Tentang Daging Dan Protein

daging merah

daging merah

Mengkonsumsi protein hewani dikatakan sebagai penyebab utama dari berbagai terkontaminasi dengan berbagai bahan kimia seperti hormon serta antibiotik, yang digunakan dalam makanan ternak. Bahan-bahan kimia ini dapat merusak kesehatan.

Namun demikian, kita semua dihadapkan pada gagasan bahwa tanpa daging tubuh kita tidak akan mendapatkan berbagai zat gizi yang memadai bagi pertumbuhan tubuh yang normal.

Dalam benak kita tertanam gagasan bahwa tidak ada daging dalam diet kita berarti tidak memiliki kekuatan. Coba anda perhatikan kuda, sapi maupun gajah. Apakah mereka makan daging?

  • Menurut Coling Campbell dari Cornell University, ada korelasi yang kuat antara asupan protein diet serta kanker payudara, prostat, pankreas serta usus.
  • Berbagai kajian menunjukkan bahwa tikus yang diberi makan protein hewani tumbuh lebih cepat namun mereka semua cepat mati. Di samping itu, mereka semua menderita banyak sekali penyakit sedangkan tikus-tikus yang diberi makan sayuran lebih sehat dan rentang hidupnya lebih lama.
  • Asupan protein yang berlebihanberkaitan dengan batu ginjal. Terjadi kehilangan banyak kalsium dari tulang serta penyerapannya dapat terbatas karena kurangnya fosfor, yang menyebabkan kalsium dikeluarkan oleh tubuh melalui air seni. Pemberian beban kerja yang berlebihan terhadap fungsi pembuangan ginjal. Karena terlalu sering terjadi, kalsium akan mengkristal menjadi batu ginjal.
  • Salah satu penyebab utama osteoporosis adalah kelebihan asupan protein. Telah ditunjukkan bahwa jika lebih banyak protein yang dicerna, maka makin banyak kalsium yang hilang dari tubuh.
  • Menjaga pH darah pada kondisi yang sedikit basa sangat penting bagi kesehatan yang prima. Daging, adalah pembentuk asam. Cadangan kalsium dalam tubuh perlu dimobilisir untuk menetralkan kondisi asam ini.
daging merah segar

daging merah segar

Satu pertanyaan umum yang banyak diajukan adalah: tanpa daging, darimana kita mendapatkan protein yang cukup bagi tubuh kita?

Jawabannya adalah jelas dari padi-padian, kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayur-sayuran. Bahkan tubuh kita sendiri juga memproduksi protein.

Mengingat berbagai persoalan tersebut yang berkaitan dengan makan daging, kita harus beralih ke tanam-tanaman untuk memenuhi kebutuhan protein kita.

Protein yang diperoleh dari satu sumber tanaman saja mungkin tidak mengandung kisaran asam amino yang lengkap yang diperlukan bagi tubuh kita. Namun demikian, hal ini bukanlah suatu masalah yang serius jika kita tahu bagaimana cara mengatasinya.

Jika kita mengkaji pola-pola kesehatan orang-orang dari peradaban kuno, kita tahu bahwa melalui keahlian mereka, mereka menyusun diet mereka sendiri untuk menyediakan zat-zat gizi yang memadai bagi tubuh mereka. Mereka mengkombinasikan padi-padian serta sayur-sayuran pada menu makan mereka.

protein hewani

protein hewani

Jaman sekarang, para penduduk asli Amerika Latin menggunakan tortila jagung (sejenis makanan pokok mereka) ditambah dengan kacang polong. Di Timur Tengah, makanan pokok mereka adalah gandum Bulgar serta kacang panjang. Di India, makanan pokoknya adalah beras atau gandum chapati dengan dahl. Sedangkan di China, makanan pokoknya adalah beras serta berbagai produk kedelai.

Meskipun para penduduk asli tersebut tidak dapat menjelaskan secara ilmiah bagaimana mereka telah mendapatkan campuran semacam ini sebagai makanan utama mereka, cukuplah kiranya dikatakan bahwa apa yang mereka lakukan memiliki nilai ilmiah serta benar secara kimiawi.

Dengan demikian, kami menganjurkan agar para penderita kanker menghindari protein hewani, yaitu segala jenis daging, segala produk susu, serta telur. Ikan yang tidak mengandung racun, dapat diterima. Tidak perlu mendapatkan kebutuhan-kebutuhan protein kita dari sumber hewani.

Dapatkan saja dari sumber-sumber nabati. Untuk menjamin lengkapnya kisaran kandungan asam amino, ikuti saja apa yang telah dilakukan oleh nenek moyang kita yaitu tambahkan buncis pada padi-padian!

Misalnya, untuk memperoleh pengganti daging yang berkualitas tinggi, kombinasikan saja BUNCIS dengan salah satu dari bahan-bahan berikut: beras merah, jagung, kacang-kacangan, biji-bijian dan gandum.

Kemungkinan lain adalah mengkombinasikan BERAS MERAH dengan salah satu dari bahan-bahan berikut ini: buncis, kacang-kacangan, biji-bijian dan gandum.

sumber makanan nabati

sumber makanan nabati

Semua produk kedelai seperti tahu, tempe dan susu kedelai memiliki protein yang lengkap dan dianjurkan. Yoghurt merupakan satu-satunya produk yang diperbolehkan dari binatang yang cocok dan dapat meningkatkan kesehatan.

Yoghurt mengandung Lactobasillus acidophilus dan berbagai bakteri baik lainnya yang berguna bagi pencernaan serta mencegah banyak gangguan.

Namun demikian, jangan mengkonsumsi berbagai macam yoghurt manis serta diberi perasa yang dijual di toko-toko swalayan. Sebab mereka mengandung gula dan pengawet.

Beberapa yoghurt komersial dipanaskan pada suhu tertentu untuk membunuh bakteri. Hal ini adalah untuk mencegah yoghurt terasa lebih asam selama proses pengangkutan serta proses penyimpanan.