akan dikeluarkan mealui kelenjar keringat sehingga menimbulkan bau badan yang sangat khas. Walaupun sudah berhenti merokok, bau badan itu akan terus menempel selama berminggu-minggu.

  • Trimetilamin

Beberapa orang mengalami kelainan genetik yang disebut trimethylaminuria. Kondisi seperti ini, membuat tubuh tidak dapat memecah asam amino yaitu trimetilamin yang dapat menghsilkan bau amis pada keringat. Banyak sekali makanan yang mengandung trimerilamin, seperti minyak ikan, telur, hati, susu, produk kedelai, seefood serta brokoli.

Cara yang paling alami untuk mencegah munculnya bau badan, adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah yang rendah kolin. Buah yang kandungan kolinnya rendah, meliputi jeruk, apel, nanas, pisang, semangka maupun anggur. Selain itu perbanyak minum air putih.

Selain itu, anda juga bisa mengkonsumsi Nectura yang mengandung vitamin dan mineral dari buah dan sayuran yang alami dan baik untuk menjaga kesehatan tubuh.